Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Album yang Dirilis Musisi Setelah Sempat Dinyatakan Meninggal

5 Album yang Dirilis Musisi Setelah Sempat Dinyatakan Meninggal
Ozzy Osbourne (instagram.com/ozzyosbourne)
  • Ozzy Osbourne, Al Jourgensen, Dave Gahan, Josh Homme, dan Nikki Sixx pernah selamat setelah kondisi medis kritis, termasuk henti jantung, overdosis, kecelakaan, atau kegagalan pernapasan.
  • Setelah pemulihan, mereka merilis Black Rain, The Mind Is a Terrible Thing to Taste, Ultra, …Like Clockwork, dan Dr. Feelgood.
  • Pengalaman nyaris meninggal memengaruhi karya-karya tersebut, menghadirkan tema kebangkitan, refleksi, emosi gelap, serta energi baru dalam perjalanan karier masing-masing musisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Dunia musik dipenuhi kisah luar biasa yang terkadang terdengar seperti skenario film. Beberapa musisi legendaris pernah berada di ambang maut, bahkan sempat dinyatakan meninggal secara klinis karena kecelakaan, overdosis, atau masalah kesehatan yang mengancam nyawa. Beruntung, mereka berhasil diselamatkan dan kembali menjalani hidup, termasuk melanjutkan karier bermusik.

Yang lebih mengagumkan, pengalaman tersebut justru melahirkan karya-karya yang begitu berkesan. Ada album yang menjadi simbol kebangkitan, ada pula yang dipenuhi refleksi mendalam tentang kehidupan, kehilangan, hingga kesempatan kedua. Berikut lima album ikonik yang dirilis oleh musisi setelah mereka berhasil lolos dari kematian.

  1. 1. Ozzy Osbourne – Black Rain (2007)

    Pada Desember 2003, Ozzy Osbourne mengalami kecelakaan parah saat mengendarai ATV di kediamannya di Buckinghamshire, Inggris. Insiden tersebut membuatnya mengalami patah tulang selangka, delapan tulang rusuk, hingga cedera pada leher yang mengharuskannya menjalani operasi darurat.

    Situasi menjadi semakin mengkhawatirkan ketika ia sempat berhenti bernapas dan harus mendapatkan tindakan resusitasi sebelum akhirnya berhasil diselamatkan. Empat tahun setelah kejadian itu, Ozzy kembali dengan album Black Rain. Meski tidak selalu dianggap sebagai karya terbaiknya, album ini menjadi penanda penting dalam perjalanan hidup sang legenda heavy metal.

    Menariknya, Black Rain juga merupakan album pertama yang direkam Ozzy dalam keadaan benar-benar sadar tanpa pengaruh alkohol maupun narkoba. Karena itulah, album ini terasa sebagai bukti bahwa dirinya mampu bangkit setelah melewati pengalaman yang nyaris merenggut nyawanya.

  2. 2. Ministry – The Mind Is a Terrible Thing to Taste (1989)

    Vokalis Ministry, Al Jourgensen, dikenal memiliki perjalanan hidup ekstrem. Ia bahkan mengaku pernah dinyatakan meninggal secara klinis sebanyak tiga kali, dua di antaranya akibat overdosis heroin. Salah satu pengalaman paling mengejutkan adalah ketika jantungnya berhenti selama beberapa menit sebelum akhirnya berhasil dipacu kembali menggunakan defibrilator.

    Alih-alih berhenti berkarya, Jourgensen justru langsung kembali ke studio untuk menggarap album baru. Hasilnya adalah The Mind Is a Terrible Thing to Taste, album yang kemudian menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah industrial metal. Proses pembuatannya dipenuhi kekacauan dan tekanan, tetapi justru melahirkan musik yang lebih agresif, eksperimental, sekaligus berpengaruh bagi banyak band setelahnya.

  3. 3. Depeche Mode – Ultra (1997)

    Pertengahan 1990-an menjadi masa yang sangat berat bagi Depeche Mode. Selain kehilangan salah satu personelnya, Alan Wilder, sang vokalis Dave Gahan juga berjuang melawan kecanduan narkoba yang semakin parah. Pada tahun 1996, ia mengalami serangan jantung akibat overdosis hingga sempat dinyatakan meninggal secara klinis selama sekitar dua menit sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim medis.

    Setelah menjalani rehabilitasi dan mulai menjalani hidup yang lebih sehat, Gahan kembali menyelesaikan proses rekaman album Ultra. Album ini dipenuhi nuansa gelap yang mencerminkan perjalanan berat band tersebut, tetapi di saat yang sama juga menghadirkan semangat baru. Banyak penggemar menganggap Ultra sebagai salah satu karya paling emosional dalam diskografi Depeche Mode.

  4. 4. Queens of the Stone Age – …Like Clockwork (2013)

    Josh Homme pernah mengalami pengalaman yang benar-benar mengubah hidupnya. Pada 2010, ia menderita infeksi MRSA yang sangat serius hingga harus menjalani operasi. Dalam proses tersebut, tubuhnya mengalami kegagalan pernapasan sehingga jantungnya berhenti berdetak dan dokter harus menggunakan defibrilator untuk menghidupkannya kembali.

    Setelah selamat, Homme menghabiskan waktu berbulan-bulan di tempat tidur untuk menjalani pemulihan. Pengalaman tersebut ternyata meninggalkan dampak besar terhadap kreativitasnya. Homme bahkan mengaku sempat kehilangan inspirasi bermusik selama hampir dua tahun.

    Ketika akhirnya kembali berkarya, lahirlah …Like Clockwork, album yang dipenuhi lirik reflektif dan emosi yang jauh lebih dalam dibanding karya-karya Queens of the Stone Age sebelumnya.

  5. 5. Mötley Crüe – Dr. Feelgood (1989)

    Pada akhir 1987, Nikki Sixx mengalami overdosis heroin yang membuatnya sempat dinyatakan meninggal secara klinis selama sekitar dua menit. Berkat tindakan cepat paramedis yang menyuntikkan adrenalin, nyawanya berhasil diselamatkan. Sixx kemudian menceritakan bahwa ia merasa seperti melihat tubuhnya sendiri dari luar sebelum akhirnya sadar kembali di ambulans.

    Pengalaman nyaris meninggal itu kemudian menginspirasi lagu legendaris 'Kickstart My Heart' yang masuk dalam album Dr. Feelgood. Album tersebut juga menjadi karya pertama Mötley Crüe setelah para personelnya mulai menjalani hidup yang lebih bersih dari penyalahgunaan narkoba. Meski tetap mempertahankan citra glam metal yang liar dan penuh energi, Dr. Feelgood justru menjadi salah satu album tersukses dalam karier mereka.

    Lima album di atas bukan hanya menjadi karya musik yang berkualitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa seseorang masih bisa bangkit setelah melewati masa paling kelam dalam hidupnya. Dari daftar ini, album mana yang menurutmu paling layak disebut sebagai simbol kebangkitan seorang musisi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More