Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Bedanya The Odyssey Versi IMAX dan Layar Reguler? Ini Penjelasannya
The Odyssey (dok. Universal Pictures/The Odyssey)
  • The Odyssey (2026) menjadi film pertama yang seluruh adegannya direkam dengan kamera IMAX, menampilkan perbedaan pengalaman menonton antara format IMAX 70mm, IMAX digital, dan layar reguler.
  • Saat ini hanya ada 41 bioskop IMAX 70mm di dunia dan belum tersedia di Indonesia, sehingga penonton lokal hanya bisa menikmati versi IMAX digital atau layar besar lainnya.
  • Christopher Nolan merancang The Odyssey agar dinikmati di layar terbesar karena komposisi visualnya dibuat untuk memenuhi bidang pandang penonton, menghadirkan pengalaman sinematik paling imersif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

The Odyssey (2026) merupakan film paling ambisius dalam karier Christopher Nolan. Tak hanya mengadaptasi kisah epik karya Homer, film ini juga mencetak sejarah sebagai film naratif pertama yang seluruh adegannya direkam menggunakan kamera IMAX.

Karena diputar dalam beberapa format bioskop, banyak yang bertanya-tanya apakah ada perbedaan signifikan antara versi IMAX dan reguler. Jika kamu masih bingung memilih layar terbaik untuk menontonnya, berikut penjelasannya.

1. Apa perbedaan IMAX 70mm, IMAX biasa, dan non-IMAX?

Meski seluruh adegan The Odyssey direkam menggunakan kamera IMAX, pengalaman menontonnya akan berbeda tergantung format bioskop yang dipilih. Berikut format yang tersedia:

  • IMAX 70mm (rasio 1.43:1)

  • IMAX Digital (rasio 1.90:1)

  • 70mm (rasio 2.20:1)

  • 35mm (rasio 2.39:1)

  • Dolby Vision (rasio 1.85:1 atau 2.39:1)

  • Large Format Premium (rasio 1.85:1 atau 2.39:1)

Perbedaan utamanya terletak pada ukuran gambar yang ditampilkan. IMAX 70mm menghadirkan area gambar paling luas sehingga penonton bisa melihat lebih banyak detail di bagian atas dan bawah layar. Sementara IMAX digital tetap mempertahankan pengalaman visual yang lebih besar dibanding bioskop biasa, meski tidak seluas IMAX 70mm.

"Setiap bingkai film memiliki 15 perforasi, berjalan horizontal melalui proyektor, menjadikannya format terbesar yang tersedia. Setiap bingkai difilmkan dalam format IMAX, dan ketika Anda berada di bioskop, Anda akan merasakan dampak penuh dari bagaimana film itu difilmkan," ujar pemeran Odysseus, Matt Damon, seperti dilansir Variety (5/6/2026).

2. Apakah ada IMAX 70mm di Indonesia?

The Odyssey (dok. Universal Pictures/The Odyssey)

Saat ini hanya terdapat sekitar 41 bioskop IMAX 70mm yang masih beroperasi di seluruh dunia, dengan persebaran sebagai berikut:

  • Amerika Serikat: 26

  • Kanada: 7

  • Inggris: 3

  • Eropa: 4

  • Australia: 1

Sayangnya, belum ada bioskop IMAX 70mm di Indonesia. Artinya, kamu tidak bisa menyaksikan The Odyssey dalam format maksimal 1.43:1 seperti yang tersedia di beberapa negara tersebut.

Meski begitu, pengalaman menonton di IMAX tetap menjadi pilihan terbaik. Layarnya jauh lebih besar, kualitas gambar lebih tajam, serta sistem suara yang lebih imersif dibanding format reguler.

3. Kenapa Nolan menyarankan menonton The Odyssey di IMAX?

Christopher Nolan di set film The Odyssey (dok. Universal Pictures/The Odyssey)

Christopher Nolan sejak awal memang merancang The Odyssey untuk dinikmati di layar terbesar. Karena seluruh adegan direkam menggunakan kamera IMAX, sebagian besar komposisi visual dibuat agar memenuhi bidang pandang penonton. Anne Hathaway bahkan menyebut film ini dirancang khusus untuk pengalaman tersebut.

"Film ini (The Odyssey) difilmkan dan dirancang untuk dinikmati di layar sebesar mungkin dan IMAX mewujudkannya. Layar tersebut memenuhi seluruh bidang pandang Anda sehingga memberikan pengalaman sinematik terbaik," ucap pemeran Penelope tersebut.

Diadaptasi dari kisah klasik karya Homer, The Odyssey mengikuti perjalanan Odysseus (Matt Damon) saat berusaha pulang ke Ithaka setelah Perang Troya. Sepanjang perjalanan, ia harus menghadapi para dewa, makhluk mitologi, dan berbagai ujian yang menguji kecerdasan sekaligus kemanusiaannya.

Kalau tersedia di kotamu, versi IMAX jelas menjadi pilihan paling ideal untuk menikmati skala visual yang memang dirancang Christopher Nolan sejak proses produksi. Namun, jika tidak ada, layar reguler berukuran besar tetap mampu menghadirkan pengalaman sinematik yang memukau. Selamat menonton!

Curated For You

Editorial Team

Related Article