Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Alasan One Battle After Another Menang Best Picture Oscar 2026
One Battle After Another (x.com/theacademy)
  • Film One Battle After Another memenangkan Best Picture Oscar 2026 berkat penyutradaraan Paul Thomas Anderson yang menghadirkan perpaduan aksi, drama, dan kritik sosial dengan karakter kompleks.
  • Alur cerita film ini relevan dengan isu sosial modern seperti imigrasi, hubungan ras, dan pengaruh politik miliarder, membuatnya terasa dekat dengan realitas masyarakat masa kini.
  • Diperkuat aktor papan atas serta dominasi di berbagai ajang penghargaan besar, film ini juga sukses secara komersial dengan produksi megah bernilai hingga Rp3 triliun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Penghargaan The Academy Awards atau Oscar 2026 kembali digelar pada 15 Maret 2026. Dalam penghargaan ini, One Battle After Another berhasil dinobatkan sebagai Best Picture.

Kemenangan itu langsung menjadi bahan perbincangan para kritikus dan penonton, apalagi One Battle After Another berhasil meraih enam penghargaan, termasuk Best Director hingga Best Casting di Oscar 2026.

Gak sedikit juga yang penasaran dengan alasan One Battle After Another menang Best Picture Oscar 2026. Lalu, apa saja sebenarnya alasan One Battle After Another menang Best Picture Oscar 2026? Berikut beberapa alasannya.

1. Penyutradaraan apik dari Paul Thomas Anderson

potret Paul Thomas Anderson (X.com/TheAcademy)

Salah satu alasan One Battle After Another menang Best Picture Oscar 2026 yaitu penyutradaraan yang apik dari Paul Thomas Anderson. Dikenal dengan gaya storytelling yang unik, Paul Thomas Anderson berhasil menghadirkan film aksi yang cukup berbeda.

Gak hanya menyuguhkan adegan aksi yang intens, film ini juga banyak mengusung unsur drama dan kritik sosial serta karakter yang cukup kompleks. Tak heran jika Paul Thomas Anderson juga berhasil memenangkan Oscar kategori Best Director lewat film ini.

Bukan cuma sekali, Anderson juga sudah beberapa kali masuk nominasi Oscar melalui film Licorice Pizza, Phantom Thread, dan There Will Be Blood. Gak heran jika kualitas film One Battle After Another dinilai sangat layak meraih penghargaan di Oscar 2026.

2. Alur cerita yang relevan dengan isu terkini

Tahukah kamu, film ini terinspirasi dari novel Vineland karya Thomas Pynchon yang terbit pada tahun 1990. Buku tersebut menggambarkan perubahan masyarakat Amerika dari tahun 1960-an hingga 1980-an, termasuk pemberontakan generasi muda serta tekanan politik pada era pemerintahan Richard Nixon.

Gak jauh beda, adaptasi filmnya pun mengangkat isu yang masih relevan seperti imigrasi, hubungan ras, dan pengaruh besar para miliarder dalam politik. Topik-topik sensitif ini membuat One Battle After Another terasa dekat dengan realitas sosial masa kini.

3. Dibintangi aktor papan atas

Leonardo DiCaprio dalam film One Battle After Another (dok. Warner Bros. Pictures/One Battle After Another)

Selain cerita dan penyutradaraan yang apik, film One Battle After Another juga semakin menarik karena dibintangi oleh aktor papan atas Hollywood. Film ini menghadirkan jajaran pemain, seperti Leonardo DiCaprio, Sean Penn, Benicio del Toro, dan Teyana Taylor yang kualitas aktingnya tak diragukan lagi.

Menariknya, beberapa aktor bahkan mendapat nominasi Oscar untuk performa mereka sendiri di film ini. Gak cuma itu, chemistry antar pemain dan akting yang intens membuat film ini terasa hidup dan emosional.

4. Mendominasi penghargaan sebelumnya

Menariknya, penilaian pada penghargaan The Academy Awards sering kali dipengaruhi oleh performa film selama musim penghargaan atau awards season. Nah, film One Battle After Another sudah lebih dulu memenangkan berbagai penghargaan dari kritikus dan asosiasi film.

Sebelumnya, One Battle After Another telah memenangkan Best Pictures di beberapa penghargaan besar, seperti BAFTA Film Awards, Producers Guild of America Awards, dan Critics Choice Awards. Gak heran jika film ini akhirnya dianggap sebagai kandidat kuat untuk membawa pulang piala Best Picture di Oscar 2026.

5. Skala produksi yang besar

One Battle After Another (dok. Warner Bros. Pictures/One Battle After Another)

Alasan terakhir One Battle After Another bisa menang Best Picture Oscar 2026 adalah skala produksi yang sangat besar. Film ini menjadi proyek paling mahal yang pernah dibuat oleh Paul Thomas Anderson, sekaligus yang paling sukses.

Menariknya, skenario film ini sebenarnya sudah ditulis dekitar 20 tahun lalu. Namun, film ini baru benar-benar terwujud setelah dibeli Warner Bros. Pictures pada Juni 2023.

Kabarnya, biaya produksi film ini mencapai US$130 juta hingga US$175 juta atau sekitar Rp2,2 triliun hingga Rp3 triliun. beruntungnya, biaya produksi ini digantikan dengan kesuksesannya.

Dilansir Reuters, film ini bahkan meraih pendapatan lebih dari 200 juta dolar atau sekitar Rp 3,3 triliun di seluruh dunia. Kombinasi sinematografi yang megah, produksi yang ambisius, serta keberhasilan box office membuat film ini menjadi kandidat kuat untuk menang di Oscar 2026.

Melihat berbagai faktor di atas, rupanya banyak alasan One Battle After Another menang Best Picture Oscar 2026. Mulai dari penyutradaraan sampai dominasinya di musim penghargaan tahun ini. Jadi, buat yang belum sempat nonton One Battle After Another, kamu bisa menonton filmnya di HBO Max!

FAQ seputar One Battle After Another

Siapa sutradara film ini?

Film ini disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, yang juga menulis naskah adaptasinya.

Film ini diadaptasi dari karya apa?

Cerita film ini terinspirasi dari novel Vineland karya Thomas Pynchon.

Siapa saja pemain utama film ini?

Beberapa pemain utama film ini adalah Leonardo DiCaprio, Sean Penn, Benicio del Toro, dan Teyana Taylor.

Editorial Team