"Fun fact, Method Acting adalah South Korean remake dari film Indonesia berjudul Si Paling Aktor," ungkap salah satu akun di X pada Senin (4/5/2026).
Benarkah Film Korea Method Acting Remake Si Paling Aktor, Cek Faktanya

Siapa yang sempat percaya waktu membaca cuitan salah satu akun di X? Tidak mengherankan, lantaran premis yang disajikan kedua film layar lebar tersebut mirip. Selain itu, tersebar juga tangkapan layar interview Lee Dong Hwi, pemeran Method Acting (2026) membicarakan soal remake ini.
Eits, jangan langsung percaya! Setelah ditelusuri, ternyata tangkapan layar interview Lee Dong Hwi tidak terbukti benar, lho. Selain itu, Method Acting (2026) sebenarnya diadaptasi dari film pendek berjudul sama yang rilis pada 2020. Simak fakta-fakta selengkapnya di bawah ini, ya!
1. Method Acting ini film layar lebar terbaru Lee Dong Hwi yang bakal tayang 22 Mei di bioskop Indonesia

CBI Pictures mengumumkan bahwa film Korea Method Acting bakal tayang perdana di bioskop Indonesia mulai Jumat (22/5/2026), lho. Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (5/5/2026), sudah dikonfirmasi bahwa film ini bakal tayang di CGV dan Cinepolis. Meski kedua film berikut sama-sama menyajikan kisah tentang aktor dan usaha mereka di balik layar, tapi alurnya berbeda.
Method Acting (2026) mengikuti kisah Lee Dong Hwi yang memerankan dirinya sendiri dan sadar bahwa ia lebih sering mengambil peran komedi. Suatu hari, ia mendapat peran sebagai raja anoreksia di drama sageuk. Saat Lee Dong Hwi terlalu larut dalam mendalami peran, kekacauan pun terjadi di lokasi syuting.
Sementara Si Paling Aktor (2025) bercerita tentang Gilang Garnida (Jourdy Pranata), figuran berpengalaman yang diculik bersama aktor dan sutradara terkenal. Tanpa disangka, semua kemampuan yang Gilang dapatkan demi memerankan karakter figuran di film justru membantunya bertahan hidup.
2. Sebenarnya Method Acting adalah adaptasi film pendek berjudul sama

Fakta menariknya, ternyata Method Acting (2026) merupakan remake dari film pendek berjudul sama. Film pendek tersebut juga disutradarai oleh Lee Ki Hyuk, lho. Selain itu, Lee Dong Hwi didapuk sebagai karakter utama di kedua film tersebut.
Film pendek tersebut memiliki durasi 30 menit dan fokus menceritakan aksi Lee Dong Hwi yang berpuasa sepanjang syuting untuk mendalami peran sebagai raja anoreksia, sehingga mendapat pujian dari kru film. Method Acting (2020) menampilkan konflik antara diri "Lee Dong Hwi yang asli" dan "aktor Lee Dong Hwi sebagai Park Kyung Soo" untuk menahan rasa lapar di lokasi syuting.
3. Si Paling Aktor baru rilis pada tahun 2025, sementara film Method sudah tayang duluan di BIFF 2024

Jika menilik timeline perilisan, sebenarnya film pendek Method Acting terlebih dahulu ditayangkan, yaitu pada tahun 2020. Disusul dengan film layar lebar Method Acting yang diputar di Busan International Film Festival 2024. Meski pun filmnya baru secara resmi tayang di bioskop komersil pada tahun 2026.
Sementara itu, film Indonesia Si Paling Aktor karya Ody C. Harahap dirilis pada Oktober 2025. Versi novelnya berjudul sama karya Adhitya Mulya juga baru diterbitkan pada Juni 2024.
Di sisi lain, cuplikan interview Lee Dong Hwi saat menjadi cast di drakor Chief Detective 1958 (2024) bersama Lee Je Hoon yang membicarakan soal remake film Method Acting (2026) hanya hoax. Lantaran saat masa promosi, tim Disney+ Hotstar pasti hanya memperbolehkan pertanyaan seputar drakor yang akan mereka rilis, khususnya pada sesi 1-on-1 interview.
Intinya sih, informasi soal Method Acting (2026) yang di-remake dari film Indonesia Si Paling Aktor (2025) tidak terbukti benar. Namun, gak ada salahnya kamu menonton kedua film di atas, karena memiliki tema yang tidak jauh berbeda.


















