Fan Meeting Perdana Cheng Lei di Jakarta, Ciptakan Memori Manis

- Cheng Lei menggelar fan meeting perdana sebagai International Global Ambassador iQIYI di Gandaria City, Jakarta, pada 12 September 2026, disambut ribuan penggemar yang memenuhi area panggung hingga tiga lantai mal.
- Meski sempat terlihat canggung, Cheng Lei makin santai berkat interaksi bersama Indra Herlambang, termasuk mencicipi kuliner Indonesia, menjawab pertanyaan, serta menunjukkan gaya bicara lembut dan gestur sederhana.
- Acara diisi permainan, tantangan, dan interaksi di panggung yang mendekatkan Cheng Lei dengan penggemar; ia menutup pertemuan dengan sapaan “sayang-sayangku” sambil melambaikan tangan ke berbagai arah.
Jakarta, IDN Times - Cheng Lei akhirnya sukses menggelar fan meeting perdananya di Jakarta sebagai International Global Ambassador iQIYI. Berlangsung meriah di Mini Atrium Gandaria City, Sabtu (12/9/2026), acara tersebut menjadi momen spesial yang meninggalkan banyak kenangan manis, terutama bagi penggemar.
Awalnya, saya sempat merasa aktor How Dare You!? ini masih terlihat sedikit canggung untuk berinteraksi dengan penggemar. Suaranya yang lembut bahkan sempat tenggelam di antara pekik penggemar yang terus bersahutan memenuhi area acara. Namun, suasana perlahan mencair berkat kepiawaian Indra Herlambang dalam membangun suasana, sehingga berhasil membuat Cheng Lei terlihat lebih nyaman dan beberapa kali tertawa lepas saat berinteraksi dengan para penggemar.
Seiring berjalannya waktu, ekspresi Cheng Lei pun semakin santai. Berbagai games, tantangan, hingga momen ketika ia membaca pesan dari penggemar pun menjadi bagian dari pertemuan perdana yang terasa berkesan.
1. Penggemar membludak, antusiasme sambut Cheng Lei berasa banget

fan meeting Cheng Lei di Mini Atrium Gandaria City, Sabtu (12/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Fan meeting Cheng Lei ini dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Tapi jangan salah! Demi menyambut kedatangan kaisar tiran di serial How Dare You!? tersebut, para penggemar rela datang lebih pagi.
Saat tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, saya melihat area panggung fan meeting sudah dipadati penggemar. Mereka pun terlihat antusias tampil dengan gaya terbaik masing-masing, seolah ingin menunjukkan bahwa fan meeting perdana Cheng Lei ini sebagai momen yang spesial. Gemas banget!
Di sisi lain, saya gak menyangka jika keramaian tersebut ternyata belum seberapa. Setelah mengikuti wawancara eksklusif dan press conference bersama Cheng Lei, saya kembali ke area fan meeting tersebut sekitar pukul 13.16 WIB. Dari tangga eskalator yang berada tepat di sebelah panggung, saya melihat pemandangan yang jauh lebih ramai. Bukan hanya area panggung yang dipenuhi penggemar. Setidaknya tiga lantai mal juga tampak dipadati fans yang sudah tidak sabar menanti kehadiran aktor asal China tersebut. Dari atas eskalator, riuh suara mereka bahkan sudah terdengar jelas.
Sekitar pukul 14.00 WIB, Cheng Lei akhirnya tiba. Kedatangannya pun terasa dramatis karena sang aktor juga turun melewati eskalator. Mengiringi momen tersebut, suara penggemar bergemuruh kencang di Gandaria City, seolah benar-benar sedang menyambut kedatangan seorang kaisar. Hihihi~
Saat itu, semua mata tertuju kepada Cheng Lei yang tampil cool sambil melambaikan tangan kepada penggemar. Riuh histeris pun semakin tak terbendung saat ia menyapa dalam bahasa Indonesia.
“Aku Cheng Lei. Aku cinta kamu,” kata Cheng Lei dengan nada malu-malu, tapi terdengar soft spoken.
Di momen tersebut, Cheng Lei tampak seolah tak menyangka melihat penggemar akan se-membludak itu. Pandangan matanya sempat menyapu para penggemar yang memenuhi area panggung, sebelum kemudian tertuju pada lantai-lantai mal yang juga dipadati fans. Sambutan meriah ini pun menjadi awal pertemuan Cheng Lei dengan para penggemar Indonesia yang berlangsung penuh antusiasme.
2. Aslinya soft spoken dan bikin meleleh!

fan meeting Cheng Lei di Mini Atrium Gandaria City, Sabtu (12/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Menurut saya, suasana di awal fan meeting sempat terasa sedikit canggung. Cheng Lei terlihat kalem mengikuti rangkaian acara sesuai alurnya. Namun, seiring berjalannya waktu, kepiawaian Indra Herlambang sebagai pembawa acara dalam mencairkan suasana perlahan membuat Cheng Lei semakin nyaman, terutama ketika ia diajak mencicipi berbagai kuliner tradisional Indonesia.
Di sinilah saya menyadari bahwa Cheng Lei sepertinya memang bukan tipe yang menunjukkan reaksi secara berlebihan. Ia lebih banyak merespons dengan senyum, tertawa kecil, serta gestur sederhana. Tapi jangan salah! Beberapa hal sederhana dari sang aktor justru bikin meleleh.
Saat mencicipi lemper, misalnya. Alih-alih langsung menyantapnya, Cheng Lei secara tak terduga langsung mengambil inisiatif untuk memotong lemper tersebut agar bisa mencicipinya bersama Indra Herlambang. Sederhana memang, namun fans yang menyadari momen itu langsung meleleh dan bergumam, ‘Aaaa.’ Termasuk juga saya. Hihihi.
Gak sampai di situ saja, momen kecil lainnya yang menurut saya cukup gemas adalah ketika Cheng Lei akan mencicipi jamu. Saat itu, ia sempat mengayunkan cangkir ke arah penggemar, seolah-olah mengajak mereka ikut bersulang. Sekilas, gestur tersebut terasa familiar seperti adegan dalam drama China.
Bukan hanya gesturnya yang membuat saya gagal fokus. Sepanjang acara, Cheng Lei juga menunjukkan sisi dirinya yang ternyata benar-benar soft spoken. Ia berbicara dengan tempo yang tenang, menggunakan intonasi lembut, dan hampir tidak pernah menunjukkan respons yang berlebihan ketika menjawab pertanyaan.
Bahkan ketika mendapat pertanyaan dari para penggemar, Cheng Lei terlihat mengambil waktu sejenak untuk memahami pertanyaan sebelum memberikan jawaban. Responsnya pun disampaikan dengan tenang dan tulus. Ada kalanya ia tersenyum kecil atau tertawa sebelum menjawab, sehingga suasana terasa lebih seperti sedang mengobrol santai daripada berada dalam sebuah fan meeting.
Menurut saya, gaya Cheng Lei yang kalem ini menjadi daya tarik tersendiri. Ia tidak perlu melakukan aksi berlebihan untuk membuat penggemar berseru. Cukup dengan suara lembut, senyum kecil, atau gesture sederhana, suasana di venue bisa kembali dipenuhi suara, “Aaaa!”
3. Tutup fan meeting dengan hangat, panggil fans dengan sebutan sayang-sayangku

fan meeting Cheng Lei di Mini Atrium Gandaria City, Sabtu (12/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Selama acara fan meeting, Cheng Lei juga berusaha membangun suasana dengan berinteraksi langsung bersama para penggemarnya melalui berbagai sesi permainan. Mulai dari menebak judul drama lewat emoji hingga bermain bersama fans di atas panggung. Saat itu, setiap momen membuat jarak antara ia dan penggemar terasa semakin dekat karena Cheng Lei juga beberapa kali memberikan respons spontan terhadap tingkah dan jawaban para penggemar. Seru banget, kan?
Kedekatan itu pun terasa semakin manis menjelang akhir acara. Ia berpamitan dengan menggunakan sapaan khusus untuk para penggemar dengan menyebut mereka sebagai “sayang-sayangku”.
“Bye, sayang-sayangku,” kata Cheng Lei dengan nada lembutnya yang membuat fans semakin histeris.
Cheng Lei juga beberapa kali melambaikan tangan ke arah penonton dari berbagai sudut. Ia bahkan tak lupa berpamitan dengan penggemar yang berada di lantai atas, seolah ingin memastikan semua yang hadir mendapat kesempatan untuk melihat dan disapa olehnya secara langsung. Bagi penggemar yang sejak pagi sudah datang dan memenuhi area Gandaria City, sapaan tersebut tentu menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan.
Pada akhirnya, fan meeting perdana Cheng Lei di Jakarta ini pun ditutup dengan suasana yang hangat dan meninggalkan kesan manis bagi penggemar.




















