Eross So7 dan Roby Geisha Raih Royalti WAMI Periode 2 Tertinggi

WAMI baru saja mengumumkan penyaluran royalti musik kepada sejumlah pencipta lagu untuk periode 2 tahun 2026 ini. Sebagai Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), WAMI telah memverifikasi, mengumpulkan, dan menyalurkan royalti di periode ini ke lebih dari 7 ribu anggota mereka.
Nama Eross Candra Sheila on 7 dan Roby Geisha menjadi beberapa musisi yang mendapat raihan royalti terbanyak dari WAMI. Menunjukkan kalau lagu-lagu yang diciptakan oleh kedua gitaris tersebut banyak dipakai untuk berbagai macam kebutuhan hiburan pada periode ini.
1. Deretan musisi raih royalti WAMI tertinggi periode 2 tahun 2026

Erros Chandra, Roby Geisha dan Baskara Putra (instagram.com/erosschandra | instagram.com/robby_geisha | instagram.com/wordfangs) Selain Eross Chandra dan Roby, WAMI menyebutkan ada beberapa nama pencipta lagu lain yang juga mendapatkan royalti tinggi pada periode ini. Nama yang disebut antara lain ada Baskara Putra, Ade Govinda dan Pasmarizal. Mereka mencetak banyak royalti dari lagu-lagu hits yang telah diciptakan mulai dari "Mangu", "Melompat Lebih Tinggi", "everything u are", "Satu Rasa Cinta", dan "Hal Hebat".
2. Total royalti mencapai 45 miliar

ilustrasi bermain piano (pexels.com/Thong Nguyen) Meski WAMI tidak menyebutkan detail nominal royalti yang diterima masing-masing pencipta lagu, namun mereka mengungkap bahwa periode ini ada sekitar Rp45 miliar total royalti yang sudah disalurkan. Nominal ini jumlahnya meningkat dari periode sebelumnya, dan diakui menjadi sinyal yang positif bagi pertumbuhan industri musik Indonesia.
"Alhamdulillah nilai distribusi pada periode ini mengalami peningkatan. Ini tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi para anggota sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Kami ingin memastikan proses distribusi semakin transparan, akurat dan tepat waktu di setiap periodenya," kata President Director WAMI, Adi Adrian.
3. WAMI mengumpulkan royalti penggunaan musik di platform digital dan non-digital

ilustrasi konser musik (pexels.com/George Charry) Masalah royalti musik sempat ramai dibahas dan menjadi isu yang besar dan penting pada 2025 lalu. Beberapa topik yang dipermasalahkan adalah terkait kejelasan alur hingga transparansi. Sejak Mei 2026, WAMI mengumumkan telah mengelola, mengumpulkan, dan mendistribusikan royalti kepada pencipta-pencipta lagu di Tanah Air.
Perhitungan royalti didapat dari penggunaan karya musik yang digunakan untuk berbagai keperluan hiburan publik dan komersial, baik di platform digital dan non-digital. Penggunaan lagu dalam lingkup publik dan komersial non-digital juga royaltinya akan tetap dihitung, dibantu dikumpulkan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional sebelum akhirnya diverifikasi dan royaltinya diberikan lewat masing-masing LMK.
Sepertinya pendistribusian royalti kini sudah mulai transparan dan jelas, nih.

















