Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa yang Terjadi di Ending Resident Evil 2026?

7 min read
Apa yang Terjadi di Ending Resident Evil 2026?
cuplikan dalam film Resident Evil 2026 (dok. Columbia Pictures/Resident Evil)
  • Resident Evil (2026) mengikuti Bryan, kurir medis yang mengantar senyawa penawar ke Raccoon City saat wabah mutasi mengubah manusia dan hewan menjadi monster.
  • Setelah Carl dan Maxine tewas, Bryan berhasil mengirim sampel ke ilmuwan Umbrella. Namun ia bermutasi, membunuh ilmuwan, sementara vaksin terjatuh dari gedung.
  • Akhir film menyoroti kecemasan Bryan terhadap kehamilan Michelle dan perubahan hidup. Cregger memiliki ide lanjutan, tetapi masa depan sekuel belum jelas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Artikel ini mengandung spoiler bagi yang belum nonton film Resident Evil (2026).

Seperti yang mungkin kamu tahu, Hollywood gak ada henti-hentinya memproduksi film Resident Evil. Sejak awal 2000-an, kita sudah disajikan dengan tujuh film adaptasi dari game horor populer tersebut, yang sebagian besar menampilkan Milla Jovovich sebagai tokoh utama, yaitu Alice. Namun, ada satu hal yang sangat berbeda dengan Resident Evil (2026).

Sutradara Zach Cregger melanjutkan kiprahnya setelah film Weapons (2025)—yang mengantarkan Amy Madigan meraih Oscar sebagai Aktris Pendukung Terbaik berkat perannya sebagai Aunt Gladys—dengan karya terbaru dalam saga Resident Evil (2026) ini. Bedanya, tidak ada sosok Alice, Claire Redfield, ataupun Leon Kennedy di sini. Cerita ini hanya berfokus pada Bryan (Austin Abrams), seorang kurir medis yang ditugaskan mengantar paket khusus ke Raccoon City, tepat setelah kota itu dipenuhi manusia yang bermutasi menjadi monster mengerikan.

Mengingat banyaknya film Resident Evil sebelumnya, baik live action maupun animasi, hadirnya nuansa baru ini tentu menjadi penyegaran bagi fans Resident Evil. Memang gak diragukan lagi, film garapan Cregger ini akan menempati posisi yang bagus di antara banyaknya film Resident Evil.

Namun, apakah Resident Evil (2026) ini hanya akan menjadi satu-satunya film, ataukah Cregger lagi merintis waralaba baru yang siap dikembangkan di masa mendatang? Nah, berikut kita akan membahas mengenai akhir cerita Resident Evil (2026).

  1. 1. Resident Evil 2026 bercerita tentang apa?

    cuplikan dalam film Resident Evil 2026
    cuplikan dalam film Resident Evil 2026 (dok. Columbia Pictures/Resident Evil)

    Bryan adalah seorang kurir medis yang digambarkan berseteru lewat telepon dengan kekasihnya, Michelle. Michelle sedang hamil dan Bryan bingung harus berbuat apa. Namun, ia berencana segera pulang agar mereka bisa membicarakannya lebih lanjut.

    Akan tetapi, Bryan menerima permintaan untuk mengantarkan paket ke Raccoon City General dengan bayaran dua kali lipat karena lokasinya berada di luar zona pengiriman biasanya. Bryan menerima pekerjaan itu dan berkendara menuju Raccoon City di tengah badai salju lebat. Namun, di tengah jalan, ia malah menabrak seorang perempuan yang tiba-tiba berjalan ke tengah jalan.

    Seorang polisi menghentikan laju kendaraan Bryan dan menawarkan diri untuk mengawalnya ke rumah sakit sembari membawa perempuan tersebut. Namun, mobil polisi itu mengalami kecelakaan dan terbalik. Bryan pun menyadari bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh perempuan tersebut, yang berubah menjadi ganas.

    Bryan bersembunyi di sebuah lumbung terdekat, di mana ada seekor anjing yang ingin menyerangnya. Ada sesuatu yang gak beres dengan anjing itu. Sebab, anjing itu mengeluarkan tentakel dari mulutnya yang menganga.

    Bryan mencoba menghubungi Michelle dari dalam rumah yang didatangi Bryan. Michelle menelepon balik saat pemilik rumah ingin menyerang Bryan, sehingga Bryan gak bisa menjawab panggilan itu dan terpaksa melarikan diri. Sementara itu, pemilik rumah dan perempuan yang ia tabrak tadi menyatu menjadi satu entitas.

    Bryan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dan bertemu dengan seorang anak di dalam sebuah RV yang kakinya berubah menjadi tentakel. Anak itu menggigit lengan Bryan sebelum Bryan menembak wajahnya. Bryan terus bergerak, sementara sekumpulan monster mirip tikus bergabung membentuk entitas mengerikan di belakangnya, hingga akhirnya Bryan dijemput oleh Carl (Paul Walter Hauser) dan Maxine (Kali Reis), karyawan Umbrella Corporation. Mereka memberi tahu Bryan bahwa paket yang dibawanya berisi senyawa yang dapat menyempurnakan obat penawar untuk wabah virus yang telah melanda Raccoon City.

  2. 2. Apa yang terjadi di akhir Resident Evil?

    cuplikan dalam film Resident Evil 2026
    cuplikan dalam film Resident Evil 2026 (dok. Columbia Pictures/Resident Evil)

    Sangat disayangkan, Maxine dan Carl tewas dibunuh oleh makhluk-makhluk tersebut, sehingga Bryan turun ke saluran pembuangan untuk melarikan diri dari rat king (raja tikus). Ia berhasil mencapai jalanan di mana monster-monster melompat dari atap gedung untuk mengejarnya, tapi mereka justru jatuh dan mati seketika saat menghantam tanah. Akhirnya, Bryan tiba di gedung parkir Raccoon City General, tapi lift di sana gak berfungsi. Ia meninggalkan pesan suara untuk Michelle dan meminta maaf karena sempat kesal saat mendengar Michelle hamil. Bryan pun bilang kalau satu-satunya keinginannya saat itu adalah kembali kepada Michelle.

    Melalui kamera pengawas, Dave (Zach Cherry)—seorang ilmuwan Umbrella—menginstruksikan Bryan untuk menaiki tangga dan membawa tabung sampel ke lantai 28. Bryan sempat menaiki beberapa lantai sebelum kelelahan dan beralih menggunakan lift. Namun, ia kemudian diincar oleh monster penyembur asam dan sang rat king. Bryan terpaksa berjalan melewati bangsal bersalin yang dipenuhi bayi-bayi monster—sebuah momen yang sarat makna metaforis.

    Bryan pun hanya bisa mencapai lantai 28 lewat jembatan penghubung antargedung (skywalk) yang telah hancur sebagian. Bryan melihat rat king sedang memanjat dinding luar rumah sakit untuk mengejarnya. Namun, ia berhasil mengecoh sekumpulan makhluk lain yang mengejarnya hingga mereka jatuh dari jembatan yang rusak itu. Jatuhnya makhluk-makhluk tersebut turut menjatuhkan rat king hingga menghantam tanah jauh di bawah.

    Bryan menyerahkan senyawa tersebut, yang segera digunakan oleh para ilmuwan untuk meracik obat penawar. Namun, tubuh Bryan justru mengalami mutasi gak terkendali. Ia berubah menjadi monster dan membunuh para ilmuwan yang berusaha (tapi gagal) menyuntikkan vaksin tersebut ke tubuhnya. Ilmuwan terakhir yang selamat justru gak sengaja menjatuhkan alat suntik itu dari gedung, tepat saat helikopter-helikopter mendekati Bryan yang kini telah berubah wujud menjadi monster dan meraung dengan suara yang mengerikan.

  3. 3. Apa makna dari akhir cerita Resident Evil 2026?

    cuplikan dalam film Resident Evil 2026
    cuplikan dalam film Resident Evil 2026 (dok. Columbia Pictures/Resident Evil)

    Resident Evil (2026) bisa dibilang bikin geregetan banget, karena berakhir dengan tragedi. Yap, jika kamu peka, Bryan menerima pekerjaan tambahan itu bukan hanya karena bayarannya yang lebih besar, melainkan karena ingin menunda obrolannya yang canggung dengan pasangannya saat tahu kekasihnya hamil.

    Namun, setelah menghadapi berbagai monster dan terpaksa membunuh banyak orang, membesarkan anak jadi gak terdengar seburuk itu bagi Bryan. Sayangnya, Bryan gak akan pernah mendapat kesempatan untuk berbicara lagi dengan Michelle karena ia bermutasi menjadi monster. Ditambah lagi, jarum suntik berisi obat penawarnya kemungkinan besar sudah hancur.

    Zach Cregger mengungkapkan kepada IndieWire bahwa Resident Evil (2026) sebenarnya mencerminkan kecemasannya sendiri mengenai kemungkinannya untuk memiliki anak suatu hari nanti. Sutradara berusia 45 tahun itu menjelaskan bahwa ia memasukkan sebagian dari dirinya ke dalam karakter protagonisnya. Ia pun ingin memperlihatkan bagaimana Bryan menghadapi dua situasi menakutkan dalam hidupnya.

    "Rasanya seperti, apakah saya akan merangkul perubahan dan melangkah maju menuju sesuatu yang menakutkan tapi berpotensi memperbaiki hidup saya?" ujar Cregger. "Atau apakah saya akan bersikeras mempertahankan keadaan, mencoba menghentikan waktu dan tetap berada di posisi saya saat ini, yang terasa nyaman, meskipun sebenarnya hal itu mustahil dilakukan?"

    Jadi, bisa dibilang, Resident Evil (2026) berkisah tentang perubahan—baik itu perubahan dalam hubungan maupun perubahan mengerikan pada tubuh manusia. Nah, jika kita berpikir bahwa melarikan diri dari suatu situasi adalah ide yang bagus, kita akhirnya menyadari bahwa keraguan dan sikap pengecut justru bisa berujung pada sesuatu yang jauh lebih buruk.

  4. 4. Apakah Resident Evil (2026) akan ada franchise-nya?

    cuplikan dalam film Resident Evil 2026
    cuplikan dalam film Resident Evil 2026 (dok. Columbia Pictures/Resident Evil)

    Meskipun bikin penasaran, agaknya film Resident Evil yang baru ini gak diniatkan untuk dijadikan sebuah waralaba (franchise). Apalagi saat kita dibuat kecewa kalau tokoh utamanya, Bryan, berubah menjadi monster mengerikan di akhir cerita. Jadi, kayaknya gak ada harapan untuk melanjutkan film ini. Namun, ada kemungkinan film ini bisa mengawali seri bergaya antologi di mana setiap bagian baru menampilkan karakter yang berbeda, atau bahkan mungkin menghadirkan tokoh-tokoh ikonik dari video game-nya di kemudian hari. Namun, untuk saat ini, masa depan Resident Evil (2026) di layar lebar masih belum jelas.

    Zach Cregger mengungkapkan kepada Polygon bahwa ia memang punya ide untuk cerita-cerita selanjutnya dalam semesta ini. "Sekarang setelah film ini rampung, saya tidak bisa menahan diri. Begitulah cara kerja otak saya. Saya sudah punya ide lain tentang apa yang mungkin terjadi." Namun, karena ia sudah memiliki proyek lain yang menanti, sekuel Resident Evil yang disutradarainya kemungkinan baru akan terealisasi dalam waktu yang cukup lama.

    Sementara itu, film Cregger berikutnya adalah sebuah cerita fiksi ilmiah orisinal berjudul The Flood. Film ini dijadwalkan rilis pada 11 Agustus 2028. Cregger juga percaya diri bahwa film ini mungkin menjadi karya terbaik yang pernah dia tulis. Mengingat rekam jejaknya sejauh ini lewat film Barbarian, Weapons, dan kini Resident Evil—yang mendapat sambutan sangat positif dari para kritikus—bukan hal mustahil lagi jika Cregger mampu membuat karya masterpiece.

    Sony kemungkinan besar juga menginginkan lebih banyak lagi film Resident Evil, mengingat film ini diprediksi akan meraup pendapatan antara 35-50 juta dolar AS (Rp620 miliar-Rp886 miliar) pada akhir pekan pembukaannya. Pendapatan yang akan menjadikannya debut terbaik dibandingkan dengan semua film Resident Evil sebelumnya. Yap, Sony bisa saja melanjutkan Resident Evil tanpa Cregger, tapi belum ada kabar mengenai hal tersebut. Untuk saat ini, Cregger adalah salah satu nama yang paling dicari di Hollywood. Jadi, sangat luar biasa saat ia menghadirkan cerita orisinal sekaligus menyegarkan lewat sebuah waralaba populer sekelas Resident Evil.

    Nah, film Resident Evil (2026) sendiri sudah rilis di bioskop Indonesia pada 16 September 2026. Bagi kamu yang penasaran, wajib banget nonton keseruan filmnya, nih!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More