Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Wawancara-Naik KRL Pagi, Cara Sutradara Riset untuk Film Lagi Probation

3 min read
Wawancara-Naik KRL Pagi, Cara Sutradara Riset untuk Film Lagi Probation
Potret sutradara Archie Hekagery dijumpai saat press conference film Lagi Probation di Jakarta, Kamis (5/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
  • Di balik film Lagi Probation, sutradara Archie Hekagery meriset sejumlah kantor, berdiskusi dengan HRD, dan mewawancarai karyawan probation untuk mendapatkan gambaran karena belum pernah bekerja kantoran.

  • Archie dan kru ikut mencoba KRL pada jam sibuk demi membangun suasana autentik perjalanan tokoh Bintang, serta berdiskusi dengan para pemeran Gen Z demi memperdalam cerita.

  • Cerita asli Lagi Probation, terinspirasi curhatan netizen seputar mencari kerja kepada penulis Samuel Ray, sementara filmnya mengisahkan enam calon karyawan Jaya Food yang bersaing memperebutkan satu posisi tetap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Sutradara Archie Hekagery kembali ke layar bioskop Indonesia lewat film garapan terbarunya berjudul Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?. Dalam film itu, Archie bekerja sama dengan Aurora Ribero, Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Lutfi Afansyah, Daffa Wardhana, hingga Arafah Rianti yang terlibat sebagai cast.

Di balik produksi film, Archie rupanya menjumpai lika-likunya tersendiri. Baginya, memproduksi Lagi Probation menjadi pengalaman baru sekaligus tantangan tersendiri. Apalagi, latar cerita pekerja kantoran yang dihadirkan dalam film ini membuat Archie harus riset mendalam sampai mendatangi beberapa kantor.

  1. 1. Archie Hekagery sampai riset ke beberapa HRD dan perkantoran demi film ini

    Potret sutradara Archie Hekagery dijumpai saat press conference film Lagi Probation di Jakarta, Kamis (5/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
    Potret sutradara Archie Hekagery dijumpai saat press conference film Lagi Probation di Jakarta, Kamis (5/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

    Proses riset menjadi salah satu langkah yang gak lupa dilakukan Archie ketika membuat film Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?. Langkah ini pun terbilang penting karena Archie sendiri belum pernah bekerja kantoran sehingga ia bersama timnya datang ke sejumlah perusahaan untuk mendapatkan gambaran situasi secara jelas.

    Gak hanya mengamati lingkungan kantor dan berdiskusi dengan HRD, Archie bahkan sampai melakukan wawancara dengan beberapa karyawan yang sedang menjalani masa probation di tempat kerja. Lewat pertemuan itu, Archie ingin mengetahui secara langsung pengalaman yang dialami oleh mereka.

    "Ini pengalaman baru banget. Pertama, gue bukan Gen Z. Yang kedua, gue gak pernah kerja kantoran. Jadi, memang harus risetnya lumayan kencang, sih. Kita datang ke beberapa kantor untuk ngeliat langsung, bertemu dengan HRD-HRD beberapa perusahaan, interview dengan beberapa karyawan yang benar-benar lagi probation untuk mendapatkan feel, untuk mendapatkan, gimana sih yang benar-benarannya tuh kayak gimana?" ucapnya dalam press conference di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

  2. 2. Archie bersama timnya juga ikut mencoba naik KRL di jam sibuk

    Potret sutradara Archie Hekagery dijumpai saat press conference film Lagi Probation di Jakarta, Kamis (5/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
    Potret sutradara Archie Hekagery dijumpai saat press conference film Lagi Probation di Jakarta, Kamis (5/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

    Menariknya, proses riset yang dilakukan Archie gak berhenti di lingkungan perkantoran saja. Ia pun melakukan riset dengan menaiki KRL secara langsung untuk mengetahui seperti apa kondisinya pada jam sibuk. Terlebih lagi, KRL merupakan salah satu transportasi umum yang cukup banyak digunakan oleh para pekerja kantoran.

    Riset ini pun terbilang sangat mendukung Archie untuk menciptakan bagaimana situasi Bintang, sang pemain utama, ketika harus berdesak-desakan di dalam KRL demi mencari uang untuk keluarga di rumah. Syuting adegan di KRL pun menjadi salah satu bagian yang menantang untuk Archie selama proses produksi berlangsung.

    "Terus kita juga, saya dan crew nyoba naik KRL juga di pagi hari, di rame-ramenya, benar-benar kita cobain supaya dapetin feel-nya, supaya autentik," imbuh Archie.

  3. 3. Archie juga bertanya kepada para cast kalangan Gen Z untuk perdalam cerita

    Potret para cast angkat tiga jari di sela-sela press conference film Lagi Probation di Jakarta, Kamis (5/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
    Potret para cast angkat tiga jari di sela-sela press conference film Lagi Probation di Jakarta, Kamis (5/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

    Ia juga gak lupa berdiskusi dengan para cast yang notabene berasal dari kalangan Gen Z. Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi Archie untuk mendapatkan perspektif dari mereka, sehingga dapat menghadirkan penggambaran kehidupan kantor di dalam film yang lebih dekat dengan pekerja muda zaman sekarang.

    "Terus banyak nanya sama mereka-mereka (cast) ini sih sebenarnya, karena Gen Z semua, nih," ucap Archie.

    Sementara itu, Samuel Ray selaku penulis asli buku Lagi Probation bercerita kalau sebenarnya kisah ini berangkat dari berbagai curhatan warganet yang ia terima melalui forum konsultasi sewaktu bekerja sebagai HRD. Dari forum tersebut, lahirlah banyak pertanyaan, mulai dari cara membuat CV, hingga tips diterima kerja di perusahaan. Curhatan-curhatan itulah yang kemudian dikembangkan menjadi konten dan dikumpulkan menjadi sebuah buku yang menginspirasi film Lagi Probation.

    "Jadi ini lahir dari netizen, lahir dari teman-teman, dan mudah-mudahan, pesan-pesan, harapan-harapan yang disampaikan bisa relate dengan teman-teman yang lagi kerja, bisa menemani juga teman-teman yang lagi cari kerja," kata Samuel.

    Film Lagi Probation mengisahkan dinamika enam calon karyawan yang sedang menjalani masa probation di sebuah perusahaan bernama Jaya Food. Bintang, Bima, Damai, Velma, Mika, dan Claudia pun harus bersaing untuk memperebutkan satu posisi karyawan tetap di kantor tersebut. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.

Related Articles

See More