Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Bukti Ayah Ehsan adalah Sosok Bertanggung Jawab, Panutan!

5 min read
6 Bukti Ayah Ehsan adalah Sosok Bertanggung Jawab, Panutan!
potret Azzarudin, ayah Ehsan (youtube.com/Les' Copaque Production)
  • Azzarudin, ayah Ehsan dalam Upin & Ipin, hadir sejak momen penting anaknya, termasuk mengantar pada hari pertama sekolah dan mendokumentasikan berbagai kegiatan.
  • Ia aktif menjaga keselamatan serta kedekatan dengan Ehsan, seperti mengawasi saat bermain di sungai dan menjadi partner bermain bulu tangkis.
  • Saat Ehsan mengalami masalah atau sakit, Azzarudin bertindak sigap mencari pertolongan dan telaten merawat kebutuhan anaknya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Azzarudin, sosok ayah dari si Intan Payung alias Ehsan ini, sebenarnya termasuk salah satu karakter minor di Upin & Ipin yang keberadaannya tak terlalu sering diperlihatkan. Namun, ia tetap punya peran penting dan vital, terutama dalam mendampingi dan mengurus Ehsan, anaknya yang masih berstatus siswa TK.

Dari sosok bapak berkumis tebal ini, sebenarnya ada banyak pelajaran positif yang bisa dicontoh oleh para ayah di rumah yang sering kali merasa tak perlu terlalu ikut campur dalam mengasuh anak karena sudah ada peran ibu. Padahal, anak tetap butuh kasih sayang dan perhatian dari ayahnya. Ada banyak bukti ayah Ehsan adalah sosok bertanggung jawab. Yuk, belajar cara jadi ayah baik lewat tindakan yang pernah dilakukan ayah Ehsan berikut ini!

  1. 1. Menemani anaknya di hari pertama bersekolah

    Azzarudin mengantar anaknya Ehsan di hari pertamanya bersekolah di Tadika Mesra
    Azzarudin mengantar anaknya Ehsan di hari pertamanya bersekolah di Tadika Mesra (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Pada episode "Terima Kasih Cikgu", terdapat momen kilas balik yang memperlihatkan momen hari pertama murid kelas Aman di Tadika Mesra. Rupanya, sejak pertama kali menginjakkan kaki di gedung setingkat TK ini, Ehsan sudah diantar oleh sang ayah hingga masuk ke dalam ruangan kelas. Ehsan bahkan tampak manja sekali karena ia gak ingin berpisah dari daddy-nya itu.

    Nah, hari pertama bersekolah ini sebenarnya termasuk momen krusial dalam hidup anak. Banyak pihak yang menyarankan agar setidaknya sang ayahlah yang berperan dalam mengantar sekaligus menemani anak di hari pertamanya bersekolah, karena kehadiran orangtua dapat membuat anak merasa lebih aman, nyaman, dan gak terlalu cemas menghadapi lingkungan baru. Jadi, bagi kamu para bapak-bapak yang masih abai dan bodo amat soal ini, masa kamu kalah, sih, dengan sosok bapak fiksi di dunia Upin & Ipin ini?

  2. 2. Selalu mendokumentasikan kegiatan penting anaknya

    Azzarudin selalu berusaha mengabaikan berbagai momen penting anaknya lewat handy cam
    Azzarudin selalu berusaha mengabaikan berbagai momen penting anaknya lewat handy cam (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Biarpun tidak semua hal dalam hidup anak perlu didokumentasikan, apalagi tak semua anak nyaman terus-terusan disorot kamera. Tapi, kalau bukan orangtua, siapa lagi yang bakal mengabadikan semua momen penting yang dilalui anak? Berbagai dokumentasi perjalanan hidup anak, dapat menjadi kado berkesan sekaligus kenang-kenangan bagi mereka saat dewasa nanti.

    Lagipula, masa lucu-lucunya anak cuma berlangsung sebentar saja dan para orangtua tentu tak ingin melewatkan hal itu. Ayah Ehsan juga cukup aware soal ini, karena itulah ia selalu rutin membawa handycam miliknya. Ia kerap memotret atau merekam banyak momen penting anak laki-lakinya, seperti saat Ehsan ikut pentas di sekolah, berpartisipasi dalam lomba sukaneka, ikut sunat massal, bahkan saat Lebaran pun turut diabadikan.

  3. 3. Mengawasi anak saat bermain di tempat kurang aman

    Azzarudin duduk di tepi jembatan sembari mengawasi anaknya yang berenang di sungai
    Azzarudin duduk di tepi jembatan sembari mengawasi anaknya yang berenang di sungai (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Meski seiring bertambahnya usia anak, orangtua merasa sudah tak perlu lagi setiap saat memerhatikan gerak-gerik mereka. Tetap saja, ada momen-momen tertentu di mana pengawasan dari orang dewasa sangat dibutuhkan.

    Contohlah ayah Ehsan ini yang memilih menemani sekaligus mengawasi anaknya saat berenang di sungai. Tentunya, dengan pendampingan dari kita langsung sebagai orangtua, hati bakal lebih tenteram dan gak waswas manakala anak bermain di area yang cukup berbahaya.

  4. 4. Bersedia menjadi partner bermain anaknya

    Azzarudin bersedia menjadi partner bermain bulu tangkis bersama anaknya
    Azzarudin bersedia menjadi partner bermain bulu tangkis bersama anaknya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Ayah Ehsan memang termasuk tipe orangtua yang layak sekali dijadikan role model. Ia gak hanya hadir di banyak momen penting dalam hidup anaknya atau cuma sekadar berperan sebagai sosok provider dan pelindung saja. Nyatanya, ia juga bisa berubah menjadi sosok teman bagi anak manja kesayangannya itu.

    Dalam episode "Juara Kampung", ada satu momen ketika Fizi mengajak Upin dan Ipin pergi ke rumah Ehsan untuk menyaksikan pertandingan bulu tangkis. Rupanya, yang bertanding ialah Ehsan melawan ayahnya. Padahal, di dunia nyata, anak yang berasal dari orangtua kaya cenderung jarang punya waktu bersama. Namun, ayah Ehsan justru memperlihatkan bahwa sesibuk apa pun orangtua, tetap ada waktu yang bisa diluangkan untuk bermain dan menghabiskan waktu bersama anak.

  5. 5. Cepat tanggap saat anaknya tertimpa masalah

    Azzarudin dengan sigap mencoba segala cara untuk menolong anaknya yang tertelan tulang ikan
    Azzarudin dengan sigap mencoba segala cara untuk menolong anaknya yang tertelan tulang ikan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Menjadi orangtua memang bukan hal mudah. Kadang, sebagai ibu atau ayah, ada satu waktu di mana diri dihadapkan pada situasi tak terduga yang dialami anak. Contohnya, seperti pada episode "Gelapnya…" ini. Saat mati lampu, Ehsan yang sedang asyik makan bersama ayahnya di satu meja mendadak tertimpa musibah, di mana tenggorokannya tiba-tiba tersangkut tulang ikan.

    Ayah Ehsan yang kaget pun akhirnya berusaha secepat mungkin mencari cara untuk menolong anaknya, meski dalam keadaan panik. Pertama-tama, ia memberi anaknya air minum yang banyak, tapi karena cara tersebut tak mempan, akhirnya ia segera terpikir untuk menggumpalkan nasi agar saat ditelan harapannya dapat sekalian mendorong tulang ikan tersebut. Untungnya, cara kedua ini membuahkan hasil.

    Nah, seandainya sebagai orangtua terhitung kurang tanggap atau panik sendiri tanpa melakukan apa-apa, tentunya kondisi anak bisa saja menjadi semakin buruk karena pertolongan yang dibutuhkan tak segera diberikan. Karena itulah, orangtua baiknya tetap berusaha tenang dan sigap mencari pertolongan ketika anak mengalami masalah yang tak terduga.

  6. 6. Telaten mengurus anaknya saat sakit

    Ayah Ehsan menghidangkan makanan untuk anaknya yang sedang sakit flu
    Ayah Ehsan menghidangkan makanan untuk anaknya yang sedang sakit flu (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Ehsan beruntung sekali memiliki ayah super perhatian dan sabar seperti Azzarudin. Ayahnya ini bahkan telaten sekali merawat dirinya ketika sakit. Selain mengompres kepala Ehsan, membelikan obat, dan tetap memberikannya akses ke perangkat game supaya tak bosan karena cuma berada di kasur seharian. Ayah Ehsan juga turut menghidangkan makanan enak untuk anaknya agar tetap berenergi dan lekas sembuh.

    Walaupun semua hal tadi tampak seperti tindakan basic saja, nyatanya banyak orangtua yang justru seringnya malah memaki-maki anaknya yang sedang sakit, padahal di kondisi rentan seperti itu, tak semestinya anak diperlakukan kurang baik. Bahkan, kadang ada orangtua yang cuma menengok sekali dan hanya menyuruh anak berbaring saja seharian, tanpa rutin ditengok lagi atau ditanyai sedang butuh apa.

    Nah, walaupun sosok ayah sering sekali mendapat pujian cuma karena melakukan hal bare minimum, seperti menggendong anak atau membawa mereka jalan-jalan sebentar di pagi hari. Mestinya, sebagai pria, kamu bisa upgrade lagi peranmu sebagai bapak bagi anakmu. Bukti ayah Ehsan adalah sosok bertanggung jawab bisa kamu jadikan panutan dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, terus berkembang menjadi suami sekaligus ayah idaman untuk keluargamu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More