press conference film Operasi Pesta Copet di XXI Plaza Senayan, Selasa (18/8/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Operasi Pesta Copet memang tercatat sebagai debut layar lebar Ojan Sisitipsi. Kendati demikian, ia sebenarnya sudah cukup akrab dengan dunia pertunjukan. Bahkan sebelumnya, Ojan pernah diajak Edy Khemod untuk menjadi tokoh utama Ken Arok dalam pementasan megah Rock Opera Ken Arok karya mendiang Harry Roesli di Synchronize Festival 2024.
Nah, pengalaman tersebut yang kemudian menjadi salah satu alasan Edy Khemod menggandeng Ojan untuk memerankan karakter Silet di Operasi Pesta Copet. Menurut Edy, teater dan film memang memiliki karakter yang berbeda. Namun, ia justru melihat Ojan mampu mencuri perhatian setiap kali muncul dalam sebuah adegan.
“Salah satunya gara-gara itu. Udah kerja sama, udah ngelihat. Meskipun waktu itu teritorinya masih teater. Karena kan teater sama film berbeda. Cuman justru gue merasa ojan di sini sangat steal the show. Maksudnya setiap ada kemunculannya dia di frame tuh selalu menyita perhatian,” kata Edy Khemod dengan nada antusias.
Ojan pun kemudian menceritakan proses casting yang dijalaninya. Ia mengaku mendapat kabar dari produser James Erlangga sebelum akhirnya mengikuti casting yang uniknya dilakukan secara daring melalui Zoom.
“Dikabarin sama Bang James. Habis itu kita casting. Casting-nya via Zoom,” ungkap Ojan.
Menurut Ernest Prakasa, Silet merupakan salah satu karakter yang proses casting-nya cukup alot. Tim produksi bahkan melakukan casting terhadap cukup banyak kandidat untuk menemukan pemeran yang tepat. Namun, setelah melihat hasil casting Ojan, Ernest dan tim akhirnya yakin untuk memilihnya, meski ia belum pernah bermain film sebelumnya.