Potret Rendy Pandugo dijumpai saat press conference album terbaru Rony Parulian di Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Rendy Pandugo yang juga terlibat dalam penulisan lagu "Jarak dan Rindu" ikut bercerita di balik pembuatannya. Ia mengaku sempat menggali lebih dalam cerita yang dialami Rony lewat sesi interview sebelum penggarapan lagu.
"Biasanya kalau pengerjaan di studio gue, gue selalu ada sesi interview. Jadi, dia di sofa (bercerita), kayak lo datang ke psikolog. Lo duduk di sofa, kita ngobrol kurang lebih ada 2 jam, kita ngobrolin segala macam. Gue kulik sampai dalam-dalam, 'Lo lagi ngapain? Lo lagi di state apa?'," kenang Rendy.
Sampai pada akhirnya Rony mau bercerita tentang apa yang sedang dirasakan olehnya. Meski begitu, Rendy bercerita kalau pada saat itu Rony masih bingung untuk mengungkapkan ceritanya.
"Akhirnya duar, cerita. 'Oh gitu. Oke, ya sudah kita bikin.' Dan waktu itu dia sampai kayak, 'Gimana ya Bang ceritanya? Gimana ya ngomongnya?' gitu. Jadi kayak di hari itu, 'Oke ya sudah kita pelan-pelan tulis'," imbuh musisi 41 tahun itu.