Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Lengkap Lini Kompetisi di Cannes Film Festival 2026

Daftar Lengkap Lini Kompetisi di Cannes Film Festival 2026
Lineup Competition Cannes 2026 (festival-cannes.com)
Intinya Sih
  • Cannes Film Festival 2026 menghadirkan deretan sutradara legendaris seperti Pedro Almodóvar, Asghar Farhadi, Hirokazu Kore-eda, dan Ryusuke Hamaguchi dalam lini kompetisi utama.
  • Lineup tahun ini lebih beragam dengan dominasi sineas indie dan film internasional, berbeda dari edisi sebelumnya yang banyak diwarnai produksi Hollywood.
  • Festival film bergengsi ke-79 ini akan digelar pada 12–23 Mei 2026 dengan La Vénus Électrique karya Pierre Salvadori sebagai film pembuka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Para sinefil tengah berada di atas angin dengan pagelaran Cannes Film Festival tahun ini. Sederet sutradara legendaris dari berbagai negara membawa karya terbaru mereka dalam lini kompetisi. Mulai dari Asghar Farhadi, Pedro Almodóvar, Paweł Pawlikowski, Ira Sachs, Hirokazu Kore-eda, László Nemes, hingga Ryusuke Hamaguchi.

Tidak berhenti sampai disitu, lineup Cannes tahun ini jauh lebih beragam karena didominasi oleh sineas indie dan film internasional. Patut diapresiasi mengingat lineup tahun 2025 lalu didominasi oleh produk Hollywood.

Diumumkan baru-baru ini, berikut daftar lengkap film yang siap memperebutkan penghargaan Palme d’Or di Cannes Film Festival 2026. 


1. Amarga Navidad (2026)

Bitter Christmas (2026)
Bitter Christmas (dok. El Deseo/Bitter Christmas)

Seorang direktur melarikan diri dari duka atas kematian ibunya dengan bekerja keras. Namun tubuhnya menyerah dan mengharuskannya untuk beristirahat, memaksanya untuk pergi berlibur dan pergi dari rutinitasnya. Ini merupakan film berbahasa Spanyol pertama Pedro Almodóvar sejak Madres Paralelas yang dirilis pada tahun 2021.


2. Parralel Tales (2026)

Parallel Tales (2026)
Parallel Tales (dok. Lucky Red/Parallel Tales)

Usai lima tahun vakum, sutradara Asghar Farhadi kembali dengan Parallel Tales. Meskipun belum ada detail spesifik mengenai plotnya, film ini memiliki narasi paralel yang mengeksplorasi realitas dan konsekuensi dari setiap pilihan hidup yang dibuat oleh para karakternya.


3. A Woman's Life (2026)

A Woman's Life (2026)
A Woman's Life (dok. Versus Production/A Woman's Life)

Disutradarai oleh Charline Bourgeois-Tacquet, film ini mengisahkan seorang ahli bedah yang mengalami kelelahan ekstrim. Bagaimanapun jam kerja yang panjang dan menjalankan kewajiban sebagai istri sekaligus ibu merupakan pilihan hidupnya. Ritme hidupnya mulai bergeser ketika seorang novelis datang untuk mempelajari pekerjaannya demi proyek buku yang tengah ditulisnya.


4. La Bola Negra (2026)

The Black Ball (2026)
The Black Ball (dok. Movistar+/The Black Ball)

Film drama musikal garapan sutradara Javier Ambrossi ini terinspirasi dari naskah drama Federico García Lorca yang belum selesai. Film ini mengeksplorasi identitas tiga pria queer dari tiga era berbeda yakni tahun 1932, 1937, dan 2017. 


5. Coward (2026)

Coward (2026)
Coward (dok. The Reunion/Coward)

Disutradarai oleh Lukas Dhont, film ini menyoroti upaya para tentara dalam menjaga semangat mereka tetap membara. Disisi lain, masing-masing dari mereka harus mencari cara untuk bertahan dan menjaga kewarasan di belakang garis pertahanan.


6. Das Geträumte Abenteuer (2026)

The Dreamed Adventure (2026)
The Dreamed Adventure (dok. Komplizen Film/The Dreamed Adventure)

Ditulis dan disutradarai oleh Valeska Grisebach, film ini berfokus pada seorang wanita yang tinggal di wilayah perbatasan antara Bulgaria, Yunani, dan Turki. Usai setuju membantu temannya, ia justru terjebak dalam situasi berbahaya. 


7. All of a Sudden (2026)

All of a Sudden (2026)
All of a Sudden (dok. Bitters End/All of a Sudden)

Disutradarai oleh Ryusuke Hamaguchi, seorang direktur panti jompo di pinggiran kota Paris mengadopsi metode Humanitude, sebuah metode perawatan medis yang mengedepankan martabat lansia alih-alih sebagai objek medis. Pertemuannya dengan penulis drama asal Jepang yang sakit parah mengubah hidupnya.


8. The Unknown (2026)

The Unknown (2026)
The Unknown (dok. Ascent Film/The Unknown)

Seorang fotografer introvert, David (Niels Schneider), terobsesi pada seorang wanita di sebuah pesta. Usai mengikutinya, ia mendapati dirinya terbangun di dalam tubuh wanita tersebut. Disutradarai oleh Arthur Harari, film ini disebut-sebut menggabungkan unsur surealis dan folklore.


9. Another Day (2026)

Another Day (2026)
Another Day (dok. Chi-Fou-Mi Productions/Another Day)

Disutradarai oleh Jeanne Herry, film ini mengikuti perjalanan karir seorang aktris muda. Selama delapan tahun ia bergelut dengan pesta glamor, konflik batin, persaingan industri hiburan yang tidak sehat, hingga kecanduan terhadap minuman keras. 


10. Sheep in the Box (2026)

Sheep in the Box (2026)
Sheep in the Box (dok. TOHO/Sheep in the Box)

Di masa depan, pasangan suami istri dapat mengadopsi sebuah humanoid AI sebagai anak mereka. Sebagai salah satu anak emas di Cannes, sutradara Hirokazu Kore-eda kembali dengan membawa Sheep in the Box.


11. Hope (2026)

Hope (2026)
Hope (dok. Forged Films/Hope)

Sebuah penemuan misterius menggegerkan pinggiran kota pelabuhan di wilayah terpencil. Sadar mereka dalam bahaya, para penduduk mati-matian bertahan hidup melawan entitas yang belum pernah mereka temui sebelumnya. Sutradara Na Hong-jin mengusung genre thriller dan sci-fi dalam film teranyarnya. 


12. Nagi Notes (2026)

Nagi Notes (2026)
Nagi Notes (dok. Tokyo Garage/Nagi Notes)

Disutradarai oleh Koji Fukada, film ini mengikuti Yoriko, seorang seniman yang dihantui oleh rasa bersalah dari perselingkuhannya di masa lalu. Sementara Yuri, seorang arsitek yang baru saja bercerai datang untuk mengunjungi temannya. Keduanya bertemu dan seketika menjadi sebuah ajang pencarian jati diri.

13. Gentle Monster (2026)

Gentle Monster (2026)
Gentle Monster (dok. Komplizen Film/Gentle Monster)

Setelah pindah bersama keluarganya ke wilayah pedesaan, seorang pianis ternama menemukan sebuah fakta yang menghancurkan hidupnya. Disutradarai oleh Marie Kreutzer, film ini mengeksplorasi tema kepercayaan dan pengkhianatan.


14. Notre Salut (2026)

A Man of His Time (2026)
A Man of His Time (dok. Kidam/A Man of His Time)

Setibanya di Vichy pada tahun 1940, Henri Marre berupaya mencari posisi di bawah rezim baru dengan naskah politik karyanya, Notre Salut. Di samping ambisinya menyelamatkan Perancis dari kehancuran, ia turut menyelamatkan dirinya sendiri. Film komedi-historical ini disutradarai oleh Emmanuel Marre.

15. Fjord (2026)

Fjord (2026)
Fjord (dok. Mobra Films/Fjord)

Disutradarai oleh Cristian Mungiu, film ini mengisahkan pasangan yang pindah ke desa terpencil di Norwegia untuk memulai hidup baru. Mereka dengan cepat beradaptasi dan berteman baik dengan tetangga lokal, keluarga Halberg. Kekacauan terjadi ketika mereka mendapat pengawasan ketat dari pengadilan Norwegia karena dinilai menerapkan pola asuh yang ekstrem. 


16. The Birthday Party (2026)

The Birthday Party (2026)
The Birthday Party (dok. F Comme Film/The Birthday Party)

Berlatar di pedesaan terpencil di Perancis, seorang suami merencanakan pesta kejutan untuk ulang tahun istrinya. Namun rencananya terusik ketika kejadian-kejadian diluar nalar mengganggu penghuni desa saat malam tiba. Disutradarai oleh Léa Mysius, film ini mengusung genre thriller.

17. Moulin (2026)

Moulin (2026)
Moulin (dok. Mountmartre Films/Moulin)

Disutradarai oleh László Nemes, film biografi ini mengisahkan perjuangan Jean Moulin yang dikirim ke Perancis yang kala itu dikuasai oleh Nazi. Ia mengemban tugas untuk menyatukan jaringan-jaringan utama Perlawanan Perancis pada Perang Dunia II.

18. Fatherland (2026)

Fatherland (2026)
Fatherland (dok. MUBI/Fatherland)

Sutradara Paweł Pawlikowski turut meramaikan Cannes 2026 dengan film drama biografi. Pada tahun 1949, penulis Thomas Mann (Hanns Zischler) dan putrinya, Erika (Sandra Hüller), melakukan perjalanan melintasi wilayah Jerman yang hancur. Mulai dari Frankfurt yang dikuasai oleh Amerika Serikat hingga Weimar yang dikuasai oleh Soviet. 


19. The Man I Love (2026)

The Man I Love (2026)
The Man I Love (dok. Merino Films/The Man I Love)

Film besutan Ira Sachs ini menjadi wakil Amerika Serikat di Cannes 2026. Berlatar di kota New York tahun 1980-an, seorang aktor tengah berjuang melawan penyakit AIDS. Di masa-masa sulit tersebut, ia menemukan celah waktu dimana ia dapat mengeksplor hal-hal berharga dalam hidupnya. 


20. El Ser Querido (2026)

The Beloved (2026)
The Beloved (dok. Movistar+/The Beloved)

Setelah menghabiskan bertahun-tahun dalam pengasingan, seorang sutradara ternama dan putrinya yang mana seorang aktris membuat sebuah film bersama. Secara tidak langsung menuntut mereka untuk menghadapi isu yang telah lama mereka hindari. El Ser Querido disutradarai oleh Rodrigo Sorogoyen. 


21. Minotaur (2026)

Minotaur (2026)
Minotaur (dok. MK Productions/Minotaur)

Disutradarai oleh Andrey Zvyagintsev, film ini berfokus pada seorang direktur perusahaan yang dipusingkan dengan persiapan pemecatan massal para karyawannya. Di saat yang bersamaan, perselingkuhan istrinya terbongkar.

Pagelaran Cannes Film Festival ke-79 ini akan dilaksanakan pada 12–23 Mei 2026 mendatang. La Vénus Électrique karya sutradara Pierre Salvadori menjadi film pembuka salah satu festival film paling bergengsi ini. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Latest in Hype

See More