5 Fakta Menarik di Balik Film Resident Evil (2026)

- Sony memenangkan persaingan empat studio untuk mendistribusikan Resident Evil garapan Zach Cregger, yang menulis naskah bersama Shay Hatten.
- Cregger, penggemar game tetapi belum pernah menonton film Resident Evil, membuat cerita orisinal tanpa karakter seperti Leon atau Jill.
- Film tetap berlatar di semesta game dan mengikuti perjalanan tokoh baru; Austin Abrams menjadi pemeran utama bersama Zach Cherry, Kali Reis, Johnno Wilson, dan Paul Walter Hauser.
Sama seperti makhluk (undead) dalam video game-nya, waralaba film Resident Evil seolah gak pernah mati. Terlepas dari pendapat siapa pun mengenai kualitas keseluruhan film-film tersebut, memang gak bisa dipungkiri kalau waralaba ini berhasil meraup pendapatan lebih dari 1,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp21,3 triliun di box office global. Ada pula Zach Cregger, sutradara di balik film Barbarian (2022) dan Weapons (2025), yang juga menyambut antusiasnya dengan Raccoon City. Namun, film garapannya bukanlah adaptasi langsung dari kisah yang ada dalam dunia game buatan Capcom.
Film-film karya Zach Cregger justru suka mematahkan ekspektasi, membuat penonton menebak-nebak soal plot twist dan tema cerita, hingga hari penayangannya tiba. Ingatkah kamu dengan berbagai teori nyeleneh seputar Weapons (2025)? Nah, baru setelah kita nonton filmnya di bioskop dan melihat betapa ngerihnya film itu, kita baru bisa memahami niat serta visi liar sang pembuat film itu. Kali ini, kita akan mengulas informasi mengenai film Resident Evil garapan Cregger. Apa saja ya?
1. Empat studio berebut bekerja sama dengan Zach Cregger untuk Resident Evil (2026)

Zach Cregger di San Diego Comic-Con 2026 (commons.wikimedia.org/ Kevin Paul) Pada Januari 2025, tersiar kabar bahwa Zach Cregger akan menyutradarai dan turut menulis naskah (bersama Shay Hatten) untuk film Resident Evil dengan kisah yang lebih segar dan baru. Berita ini menjadi sorotan besar, mengingat Cregger berhasil membangun reputasi sebagai salah satu talenta baru paling menjanjikan di genre horor. Adapun, maestro film zombi, George A. Romero, sempat ditunjuk oleh Sony Pictures dan Constantin Film pada tahun 1998 untuk menulis dan menyutradarai adaptasi film live action pertama Resident Evil, tapi film garapannya gak pernah terwujud karena naskahnya dianggap gak sesuai dengan keinginan produser. Kini, waralaba tersebut mendapat kesempatan baru di tangan seorang ahli horor masa kini.
Kabar ini gak hanya menggembirakan bagi para fans, tetapi juga memicu kehebohan di kalangan industri film terkait berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun film Weapons belum dirilis pada saat itu, santer terdengar kabar kalau film tersebut sangat bagus. Penilaian itu ternyata akurat. Weapons menuai pujian kritis dan menjadi salah satu film paling sukses di box office pada musim panas 2025.
Dikutip The Hollywood Reporter, empat studio berebut untuk mendapat hak distribusi film Resident Evil garapan Zach Cregger. Coba bayangin deh, padahal belum ada satu pun adegan yang direkam untuk film tersebut, tapi banyak yang ingin terlibat hanya karena mendengar kabar kalau naskahnya karya Cregger dan Hatten. Ini menandakan bahwa sangking percayanya studio terhadap kemampuan Cregger yang dianggap mampu menghasilkan karya yang hebat. Pada akhirnya, Sony memenangkan persaingan tersebut.
2. Zach Cregger belum pernah menonton satu pun film Resident Evil sebelumnya

Resident Evil: Extinction (dok. Constantin Film/Resident Evil: Extinction) Hmm, coba deh, kesampingkan dulu pendapat kamu tentang film-film Resident Evil. Entah kamu suka atau bahkan membencinya, tapi ada satu hal yang pasti, kalau film-film tersebut sudah menjadi fenomena budaya populer di masyarakat. Bahkan kamu yang belum pernah memainkan game-nya, kemungkinan besar pernah menonton salah satu filmnya. Yah, hampir semua orang.
Saat tampil di acara Double Toasted pada September 2025, Zach Cregger melontarkan pernyataan yang bikin kaget, nih. "Saya penggemar berat game-nya (Resident Evil)," ujarnya. "Saya belum pernah menonton film Resident Evil satu pun, jadi saya rasa para fans fanatik waralaba film ini gak siap dengan apa yang akan saya kerjakan. Tapi, menurut saya, para fans game-nya justru akan sangat antusias."
Komentar Zach Cregger ternyata disambut positif oleh komunitas Resident Evil, lho. Meskipun gak semua orang membenci film-film Resident Evil sebelumnya, banyak yang memandang film-film tersebut gak berhasil menangkap esensi dari seri game-nya. Oleh sebab itu, para fansnya lebih mengharapkan film orisinal yang lebih setia pada nuansa game-nya dibandingkan film-film yang sudah ada.
3. Film Resident Evil garapan Zach Cregger gak menampilkan karakter dari game-nya

Leon S. Kennedy (dok. Capcom/Resident Evil) Fans Resident Evil pasti sudah melihat versi live action dari karakter-karakter game yang digemari, seperti Chris Redfield, Jill Valentine, Claire Redfield, dan Leon S. Kennedy, dalam film-film sebelumnya. Meskipun kualitas karakter-karakter tersebut masih diperdebatkan, tapi seenggaknya mereka pernah dihadirkan dalam bentuk nyata.
Namun, Zach Cregger gak berencana mengambil karakter apa pun dari game tersebut karena satu alasan. "Karya ini tetap setia pada lore (latar cerita) game-nya, hanya saja ceritanya berbeda," ujar Cregger kepada Inverse. "Saya gak akan menceritakan kisah Leon, karena kisah Leon sudah diceritakan dalam game. Para fans tentunya sudah tahu."
Lalu, ada pula masalah lain yang kerap menjadi momok bagi komunitas fansnya, yaitu huru-hara seputar pemilihan pemeran (casting) dalam film garapan Zach Cregger ini. Kamu pasti masih ingat kecaman pedas terkait penampilan para pemeran serial The Last of Us (2023). Pasti ada aja orang yang mengeluh tentang pemerannya dan dibanding-bandingkan dengan game-nya. Nah, itulah kenapa, mungkin Zach Cregger mengambil keputusan yang tepat dengan gak menampilkan karakter-karakter kesayangan tersebut dalam film Resident Evil garapannya.
4. Film Resident Evil (2026) masih berlatar di semesta video game Resident Evil yang sudah ada

cuplikan dalam film Resident Evil 2026 (dok. Columbia Pictures/Resident Evil) Meskipun ada kekhawatiran saat Zach Cregger memutuskan untuk memilih cerita orisinal dalam adaptasi game Resident Evil, tapi Cregger menegaskan kalau versi Resident Evil garapannya gak akan menampilkan karakter-karakter yang sama. "Kisahnya sangat setia pada pengalaman bermain game-nya," ujar Cregger. "Ceritanya berlatar di dunia game tersebut, tapi yang terpenting, perjalanan yang kamu alami sebagai penonton film ini akan serupa dengan perjalanan kamu sebagai pemain saat memainkan game-game tersebut. Artinya, cerita ini mengikuti satu tokoh utama dari titik A ke titik B saat mereka terus terperosok semakin dalam ke dalam neraka."
Harus diakui, film-film Resident Evil lainnya juga pernah menyimpang dari seri video game-nya dan sering kali punya jalur cerita yang unik. Seri game-nya sendiri pun demikian. Waralaba ini memang selalu mengalami perubahan konsep, seperti yang terlihat pada kemunculan Ethan Winters serta alur ceritanya dalam game Resident Evil 7: Biohazard dan Resident Evil Village. Nah, oleh karena itu, canonnya (alur cerita resmi) bergantung pada sudut pandang masing-masing aja, nih. Jadi, apa yang dibuat Cregger dalam film Resident Evil garapannya bukanlah hal yang sepenuhnya baru bagi waralaba ini.
5. Austin Abrams jadi pemeran utama yang cocok untuk Resident Evil (2026)

cuplikan dalam film Resident Evil 2026 (dok. Columbia Pictures/Resident Evil) Film Resident Evil garapan Zach Cregger menampilkan bintang yang gak asing bagi para fans Weapons dan Euphoria. Pada Maret 2025, Austin Abrams dikabarkan sedang mempertimbangkan peran dalam film ini, dan keterlibatannya pun akhirnya dikonfirmasi kemudian. Selain itu, Cregger sempat membahas keterlibatan Abrams dalam Resident Evil saat diwawancarai oleh Ringer Movies pada Agustus 2025. Tara, memang dia yang jadi pemeran utamanya.
"Resident Evil adalah proyek bagi saya untuk bersenang-senang," ujar sang pembuat film. "Ini adalah kesempatan bagi saya untuk melepas penat dan membuat sesuatu yang mirip dengan Evil Dead 2, seperti bereksperimen gila-gilaan dengan kamera. Austin Abrams, yang memerankan James di Weapons, akan menjadi andalan saya. Austin adalah nyawa dari film ini. Saya sangat menyukai Austin. Kerja sama kami sangat luar biasa, dan menurut saya ini adalah cerita yang unik, seru, dan benar-benar liar."
Nah, Austin Abrams beradu akting dengan Zach Cherry (aktor Severance) sebagai Dave, seorang peneliti yang bekerja untuk Umbrella Corp, Kali Reis (True Detective) sebagai Pauline, seorang anggota operasional taktis Umbrella Corp, Johnno Wilson (Twisted Metal) sebagai Max, serta Paul Walter Hauser (Black Bird dan Cobra Kai) sebagai Carl.
Film Resident Evil (2026) masih tayang lho di bioskop. Jika kamu penasaran dengan cerita dan ketegangannya, buruan deh, nonton filmnya.




















