Dian Sastro dalam konferensi pers pada Selasa (20/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Selain mengingat pengalaman masa kuliah, Dian juga berusaha mengasah kepekaannya terhadap ketidakadilan yang dialami Kinan. Menurutnya, perasaan tersebut perlu diterjemahkan melalui bahasa tubuh dan cara berbicara agar karakternya terasa hidup di layar.
"Yang pasti approach kepada Kinan itu adalah mengasah rasa peka terhadap ketidakadilannya Kinan, dan bagaimana itu dihidupkan lewat gerak tubuh dan juga cara berbicara yang akhirnya menghidupkan karakter Kinan," pungkasnya.
Dalam kesempatan sebelumnya, Dian juga pernah menjelaskan perbedaan sudut pandangnya terhadap peristiwa Reformasi 1998 dan pengalamannya memerankan karakter dalam Laut Bercerita. Saat peristiwa tersebut terjadi, ia masih duduk di bangku SMA dan belum memahami situasi politik secara mendalam.
"Angle-nya berbeda. Waktu saya dulu ngalamin 1998, saya adalah anak SMA. Yang gak tahu apa-apa, yang belajar apa-apa itu dari berita. Dan berita itu kan, pemberitaan juga sangat diorkestrasi juga, ya," ujarnya saat konferensi pers trailer perdana film Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026).
Film Laut Bercerita diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori dan mengangkat kisah perjuangan serta kehilangan dalam masa pergolakan politik Indonesia. Dalam film ini, Dian memerankan Kinan, sementara Reza Rahadian berperan sebagai Biru Laut. Kamu bisa menyaksikan filmnya di bioskop pada 29 Oktober mendatang.