Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film 2026 yang Gagal Memenuhi Ekspektasi, padahal Dinanti

5 Film 2026 yang Gagal Memenuhi Ekspektasi, padahal Dinanti
Supergirl (dok. Warner Bros./Supergirl)
  • Scream 7 meraih pembukaan box office kuat, tetapi dinilai terlalu mengandalkan nostalgia dan karakter lama tanpa cukup ide baru untuk menyegarkan formula waralaba.
  • Versi live-action Moana dianggap terlalu mirip animasinya, sementara visual, CGI, dan color grading dinilai belum menangkap kehangatan serta warna khas versi asli.
  • Supergirl, The Drama, dan The Bride! sama-sama memiliki pemeran menonjol, tetapi dikritik karena cerita yang kurang rapi, arah naratif tak sesuai ekspektasi, atau naskah kehilangan fokus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tahun 2026 menghadirkan banyak film yang sejak awal sudah menarik perhatian penonton. Ada yang mengandalkan nama besar aktor, sutradara ternama, waralaba populer, hingga cerita yang sebelumnya sudah memiliki banyak penggemar. Tidak heran kalau ekspektasi terhadap beberapa film tersebut begitu tinggi bahkan sebelum tayang di bioskop.

Namun, antisipasi yang besar ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhirnya. Beberapa film memang tidak sepenuhnya buruk dan masih memiliki sejumlah kelebihan, tetapi eksekusinya dianggap belum mampu memuaskan harapan penonton. Berikut lima film 2026 yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi meski sebelumnya sudah sangat dinanti.

  1. 1. Scream 7

    Scream 7
    Scream 7 (dok. Paramount Pictures/Scream 7)

    Scream 7 datang dengan ekspektasi yang sangat tinggi karena membawa kembali sejumlah nama penting dari sejarah waralaba tersebut. Neve Campbell kembali sebagai Sidney Prescott, sementara Matthew Lillard juga ikut meramaikan film ini. Kehadiran Kevin Williamson, penulis film Scream pertama, semakin membuat penggemar berharap bahwa seri ketujuh ini akan kembali menemukan formula yang membuat waralabanya begitu spesial.

    Dari sisi box office, film ini memang berhasil menarik perhatian besar dan mencatat pembukaan yang kuat. Namun, masalah muncul ketika ekspektasi penonton tidak berhenti pada angka penjualan tiket. Sebagian penonton dan kritikus merasa Scream 7 terlalu mengandalkan nostalgia dan karakter lama tanpa memberikan cukup banyak ide baru untuk menyegarkan formula yang mulai terasa berulang.

  2. 2. Moana

    Moana
    Moana (dok. Disney/Moana)

    Sulit untuk membantah bahwa Moana adalah salah satu film animasi Disney yang memiliki basis penggemar yang sangat kuat. Film animasinya sukses besar, lalu dilanjutkan dengan sekuel yang juga mendapat perhatian luas. Karena itu, keputusan Disney untuk membuat versi live-action sebenarnya sudah hampir pasti akan mengundang rasa penasaran. Penonton tentu ingin melihat bagaimana petualangan Moana menjelajahi lautan dalam bentuk nyata.

    Sayangnya, versi live-action ini dianggap tidak menawarkan alasan yang cukup kuat untuk dibuat. Cerita utamanya masih sangat dekat dengan film animasi, sehingga sebagian penonton merasa hanya mendapatkan pengalaman yang sama dalam bentuk yang berbeda. Persoalan lain muncul dari visual, CGI, dan color grading yang dianggap kurang mampu menghadirkan kehangatan serta warna-warni khas animasi aslinya.

  3. 3. Supergirl

    Supergirl
    Supergirl (dok. Warner Bros./Supergirl)

    Kesuksesan dan respons terhadap film-film awal DC Universe baru membuat Supergirl memiliki modal besar sebelum dirilis. Penonton sudah mulai memberikan kesempatan kepada semesta baru DC, sehingga kemunculan Kara Zor-El yang diperankan Milly Alcock menjadi salah satu proyek yang cukup dinantikan. Apalagi, film ini juga menghadirkan Lobo yang diperankan oleh Jason Momoa.

    Sayangnya, banyaknya elemen yang ingin dimasukkan justru membuat film ini terasa kurang rapi. Cerita tentang duka, balas dendam, humor, petualangan, dan karakter-karakter baru tidak selalu berhasil menyatu dengan mulus. Milly Alcock sendiri dinilai sebagai salah satu bagian yang menarik karena ia mampu memberikan energi dan karakter yang kuat kepada Supergirl, tetapi naskahnya tidak selalu mampu mengimbangi performanya.

  4. 4. The Drama

    The Drama
    The Drama (dok. A24/The Drama)

    Nama Zendaya dan Robert Pattinson sudah cukup untuk membuat The Drama menjadi salah satu film yang banyak diperbincangkan sebelum dirilis. Ditambah lagi, film ini berada di bawah rumah produksi A24 yang dikenal sering menghadirkan cerita unik. Trailernya juga berhasil memainkan rasa penasaran penonton dengan memperlihatkan sebuah hubungan yang awalnya terlihat sempurna, lalu tiba-tiba berubah setelah sebuah rahasia terungkap.

    Masalahnya, ekspektasi yang dibangun oleh pemasaran film terasa terlalu tinggi dibandingkan dengan hasil akhirnya. The Drama sebenarnya tidak bisa disebut sebagai film yang sepenuhnya gagal, terutama karena Zendaya dan Pattinson memberikan penampilan yang kuat. Namun, arah ceritanya yang semakin aneh dan tidak nyaman membuat sebagian penonton merasa film ini tidak semenarik yang dibayangkan dari trailernya.

  5. 5. The Bride!

    The Bride!
    The Bride! (dok. Warner Bros./The Bride!)

    The Bride! sebenarnya punya banyak alasan untuk membuat penggemar film penasaran. Film ini disutradarai oleh Maggie Gyllenhaal dan dibintangi oleh Christian Bale serta Jessie Buckley, dua nama yang tentu memiliki kemampuan akting yang mumpuni. Ceritanya juga bukan sekadar mengulang kisah Frankenstein, melainkan membawa karakter ikonik tersebut ke Chicago pada era 1930-an.

    Dengan perpaduan horor, romansa, dan musikal, film ini terlihat seperti proyek yang berani menawarkan sesuatu yang berbeda. Sayangnya, banyaknya ide justru menjadi salah satu masalah utama dalam film ini. Beberapa konsep menarik terasa tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk berkembang, sehingga keseluruhan cerita menjadi terlalu ramai.

    Penampilan para pemain memang menjadi salah satu kekuatan, tetapi performa mereka belum sepenuhnya mampu menyelamatkan naskah yang terasa kehilangan fokus.

    Ekspektasi tinggi dapat membuat penonton semakin antusias untuk datang ke bioskop, tetapi di sisi lain juga membuat kekurangan kecil terasa jauh lebih besar ketika film akhirnya tidak sesuai dengan harapan. Dari kelima film 2026 tersebut, mana yang menurutmu paling gagal memenuhi ekspektasi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More