Apakah Lee Cronin's The Mummy adalah Sekuel?

- Lee Cronin's The Mummy (2026) dipastikan bukan sekuel, melainkan reimagining baru yang terpisah dari versi Brendan Fraser maupun Tom Cruise.
- Blumhouse menegaskan melalui pernyataan resmi bahwa Brendan Fraser tidak terlibat, menandakan cerita benar-benar berdiri sendiri tanpa kaitan dengan karakter lama.
- Film ini mengusung genre horor domestik penuh gore tentang anak perempuan yang kembali setelah 8 tahun hilang, membawa kutukan mematikan ke rumahnya.
Mendengar judul Lee Cronin's The Mummy (2026), wajar jika hal pertama yang melintas di pikiran kita adalah petualangan ikonik Brendan Fraser saat melawan kutukan Mesir Kuno. Oleh karena itu, ketika film ini secara resmi dijadwalkan untuk tayang pada pertengahan April 2026 ini, banyak penonton yang semakin penasaran.
Apakah film ini melanjutkan kisah keluarga O'Connell di film The Mummy (1999)? Atau justru berkaitan dengan The Mummy (2017) yang dibintangi Tom Cruise? Agar tidak salah ekspektasi sebelum masuk ke bioskop, mari simak fakta sebenarnya di bawah ini!
1. Beda semesta dan sama sekali bukan sekuel

Sejauh ini, berdasarkan pernyataan resmi dari pihak studio, Lee Cronin's The Mummy dipastikan berdiri sendiri sebagai karya reimagining murni. Ceritanya sama sekali tidak memiliki benang merah dengan trilogi klasik era Brendan Fraser (1999–2008) yang berfokus melawan Imhotep. Film ini juga tidak berkaitan dengan versi reboot Tom Cruise yang berlatar modern dan mengisahkan kebangkitan mumi Ahmanet.
Universal Studios secara tegas memisahkan film terbaru ini dari jalur nostalgia penonton. Terlebih lagi, mereka juga dikabarkan sedang menyiapkan The Mummy 4 sebagai kelanjutan dari trilogi klasik yang direncanakan akan tayang pada 2028 mendatang. Jadi, ketiga versi ini benar-benar berada di semestanya masing-masing.
2. Pihak studio memberikan klarifikasi

Ramainya pertanyaan di media sosial membuat pihak Blumhouse selaku studio produksi merasa perlu untuk turun tangan. Menjelang perilisan filmnya, Blumhouse memberikan pernyataan melalui akun resmi mereka. Pernyataan tersebut berbunyi, "Brendan Fraser tidak ada di dalam Lee Cronin's The Mummy."
Klarifikasi ini seakan memberikan sinyal kuat bahwa teror kali ini merupakan mimpi buruk baru yang tidak akan berhubungan dengan karakter Rick O'Connell (Brendan Fraser) ataupun melanjutkan kisah Nick Morton (Tom Cruise).
3. Perbedaan genre yang sangat drastis

Karena tidak terikat dengan versi lawasnya, genre film ini pun dibanting setir secara ekstrem. Jika The Mummy versi klasik sangat lekat dengan petualangan fantasi dan komedi yang ramah keluarga, Lee Cronin justru merombaknya menjadi murni horor domestik. Sutradara yang sukses meneror lewat Evil Dead Rise (2023) ini membawa cerita ke ranah lebih personal sekaligus kelam.
Terornya berpusat pada anak perempuan yang hilang selama 8 tahun dan secara tiba-tiba pulang membawa kutukan mematikan ke dalam rumahnya. Sajian visualnya dianggap akan membuat mual, bahkan film ini sudah memberikan peringatan keras dengan rating R (Dewasa) akibat elemen kekerasan dan gore yang intens.
Lee Cronin's The Mummy jelas menjadi tontonan wajib bagi para pencinta horor dengan balutan gore yang berani. Meskipun dipastikan berbeda universe, tidak menutup kemungkinan sang sutradara tetap menyisipkan easter egg sebagai bentuk penghormatan bagi penggemar film klasiknya. Jadi, siapkan mental dan pastikan kamu tetap jeli saat menyaksikan terornya, ya!


















