Fiersa Besari Cabut Laporan Penabrak Istrinya, Ini Alasannya!

- Fiersa Besari memutuskan untuk mencabut laporannya terhadap pelaku penabrak istrinya karena sang istri tidak ingin repot dan bapak penabrak sudah mendapat sanksi tilang.
- Bapak penabrak sudah mendapat sanksi tilang dan harus menjalani sidang, yang dianggap cukup oleh Aqia. Fiersa menekankan bahwa pencabutan laporan bukan berarti memaafkan.
- Fiersa Besari mengungkap alasan sabar ketika kejadian berlangsung, ia tidak ingin tindakan atau ucapan kasarnya direkam dan dipotong-potong di media sosial.
Belum lama ini, Fiersa Besari membagikan curhatan mengenai insiden penabrakan istrinya di Stasiun Gambir. Istri Fiersa ditabrak oleh seorang pengemudi mobil lansia, saat sedang mengambil barang di bagasi mobil.
Pelantun lagu "Waktu yang Salah" ini sempat kesal dan melaporkan bapak penabrak ke polisi. Ia kesal karena reaksi sang bapak yang menganggap remeh kejadian tersebut. Namun melalui unggahan Instagram Story, sang penyanyi mengabarkan bahwa laporan tersebut sudah ia cabut.
1. Fiersa Besari putuskan cabut laporan, tidak mau repot

Pada Minggu (4/1/2026), Fiersa Besari mengabarkan tidak lagi memperpanjang laporannya terhadap pelaku penabrak istrinya. Menurutnya, sang istri, Aqia, yang bersikeras untuk tidak meneruskan masalah ini dengan pihak berwajib. Salah satu alasannya adalah karena bapak penabrak yang diduga bukan dari orang berada.
Selain itu, ia juga ogah repot karena bakal harus bolak-balik mengurus laporannya. Menurut pantauan selama kasus berlangsung, Fiersa juga sudah memprediksi arah hasil kasus ini.
"Saya sendiri awalnya ingin memperpanjang urusan. Tapi Aqia tidak mau. Kita bisa lihat secara sepintas, bapak ini bukan orang berada. Mohon maaf, tapi kita sama-sama tahu, solusi yang biasanya dihadirkan orang berada tidak seperti itu. Apa ujung dari memperpanjang urusan laporan? Penyitaan kendaraan kami harus bolak-balik berurusan dengan pihak berwajib untuk mengumpulkan bukti dan kesaksian. Sudah begitu, hasil akhirnya apa? Bukan memberi efek jera, melainkan memberi efek dendam," tulis sang penyanyi.
2. Bapak penabrak sudah dapat sanksi tilang, Aqia merasa sudah cukup

Saat ini, Fiersa Besari mengatakan bahwa bapak penabrak istrinya sudah mendapat sanksi tilang dan harus menjalani sidang. Bagi Aqia, hukuman itu tersebut sudah dirasa cukup. Fiersa menekankan bahwa mungkin ia belum sepenuhnya memaafkan, namun dengan tidak memperpanjang laporan di polisi, setidaknya ia sudah berusaha ikhlas.
"Bapak penabrak sudah dapat sanksi tilang, dan harus sidang akhir Januari ini. Bagi Aqia itu cukup. Ya sudah, saya ikuti saja. Pencabutan laporan bukan berarti memaafkan. Karena itu perihal keikhlasan, bukan paksaan," ujar Fiersa.
3. Ungkap alasan sabar ketika kejadian berlangsung

Sebagai penutup dari curhatannya, Fiersa Besari sempat mengungkapkan kenapa di saat kejadian tersebut, ia dan manajernya, Ubay, tampak bersabar dan tidak marah meledak-ledak. Ia dan Ubay sepakat untuk menjaga sikap kepada lansia. Di zaman yang serba berkiblat kepada media sosial seperti saat ini, Fiersa Besari gak mau ucapan atau tindakannya direkam dan dipotong-potong, sehingga menimbulkan narasi negatif untuk dia dan keluarga.
"Nah, ini yang rumit. Kalau sampai ngomong atau bertindak kasar dan terekam, kemudian dipotong-potong tanpa konteks di media sosial, takutnya malah disangka abuse of power atau semena-mena terhadap lansia. Maka, tindakan terbaikadalah bersabar. Meskipun geramnya bukan main," katanya.
Lewat unggahan tersebut, Fiersa Besari tidak akan mau berurusan dengan bapak penabrak dan memilih fokus kepada pemulihan kaki istrinya yang cedera.



















