Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Duet Ikonik Penyanyi Rock Perempuan yang Wajib Didengarkan

4 min read
5 Duet Ikonik Penyanyi Rock Perempuan yang Wajib Didengarkan
Sharon Van Etten dan Angel Olsen (youtube.com/Sharon Van Etten)
  • Lima duet penyanyi rock perempuan menonjolkan perpaduan vokal kuat lintas genre, dari folk, punk, indie rock, blues, hingga R&B.
  • Joan Baez-Joni Mitchell dan Lizzy Mercier Descloux-Patti Smith menghadirkan kolaborasi unik melalui pengulangan vokal minimalis serta pembacaan puisi Arthur Rimbaud.
  • Sharon Van Etten-Angel Olsen, Linda Perry-Grace Slick, dan Ruth Brown-Bonnie Raitt mempertemukan generasi berbeda dalam lagu emosional, intens, dan penuh energi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ketika dua penyanyi rock perempuan dengan karakter vokal kuat bertemu dalam satu lagu, hasilnya sering kali terasa jauh lebih istimewa. Bukan sekadar menggabungkan dua suara, duet semacam ini bisa menciptakan warna baru yang tidak akan ditemukan ketika mereka bernyanyi sendiri. Ada yang terdengar lembut dan penuh harmoni, sementara lainnya justru menghadirkan energi yang membuat lagu terasa semakin emosional.

Menariknya, kolaborasi antara para rocker perempuan tidak selalu hadir dalam format lagu rock yang keras. Beberapa justru mengambil pendekatan folk, blues, punk, hingga indie rock untuk menunjukkan kekuatan vokal masing-masing penyanyi. Berikut lima duet ikonik penyanyi rock perempuan yang layak masuk playlist.

  1. 1. 'Dida' — Joan Baez dan Joni Mitchell

    Pertemuan Joan Baez dan Joni Mitchell dalam 'Dida' menjadi salah satu kolaborasi menarik karena kedua penyanyi tersebut sama-sama memiliki posisi penting dalam sejarah musik folk. Lagu ini awalnya ditulis dan direkam Baez secara solo untuk album berbahasa Spanyol Gracias a la Vida pada 1974. Setahun kemudian, lagu tersebut kembali hadir dalam versi yang lebih kaya ketika Mitchell ikut menyumbangkan vokalnya.

    Uniknya, 'Dida' justru tidak memiliki lirik panjang seperti lagu pada umumnya. Baez dan Mitchell hanya memainkan dua suku kata dari judul lagu secara berulang, tetapi keduanya mampu membuatnya terdengar penuh warna. Suara mereka saling mengisi dengan cara yang terasa alami, seolah-olah sedang melakukan improvisasi dalam sebuah pertunjukan kecil.

  2. 2. 'Morning High' — Lizzy Mercier Descloux dan Patti Smith

    'Morning High' mempertemukan dua sosok yang sama-sama punya hubungan kuat dengan dunia punk dan seni eksperimental, Lizzy Mercier Descloux dan Patti Smith. Keduanya berteman dekat ketika Descloux mulai membangun karier musiknya di New York pada akhir 1970-an. Mereka juga memiliki ketertarikan yang sama terhadap karya penyair Prancis Arthur Rimbaud.

    Kesamaan tersebut kemudian menjadi dasar bagi satu-satunya duet rekaman mereka yang benar-benar unik. Lagu ini merupakan pembacaan karya Rimbaud Matinée d'ivresse yang diterjemahkan ke dalam bahasa masing-masing oleh Descloux dan Smith. Musiknya dibuat dengan nuansa gelap dan sedikit menghipnotis sehingga terdengar jauh dari duet rock konvensional.

  3. 3. 'Like I Used To' — Sharon Van Etten dan Angel Olsen

    Sharon Van Etten dan Angel Olsen membawa bentuk duet perempuan ke arah yang lebih modern lewat 'Like I Used To'. Lagu ini dirilis sebagai single pada 2021 setelah keduanya mulai bertukar ide dan bagian lagu selama masa pandemi. Menariknya, mereka sebenarnya sudah saling mengagumi sebelum akhirnya bekerja sama secara langsung.

    Dari sebuah lagu yang masih berupa draft, kolaborasi tersebut berkembang menjadi salah satu duet indie rock yang paling berkesan pada awal dekade 2020-an. 'Like I Used To' memiliki nuansa tentang keluar dari masa sulit dan menemukan kembali semangat untuk menjalani hidup. Meskipun temanya cukup emosional, aransemen musiknya terasa penuh energi sehingga lagu ini tidak terdengar terlalu muram.

  4. 4. 'Knock Me Out' — Linda Perry dan Grace Slick

    'Knock Me Out' menjadi pertemuan dua generasi rocker perempuan dengan karakter vokal yang sama-sama kuat. Linda Perry, yang sebelumnya dikenal sebagai vokalis 4 Non Blondes, memasukkan lagu ini ke dalam album debut solonya In Flight pada 1996. Musiknya memiliki nuansa blues yang gelap dan emosional, hingga kemudian menarik perhatian Grace Slick, vokalis legendaris Jefferson Airplane.

    Perry awalnya merasa gugup ketika Slick datang ke studio, tetapi pertemuan tersebut akhirnya menghasilkan duet yang sangat intens. Slick tidak hanya menyanyikan bagian yang sudah dibuat Perry. Setelah memahami lagu tersebut sebagai kisah tentang hubungan yang menyakitkan, ia menulis sebuah bagian tambahan dari sudut pandang orang lain dalam hubungan tersebut.

  5. 5. '(Mama) He Treats Your Daughter Mean' — Ruth Brown dan Bonnie Raitt

    Duet Ruth Brown dan Bonnie Raitt menjadi salah satu kolaborasi yang terasa spesial karena mempertemukan dua generasi berbeda dalam musik R&B dan blues rock. Brown merupakan salah satu pelopor R&B yang sudah lebih dulu terkenal lewat '(Mama) He Treats Your Daughter Mean,' lagu hit yang dirilis pada 1952.

    Ketika Brown masuk Rock & Roll Hall of Fame pada 1993, Raitt menjadi salah satu sosok yang tepat untuk mendampinginya di atas panggung. Keduanya memang sudah berteman dan memiliki hubungan yang kuat dengan komunitas musik blues serta R&B. Dalam penampilan tersebut, Brown tetap menunjukkan energi dan gaya vokal khasnya meski membawakan lagu lawas dalam versi yang sedikit berbeda dari rekaman aslinya.

    Kelima duet tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara penyanyi rock perempuan bisa menghasilkan banyak warna, mulai dari folk yang lembut hingga blues yang penuh tenaga dan punk yang eksperimental. Dari kelima duet tersebut, mana yang paling ingin kamu dengarkan terlebih dahulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More