Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Alasan Gak Boleh Bawa Laptop dan iPad di Prambanan Jazz Festival 2026

Alasan Gak Boleh Bawa Laptop dan iPad di Prambanan Jazz Festival 2026
Anas founder Prambanan Jazz Festival 2026 pada Kamis (2/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Intinya Sih
  • Pihak promotor Prambanan Jazz Festival 2026 resmi melarang pengunjung membawa laptop dan iPad ke area festival, memicu perdebatan di media sosial.
  • Larangan tersebut diterapkan untuk mencegah perekaman ilegal dan pembajakan karya musisi yang tampil di panggung Prambanan Jazz Festival.
  • Founder Anas Syahrul Alimi menyoroti tren penonton yang ingin bekerja di tengah festival, menyebutnya sebagai fenomena 'Work From Prambanan'.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Pihak promotor Prambanan Jazz Festival 2026 secara resmi melarang pengunjung membawa perangkat elektronik besar seperti laptop hingga iPad ke dalam area festival. Aturan ini sontak memicu perdebatan panas di media sosial, terutama bagi kaum pekerja yang berharap bisa menikmati alunan musik jazz sambil membuka laptop di hari Jumat.

Anas Syahrul Alimi selaku founder Prambanan Jazz Festival pun memberikan penjelasannya. Jadi, kenapa pengunjung gak boleh bawa laptop dan tablet ke dalam venue?

1. Pihak promotor menyadari ada keluhan di kalangan penonton

Seorang pria mengenakan kacamata dan jaket abu-abu berbicara memegang mikrofon di area luar ruangan dengan latar pepohonan.
Anas founder Prambanan Jazz Festival 2026 pada Kamis (2/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Pihak penyelenggara tidak menutup mata terhadap keriuhan yang terjadi di media sosial mengenai daftar barang terlarang tahun ini. Menanggapi gelombang protes tersebut, promotor menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan bermaksud mempersulit pengunjung, melainkan bentuk penerapan prosedur standar yang biasa ada pada gelaran konser musik skala internasional.

"Jadi ada dua kritik yang rame hari ini. Tumbler, sama yang kedua adalah gak boleh bawa laptop, iPad. Jadi gini, biasanya ya di konser-konser internasional itu gak boleh bawa laptop, iPad," ungkap Anas dalam konferensi pers pada Kamis (2/7/2026).

2. Pihak promotor ungkap tujuan melarang pengunjung membawa laptop atau tablet

Seorang pria mengenakan kacamata dan jaket abu-abu berbicara menggunakan mikrofon di area luar ruangan dengan latar pepohonan.
Anas founder Prambanan Jazz Festival 2026 pada Kamis (2/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Alasan paling penting di balik pelarangan perangkat elektronik besar ini adalah perlindungan terhadap penampilan para musisi. Laptop dan iPad dinilai memiliki kapasitas yang mumpuni untuk melakukan perekaman ilegal dan pmebajakan.

Anas mengungkapkan, "Bukan apa-apa, karena takut ada pembajakan, karena ini karya yang dibawakan oleh artis-artis kan."

3. Anas klaim bingung dengan tren Work From Prambanan Jazz Festival

Seorang pria mengenakan jaket abu-abu dan kacamata berbicara menggunakan mikrofon di area luar ruangan dengan latar pepohonan.
Anas founder Prambanan Jazz Festival 2026 pada Kamis (2/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Selaku perwakilan promotor, Anas merasa cukup heran dengan tren penonton zaman sekarang yang ingin membawa beban pekerjaan ke tengah suasana festival. Bahkan, ia ikut menyingkatnbya menjadi work from Prambanan alias WFP.

"Ya jadi kadang-kadang ini agak aneh juga ini, mau nonton festival tapi bawa laptop gitu. Jadi, tapi sebenarnya kalau mau dipikir ngapain gitu?" ungkap Anas.

Ia kemudian menambhakan, "Kan kita takut kalau bawa laptop terus ngerekam Mas Adu main misalnya, atau Sal main direkam. Nah itu sebenarnya."

Jadi buat kamu yang sudah punya tiket Prambanan Jazz Festival 2026, pastikan untuk meninggalkan laptop dan iPad kamu di rumah atau di penginapan, ya. Sampai jumpa di Pelataran Candi Prambanan akhir pekan ini!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria

Related Articles

See More