Dee Lestari Rilis Lagu Hujan Bulan Juni: Tadinya Buat Filmnya

- Dee Lestari merilis lagu 'Hujan Bulan Juni' yang awalnya dibuat untuk film berjudul sama pada 2017, namun sempat tertunda dan baru dirilis pada 10 Juni 2026.
- Sebelum merilis lagu tersebut, Dee telah meminta izin langsung kepada Sapardi Djoko Damono dan mendapat restu, meski sang penyair tidak sempat mendengarkan versi akhirnya.
- Dee menegaskan lagu ini bukan musikalisasi puisi, melainkan karya baru yang terinspirasi dari puisi 'Hujan Bulan Juni' dengan penyesuaian cerita sesuai kebutuhan film.
Jakarta, IDN Times -Dee Lestari akhirnya kembali masuk ke belantika musik Tanah Air. Di tengah garapan baru, ia juga menghadirkan satu karya yang sudah tersimpan di bank lagunya.
Lagu "Hujan Bulan Juni" yang diangkat dari puisi legendaris mendiang Sapardi Djoko Damono siap membuat penggemar ikut menggalau. Dee pun menceritakan sejarah panjang yang melibatkan izin personal dari sang penyair. Bagaimana kisahnya?
1. Lagu Hujan Bulan Juni tadinya ditujukan untuk film berjudul sama

Lagu ini sebenarnya sudah tercipta cukup lama dan awalnya ditujukkan sebagai bagian dari film Hujan Bulan Juni yang rilis pada 2017 lalu. Sayangnya, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan, sehingga Dee Lestari harus kembali menyimpan lagu tersebut.
"Jadi lagu ini sebetulnya tadinya ditujukan untuk mengisi film Hujan Bulan Juni yang dirilis 2017, sudah lama. Jadi saya bikin lagu ini sudah lama banget. Dan karena satu dan lain hal, lagu ini tidak bisa masuk ke dalam film, tapi saya simpan terus," ujar Dee dalam konferensi pers pada Rabu (3/6/2026).
2. Dee Lestari sudah mendapatkan izin dari Sapardi Djoko Damono

Dee memiliki ikatan yang sangat menghargai terhadap sang penyair asli sebelum akhirnya berani merekam lagu ini. Bahkan, ia sempat meminta izin secara langsung untuk bisa merilis lagu ini di lain waktu.
"Dan saya bilang sama Pak Sapardi satu hari lewat email, 'Pak, boleh enggak lagunya satu saat nanti saya rilis?' Dan beliau bilang, 'Dewi, lagu itu milik kamu, puisi itu silakan pakai.' Dan sayangnya beliau tidak sempat mendengarkan lagu ini ketika sudah rampung seperti sekarang."
Meski sang maestro telah berpulang pada 2020 lalu, dukungan emosional tetap mengalir dari pihak keluarga. Istri mendiang Sapardi turut menyaksikan proses penggarapan lagu ini.
3. Dee Lestari tegaskan ini bukan musikalisasi puisi

Berbeda dengan musikalisasi puisi pada umumnya yang hanya mengikuti baris lirik aslinya, Dee melakukan eksplorasi yang lebih dalam. Ia menyesuaikan cerita dalam lagu tersebut dengan kebutuhan visual film saat itu.
"Walaupun 'Hujan Bulan Juni' yang versi saya ini tidak bisa disebut musikalisasi puisi, tapi lebih kepada menggunakan 'Hujan Bulan Juni' puisi sebagai basis dari lagu saya, karena ada pengembangan. Berhubung memang, lagu ini tadinya buat film. Jadi cerita lagunya disesuaikan untuk kebutuhan film saat itu," pungkasnya.
Album terbaru Dee Lestari yang memuat lagu "Hujan Bulan Juni" sudah bisa kamu nikmati di berbagai platform musik digital favoritmu mulai 10 Juni 2026 ini.


















