- Leonardo DiCaprio untuk film Blood Diamond (2006) dan The Departed (2006)
- Jessica Chastain untuk film The Help (2011), The Tree of Life (2011), dan Take Shelter (2011)
- Alicia Vikander untuk film The Danish Girl (2014) dan Ex Machina (2014)
- Scarlett Johansson untuk film Marriage Story (2019) dan Jojo Rabbit (2019)
- Sebastian Stan untuk film The Apprentice (2024) dan A Different Man (2024)
Aturan Baru Ditambahkan, Oscar Tolak Naskah dan Aktor AI Generatif

- Oscar 2027 menetapkan aturan baru yang menolak naskah dan akting berbasis AI generatif, menegaskan hanya karya manusia yang memenuhi syarat nominasi.
- Aktor kini bisa meraih lebih dari satu nominasi dalam kategori sama jika performanya masuk lima besar voting, menghapus batasan lama yang hanya mengakui satu penampilan.
- Kategori Film Internasional memungkinkan lebih dari satu film per negara dan membuka jalur otomatis bagi pemenang festival besar dunia untuk masuk nominasi Oscar.
Gelaran Academy Awards kembali melakukan manuver besar. Menjelang gelaran Oscar ke-99 pada 2027, Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) merombak sejumlah aturan penting yang bisa mengubah peta persaingan perfilman global.
Dilansir Variety (1/5/2026), perubahan ini menyentuh isu panas seperti penggunaan kecerdasan buatan (AI), sistem nominasi aktor, hingga mekanisme seleksi film internasional. Intinya di tengah gempuran AI, Oscar ingin tetap berpijak pada sentuhan manusia.
1. Naskah harus ditulis oleh manusia, bukan dengan AI generatif

Dalam kategori penulisan, Academy of Motion Picture Arts and Sciences kini menetapkan aturan baru yang cukup "galak." Skenario harus ditulis oleh manusia agar memenuhi syarat nominasi.
Meski tidak sepenuhnya melarang penggunaan AI, pihak Academy Awards berhak meminta transparansi penuh terkait sejauh mana teknologi tersebut digunakan dalam proses kreatif. Kalau AI hanya jadi "asisten kecil," mungkin masih aman. Namun kalau sampai jadi penulis utama, maka siap-siap tersingkir dari nominasi Oscar.
Aturan tentang AI juga merambah kategori akting. Hanya performa yang benar-benar dimainkan oleh manusia dan tercantum resmi dalam kredit film yang bisa masuk nominasi. Kebijakan ini muncul di tengah kontroversi penggunaan kemiripan digital aktor seperti Val Kilmer dalam proyek As Deep as the Grave (2026).
2. Aktor bisa dapat dua Oscar dari peran berbeda di tahun yang sama

Satu aktor dua nominasi, bahkan di kategori yang sama? Dulu, hal itu terdengar mustahil. Kini itu bukan lagi mimpi. Aturan baru Oscar memungkinkan seorang aktor mendapatkan lebih dari satu nominasi dalam kategori yang sama selama performanya masuk lima besar voting. Sebelumnya, hanya satu penampilan dengan suara tertinggi yang diakui.
Perubahan ini dianggap sebagai cara untuk meredam praktik "category fraud" di mana studio sengaja menggeser aktor ke kategori pendukung demi peluang menang lebih besar. Beberapa nama yang kemungkinan diuntungkan jika aturan ini berlaku sejak dulu antara lain adalah:
Dengan aturan baru ini, aktor bisa benar-benar "borong" piala tanpa harus dipecah ke kategori berbeda.
3. Aturan baru untuk kategori Film Internasional Terbaik

Kategori Film Internasional juga mengalami evolusi besar. Sekarang, lebih dari satu film dari negara yang sama bisa masuk nominasi. Aturan ini terinspirasi dari kasus Anatomy of a Fall (2023) yang menang Palme d'Or di Cannes 2023 tapi "ditolak" sebagai perwakilan Prancis, yang malah jatuh ke The Taste of Things (2023).
Selain jalur seleksi resmi negara, film berbahasa non-Inggris kini bisa langsung lolos jika menang di festival bergengsi seperti:
- Berlin (Golden Bear)
- Busan (Best Film Award)
- Cannes (Palme d'Or)
- Sundance (World Cinema Grand Jury Prize)
- Toronto (Platform Award)
- Venice (Golden Lion)
Sebagai contoh, jika suatu hari film Indonesia menang di Venice tapi tidak dipilih sebagai wakil resmi dari Indonesia, film tersebut tetap bisa "menyelinap" secara elegan ke Oscar lewat jalur festival. Perubahan lainnya adalah nominasi kini diberikan kepada filmnya langsung, bukan negara. Sutradara akan menerima penghargaan atas nama tim kreatif dan namanya akan terukir di piala bersama judul film.
Dalam kategori casting, jumlah piala yang dapat diberikan bertambah dari maksimal dua menjadi tiga. Sedangkan cabang sinematografi akan membuat daftar pendek tetap sebanyak 20 film dalam voting awal. Oscar ke-99 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 14 Maret 2027 di Dolby Theatre, Hollywood, dan akan disiarkan ke lebih dari 200 wilayah di seluruh dunia.


















