Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Lagu Paling Personal Bagi Rony Parulian dari Dunia dan Seisinya?

Apa Lagu Paling Personal Bagi Rony Parulian dari Dunia dan Seisinya?
Potret Rony Parulian saat dijumpai usai press conference album terbarunya di Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
  • Rony Parulian menyebut "Jarak dan Rindu" sebagai lagu paling personal di album keduanya, Dunia dan Seisinya, karena proses penciptaan dan latar kisahnya berbeda dari lagu lain serta menguras emosi.

  • Rendy Pandugo menggali pengalaman dan kondisi emosional Rony melalui sesi percakapan sekitar dua jam sebelum mereka perlahan menulis "Jarak dan Rindu" bersama di Jakarta.

  • Rendy, Petra Sihombing, Lafa Pratomo, dan Krisna Trias terlibat dalam album Dunia dan Seisinya yang akan rilis pada Jumat (4/9/2026).

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Setelah berkarya dengan album Rahasia Hati, Rony Parulian akan merilis album keduanya bertajuk Dunia dan Seisinya. Bila diibaratkan sebagai makanan, Rony mengaku album terbarunya kali ini tampak spesial.

Di depan fans dan awak media, Rony bahkan menyebut "Jarak dan Rindu" sebagai lagu yang paling personal untuknya dari Dunia dan Seisinya. Hal itu tidak lepas dari kisah yang dialami Rony pada saat menggarap lagu tersebut.

  1. 1. Jarak dan Rindu jadi lagu paling personal bagi Rony Parulian dari Dunia dan Seisinya

    Rony Parulian berpose saat konferensi pers album terbarunya di Jakarta Selatan pada Rabu, 2 September 2026.
    Potret Rony Parulian dijumpai saat press conference album terbarunya di Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

    Bagi Rony, "Jarak dan Rindu" menjadi lagu yang paling menguras tenaga dan emosinya secara mental. Lagu ini pun terasa spesial dan personal baginya karena memiliki kisah awal pembuatan hingga latar belakang cerita yang berbeda dari semua lagu dalam album keduanya.

    "Itu (Jarak dan Rindu) punya apa ya, hal yang spesial buatku. Gimana dari awal pembuatan dan kisahnya. Latar belakangnya kayak gimana, itu punya cerita yang bedalah dari semua lagu yang ada di Dunia dan Seisinya," ucap Rony dalam press conference album terbarunya di Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

  2. 2. Rendy Pandugo gali cerita Rony sebelum menggarap Jarak dan Rindu

    Rendy Pandugo berpose saat menghadiri konferensi pers album terbaru Rony Parulian di Jakarta Selatan.
    Potret Rendy Pandugo dijumpai saat press conference album terbaru Rony Parulian di Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

    Rendy Pandugo yang juga terlibat dalam penulisan lagu "Jarak dan Rindu" ikut bercerita di balik pembuatannya. Ia mengaku sempat menggali lebih dalam cerita yang dialami Rony lewat sesi interview sebelum penggarapan lagu.

    "Biasanya kalau pengerjaan di studio gue, gue selalu ada sesi interview. Jadi, dia di sofa (bercerita), kayak lo datang ke psikolog. Lo duduk di sofa, kita ngobrol kurang lebih ada 2 jam, kita ngobrolin segala macam. Gue kulik sampai dalam-dalam, 'Lo lagi ngapain? Lo lagi di state apa?'," kenang Rendy.

    Sampai pada akhirnya Rony mau bercerita tentang apa yang sedang dirasakan olehnya. Meski begitu, Rendy bercerita kalau pada saat itu Rony masih bingung untuk mengungkapkan ceritanya.

    "Akhirnya duar, cerita. 'Oh gitu. Oke, ya sudah kita bikin.' Dan waktu itu dia sampai kayak, 'Gimana ya Bang ceritanya? Gimana ya ngomongnya?' gitu. Jadi kayak di hari itu, 'Oke ya sudah kita pelan-pelan tulis'," imbuh musisi 41 tahun itu.

  3. 3. Rendy dan Petra Sihombing juga ikut garap lagu lain di Dunia dan Seisinya

    Rendy Pandugo dan Rony Parulian berpose bersama dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Rabu, 2 September 2026.
    Potret Rendy Pandugo bersama Rony Parulian dijumpai saat press conference di Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

    Menariknya, Rendy Pandugo tidak hanya ikut terlibat dalam "Jarak dan Rindu". Ia bercerita, ada lagu lainnya yang juga ia garap bersama Petra Sihombing dan Rony Parulian dalam album Dunia dan Seisinya.

    Awalnya, lagu yang digarap mereka bersama mencapai empat track. Namun, pada akhirnya mereka hanya memasukkan tiga track ke album tersebut dengan dua di antaranya ada "Februari" dan "Wals Akhir Zaman" yang sudah lebih dulu dirilis.

    "Untuk song writing-nya memang ada empat lagu. 'Jarak dan Rindu' kita kerjain di sini (Jakarta), gue sama Rony. Sebenarnya ada empat, cuman satu memang gak kita masukin. Jadi yang diambil ada tiga lagu," ujar Rendy.

    Selain Rendy dan Petra, Rony turut mengajak musisi Lafa Pratomo dan Krisna Trias untuk ikut terlibat dalam pembuatan Dunia dan Seisinya. Album tersebut akan rilis pada Jumat pekan ini, 4 September 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More