Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cerita Anggun C. Sasmi Syuting Para Perasuk vs Reacher, Berkesan Mana?

Cerita Anggun C. Sasmi Syuting Para Perasuk vs Reacher, Berkesan Mana?
potret Anggun C. Sasmi di kantor IDN, Jakarta, Rabu (1/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Jakarta, IDN Times - Anggun C. Sasmi terpantau semakin produktif berkarier sebagai aktris, nih. Pelantun lagu “Mimpi” ini akan tampil di film Para Perasuk sekaligus serial internasional Reacher Season 4, yang keduanya dijadwalkan tayang pada tahun ini.

Kedua proyek tersebut sama-sama istimewa bagi Anggun, dengan Para Perasuk menjadi debut akting perdananya di Indonesia, sementara Reacher merupakan serial kelas dunia yang banyak dinantikan.

Kepada IDN Times, Anggun mengungkapkan bahwa pengalaman syuting kedua proyek tersebut terasa sangat berbeda. Lantas, proyek mana yang berkesan baginya?

1. Anggun C. Sasmi akui standar produksi Hollywood memang lebih ketat dan profesional

potret Anggun C. Sasmi di kantor IDN, Jakarta, Rabu (1/4/2026)
potret Anggun C. Sasmi di kantor IDN, Jakarta, Rabu (1/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam agenda media visit di kantor IDN, Rabu (1/4/2026), Anggun C. Sasmi menjelaskan bahwa syuting film Para Perasuk dilakukan lebih dulu sebelum proyek internasionalnya. Hal ini pun membuatnya bisa merasakan pengalaman sebagai pendatang baru di industri film Indonesia sebelum akhirnya menghadapi standar produksi Hollywood lewat Reacher.

Ia melanjutkan, pengambilan gambar film Para Perasuk dilakukan dua tahun lalu, sekitar 2024, sementara syuting Reacher pada 2025. Nah, karena perbedaan waktu, pengalaman kedua project ini terasa sangat berbeda, terutama dari sisi kondisi cuaca.

“Itu kebalikan, syuting Para Perasuk kepanasan, syuting Reacher, dari kepanasan sampai kedinginan karena 6 bulan di Kanada,” ungkap Anggun C. Sasmi mengingat pengalaman syutingnya di dua project tersebut.

Selain perbedaan cuaca, menurut Anggun, hal yang terasa bisa dilihat dari cara syuting dan sistem produksi. Ia tak menampik bahwa produksi Hollywood memang lebih ketat dan profesional.

“Dan itu gila banget, maksudnya perbedaannya bukan cuma antara perbedaan suhu, tapi juga dari cara bermain, cara production, ini production Amerika kan,” lanjutnya.

2. Ungkap pas syuting Reacher ada sistem hierarki, aktor utama tidak membaur dengan pemain lain

potret Anggun C. Sasmi di kantor IDN, Jakarta, Rabu (1/4/2026)
potret Anggun C. Sasmi di kantor IDN, Jakarta, Rabu (1/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Menurut Anggun, sistem produksi di Reacher sangat terstruktur dan memiliki hierarki, di mana aktor utamanya tidak membaur dengan pemain lain. Bahkan, mereka juga dipisahkan sesuai posisi masing-masing dalam call sheet.

“Di sana ada sistem hierarki, jadi aktor utama, dia tidak membaur dengan aktor-aktor lain. Dipisah gitu loh. Jadi kalau di Reacher ini, misalnya di call sheet itu dia nomor 1, nah dia gak temenan sama yang nomor 2, 3, 4, 5, 6, dan sampai belasan. Tidak. Dan pas syuting juga dipisah,” lanjut artis bernama asli Anggun Cipta Sasmi tersebut.

Kendati demikian, Anggun menekankan bahwa tidak semua aktor mengikuti aturan tersebut karena ada juga pemain yang bersikap rendah hati dan tetap menjalin kebersamaan dengan rekan-rekannya di lokasi syuting.

3. Sebut kebersamaan syuting di film Para Perasuk lebih kerasa

potret Anggun C. Sasmi di kantor IDN, Jakarta, Rabu (1/4/2026)
potret Anggun C. Sasmi di kantor IDN, Jakarta, Rabu (1/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Meskipun aturan di Hollywood sangat ketat, Anggun tetap merasa pengalaman tersebut sangat berharga baginya karena memberi kesempatan untuk belajar disiplin, beradaptasi dengan sistem produksi profesional, dan menambah wawasan tentang dunia perfilman internasional.

“Jadi bagaimana aku menempatkan diri dalam bagaimana caranya beradaptasi aja, dari semua input yang berbeda, dan semua kondisi yang berbeda. Dan senang aja bisa diekspos, bisa terekspos di hal-hal yang berbeda. Ini membuat kaya diri, kan. Aku sekarang ini, yang aku cari itu, pengalaman.”

Meski produksi dan aturan syuting di Indonesia gak seketat produksi Hollywood, Anggun menceritakan bahwa syuting Para Perasuk tetap terasa lebih berkesan baginya karena suasana hangat dan kebersamaan yang tercipta di lokasi syuting.

“Kalau dari sisi yang lain-lain, kebersamaannya enak di sini. Maksudnya syutingnya seru banget,” lanjut Anggun dengan mata yang berkaca-kaca.

Jadi, bagi Anggun C. Sasmi sendiri, pengalaman syuting di Indonesia maupun Hollywood sama-sama berharga, karena masing-masing memberinya pelajaran berbeda, baik dari kehangatan dan kebersamaan di Para Perasuk hingga profesionalisme dan disiplin yang tinggi di Reacher Season 4.

Share
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

10 Aktris Bollywood Debut pada Usia Sangat Muda, Terbaru Sara Arjun

08 Apr 2026, 23:04 WIBHype