Kenapa ke Prambanan Jazz Festival 2026 Gak Boleh Bawa Tumbler Isi Air?

- Aturan membawa tumbler kosong di Prambanan Jazz Festival 2026 menimbulkan perdebatan, karena dianggap tidak ramah lingkungan dan memicu dugaan motif bisnis dari promotor.
- Founder Anas Syahrul Alimi menjelaskan kebijakan ini mengikuti standar keamanan konser internasional untuk mencegah masuknya cairan berbahaya dan melindungi situs Candi Prambanan.
- Promotor berencana menghadirkan stasiun isi ulang air tahun depan agar pengunjung bisa tetap hemat dan mendukung gerakan ramah lingkungan tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Yogyakarta, IDN Times - Aturan membawa tumbler kosong menjadi perdebatan di media sosial menjelang gelaran Prambanan Jazz Festival 2026. Banyak netizen yang protes, karena menganggap aturan tersebut tidak terlalu berdampak dalam menjaga lingkungan dan dinilai jadi trik agar pengunjung membeli minum.
Terkait isu ini, pihak promotor punya alasan kuat di balik kebijakannya. Bukan cuma soal bisnis, tak disangka ada standar keamanan tingkat tinggi dan perlindungan terhadap situs sejarah yang harus dipatuhi oleh penyelenggara. Simak selengkapnya di bawah ini!
1. Founder Anas Syahrul Alimi adopsi aturan dari konser internasional

Aturan mengosongkan botol minum di gerbang masuk sebenarnya bukan hal baru di dunia pertunjukan. Founder Prambanan Jazz Festival Anas Syahrul Alimi menegaskan bahwa mereka menerapkan prosedur yang sama dengan festival-festival besar di luar negeri demi menjaga keamanan.
"Kalau di festival-festival internasional memang begitu. Gak boleh (berisi). Tumbler harus kosong, di dalam diisi gitu," ungkap Anas dalam konferensi pers pada Kamis (2/7/2026).
2. Kenapa tumbler tidak boleh diisi air?

Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama, terutama terkait jenis cairan yang dibawa pengunjung. Mengingat Candi Prambanan adalah situs warisan budaya yang sangat dijaga kelestariannya, promotor tidak ingin kecolongan.
Anas menuturkan, "Nah, kenapa tumbler gak boleh diisi? Karena takut membawa zat-zat yang tidak diinginkan. Alkohol apa gitu. Itu seperti itu sebenarnya. Jadi ngisinya boleh, tapi di dalam."
3. Promotor berusaha untuk menyediakan water refill di tahun depan

Meskipun saat ini penonton masih harus membeli minuman di tenant resmi sebelum memindahkannya ke tumbler, promotor sudah menyiapkan evaluasi besar. Menanggapi kritik penonton yang ingin lebih hemat dan ramah lingkungan, Anas memberikan harapan bahwa tahun depan akan tersedia stasiun pengisian air mineral.
"Boleh (bawa tumbler), nanti beli dulu baru dimasukkan gitu. Jadi memang ini sudah terkait soal kontrak gitu. Jadi, bisa juga mungkin tahun depan boleh bawa tumbler tapi air kita free gitu. Nah, kita belum, tapi mudah-mudahan tahun depan," pungkas Anas.
Nah, jadi sudah jelas ya kenapa ada aturan ketat soal isi tumbler tersebut. Buat kamu yang mau berangkat ke Prambanan Jazz Festival 2026 pada akhir pekan ini, pastikan botol minummu sudah kosong sebelum sampai di depan gerbang pemeriksaan agar proses masuk tetap lancar. Selamat menikmati simfoni jazz dengan latar candi yang megah!






















