Alasan Penonton Kecewa dengan Bridgerton Season 5

- Pengumuman Bridgerton Season 5 memicu perdebatan karena fokus cerita beralih ke Francesca, bukan Eloise seperti yang banyak penggemar harapkan.
- Penonton kecewa karena urutan cerita di serial berbeda dari versi novel Julia Quinn, membuat alur emosional dianggap kurang matang.
- Perubahan karakter Michael Stirling menjadi Michaela Stirling menimbulkan kontroversi besar, menghadirkan kisah cinta sesama perempuan pertama dalam franchise Bridgerton.
Pengumuman Season 5 dari serial hits Bridgerton pada Selasa (24/3/2026) langsung jadi bahan perdebatan netizen. Dalam pengumuman tersebut, musim kelima ini akan berfokus pada Francesca setelah suaminya meninggal. Alih-alih disambut dengan penuh antusias, banyak penonton justru merasa kecewa.
Netizen kompak menuangkan kekecewaannya di media sosial, karena arah cerita dinilai berbeda dari ekspektasi awal. Selain itu, warganet juga menyoroti urutan cerita yang berubah sampai keputusan adaptasi yang cukup berani. Berikut beberapa alasan kenapa Bridgerton Season 5 menuai reaksi negatif dari penggemar!
1. Penggemar sudah lama menantikan kisah Eloise

Salah satu alasan terbesar kekecewaan datang dari penggemar adalah kisah Francesca diangkat terlebih dahulu. Reaksi pengumuman ini didominasi oleh penonton yang berharap kisah Eloise bisa diangkat.
Padahal, sudah banyak spekulasi sebelumnya yang mengarah bahwa Season 5 akan mengikuti cerita Eloise. Hal ini juga diperkuat oleh kurangnya perkembangan karakter Eloise di musim keempat, yang dianggap sebagai persiapan untuk cerita besar berikutnya.
Eloise Bridgerton adalah salah satu karakter paling mencolok di Bridgerton, karena sifatnya yang berbeda dari perempuan lain di zamannya. Ia merupakan anak kelima dari keluarga Bridgerton dan dikenal sebagai sosok yang vokal. Ia juga tidak tertarik pada pernikahan atau pasar jdooh. Ia lebih memilih membaca, belajar, dan berdiskusi tentang isu sosial maupun pemikiran yang lebih luas.
2. Tidak sesuai dengan alur buku Bridgerton

Kekecewaan lain datang dari perubahan urutan cerita dibanding versi novel. Dalam versi novel karya Julia Quinn, Eloise memang menjadi fokus sebelum Francesca. Namun, serial Netflix memang dikenal sering mengacak urutan cerita demi kebutuhan dramatis. Sebelumnya, Netflix sudah menukar urutan kisah Benedict dan Colin, sehingga perubahan ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi.
Meski begitu, perubahan ini tetap menuai kritik. Banyak pembaca setia merasa alur emosional menjadi kurang matang, karena loncatan cerita yang terlalu cepat. Apalagi, dalam buku yang berfokus pada Eloise, karakter Francesca dikisahkan masih berkabung setelah kehilangan suaminya.
3. Gender tokoh pria yang diubah menjadi perempuan

Salah satu perubahan paling besar dan paling ramai dibahas adalah karakter Michael Stirling yang di versi serial diubah menjadi Michaela Stirling. Dalam novel "When He Was Wicked," Michael adalah karakter yang akan menjadi pasangan Francesca. Namun di versi serial, karakter ini diubah menjadi perempuan bernama Michaela.
Hal ini menjadikan musim kelima sebagai kisah cinta sesama perempuan pertama dalam franchise ini. Reaksi fans pun terbagi. Ada yang menyambut positif karena membawa representasi baru, tapi tidak sedikit juga yang mempertanyakan dampaknya terhadap alur cerita asli.
Perubahan di musim kelima ini jadi salah satu yang paling kontroversial, karena dianggap cukup jauh dari versi novel sebagai sumber aslinya. Meski begitu, sebagian penggemar masih memilih menunggu hasil akhirnya, apalagi musim terbaru ini kabarnya akan hadir dalam delapan episode. Bagaimana menurutmu?


















