Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film dan Serial David Jonsson sebelum Jadi Black Panther Baru
David Jonsson dalam film Alien: Romulus (dok. 20th Century Studios/Alien: Romulus)
  • David Jonsson diumumkan sebagai Black Panther baru untuk Black Panther III (2028), setelah membangun rekam jejak akting lintas genre di film dan serial.
  • Ia dikenal lewat Industry sebagai Gus, Rye Lane sebagai Dom, serta Murder Is Easy sebagai Luke Fitzwilliam, diplomat Nigeria yang menyelidiki kematian misterius.
  • Jonsson tampil sebagai android Andy di Alien: Romulus, meraih BAFTA Rising Star 2025, dan memerankan Pete McVries dalam film survival The Long Walk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

San Diego Comic-Con 2026 memang telah usai, tapi gaung pengumuman Marvel Studios masih terasa hingga sekarang. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah terpilihnya David Jonsson sebagai Black Panther baru di film Marvel Cinematic Universe (MCU) yang akan datang, Black Panther III (2028).

Di balik pengumuman tersebut, Jonsson ternyata bukan nama baru di dunia akting. Meski baru ramai diperbincangkan belakangan ini, aktor asal Inggris itu sudah lebih dulu mencuri perhatian lewat berbagai film dan serial, mulai dari sci-fi hingga komedi romantis.

Nah, sambil menunggu penampilannya sebagai Black Panther, gak ada salahnya menengok lima film dan serial terbaik yang pernah dibintanginya berikut ini. Siapa tahu, kamu malah nemu tontonan baru favoritmu!

1. Industry (2020–sekarang)

David Jonsson dalam serial Industry (dok. HBO/Industry)

Salah satu proyek yang bikin nama David Jonsson mulai dikenal luas adalah Industry. Serial drama HBO ini mengikuti persaingan sekelompok anak muda yang berusaha meraih posisi tetap di sebuah bank investasi ternama di London. Di tengah tekanan pekerjaan, mereka juga harus menghadapi persoalan pribadi yang memengaruhi karier masing-masing.

Di sini, Jonsson berperan sebagai Augustus Sackey alias Gus pada musim pertama dan kedua. Gus digambarkan sebagai lulusan universitas elite yang cerdas, ambisius, tapi cenderung kaku. Kehadirannya menarik karena ia merupakan pria kulit hitam gay yang harus bertahan di lingkungan kerja yang toksik.

2. Rye Lane (2023)

David Jonsson dan Vivian Oparah dalam film Rye Lane (dok. Searchlight Pictures/Rye Lane)

Sebelum tampil dalam film-film besar Hollywood, David Jonsson lebih dulu bersinar lewat Rye Lane. Film komedi romantis asal Inggris ini mendapuknya sebagai Dom, pria sensitif yang sedang berjuang bangkit dari patah hati. Dengan perpaduan drama dan komedi yang pas, Jonsson berhasil bikin karakter Dom mudah disukai penonton.

Cerita bermula dari meet cute canggung antara Dom dan Yas (Vivian Oparah) di sebuah pameran seni. Pertemuan itu berkembang jadi kencan spontan seharian menyusuri kawasan London Selatan. Sepanjang perjalanan, keduanya saling membantu menghadapi masa lalu dan perlahan menemukan kembali kepercayaan pada cinta.

3. Murder Is Easy (2023)

David Jonsson dalam serial Murder Is Easy (dok. BBC One/Murder Is Easy)

Kalau kamu penggemar adaptasi novel Agatha Christie, serial David Jonsson satu ini sayang untuk dilewatkan. Murder Is Easy berpusat pada Luke Obiako Fitzwilliam (Jonsson) yang menyelidiki serangkaian kematian misterius di sebuah desa kecil di Inggris. Semuanya bermula setelah seorang saksi tewas dalam insiden tabrak lari yang mencurigakan.

Berbeda dari novelnya, Luke diadaptasi menjadi diplomat asal Nigeria sehingga memberikan warna baru pada ceritanya. Perubahan tersebut juga membuat Jonsson menjadi aktor kulit hitam pertama yang memimpin adaptasi televisi karya Agatha Christie. Hanya berjumlah dua episode, Murder Is Easy cocok buat kamu yang lagi cari serial misteri singkat tapi tetap seru!

4. Alien: Romulus (2024)

David Jonsson dalam film Alien: Romulus (dok. 20th Century Studios/Alien: Romulus)

Debut film blockbuster David Jonsson berawal dari Alien: Romulus. Kontras dengan peran-perannya yang lain, di sini ia tampil sebagai Andy, android yang kepribadiannya berubah drastis seiring perkembangan cerita. Penampilan Jonsson pun menuai banyak pujian hingga mengantarkannya meraih penghargaan BAFTA Rising Star 2025.

Berlatar di antara peristiwa Alien (1979) dan Aliens (1986), Romulus berfokus pada sekelompok pemuda yang muak hidup di planet kumuh. Mereka lalu nekat membobol stasiun luar angkasa terlantar bernama Romulus dan Remus demi mencuri peralatan untuk melarikan diri. Nahas, aksi tersebut berubah menjadi kacau setelah mereka gak sengaja membangunkan alien ganas yang dijuluki Xenomorph.

5. The Long Walk (2025)

Cooper Hoffman dan David Jonsson dalam film The Long Walk (dok. Lionsgate/The Long Walk)

Proyek lain yang ikut mendongkrak popularitas David Jonsson yakni The Long Walk. Diangkat dari novel karya Stephen King, film survival ini mengisahkan kompetisi jalan kaki tahunan yang diikuti 50 remaja laki-laki. Mereka diwajibkan terus berjalan dengan kecepatan minimum tertentu, dan perlombaan baru berakhir saat tersisa satu orang yang berhasil bertahan hidup.

Jonsson tampil sebagai Pete McVries yang menjadi sahabat dekat karakter utama, Ray Garraty (Cooper Hoffman). Karakternya baik hati dan selalu memberi semangat kepada peserta lain, bahkan di saat semua orang mengutamakan keselamatannya sendiri. Chemistry kuat Jonsson dengan Cooper Hoffman pun turut membuat The Long Walk makin terasa emosional.

Lewat lima judul di atas, David Jonsson sudah membuktikan kualitas aktingnya yang solid di berbagai genre. Rekam jejak tersebut jadi modal kuat untuk mengemban peran sebagai Black Panther baru di MCU. Kini, menarik untuk menantikan penampilan Jonsson sebagai sang pahlawan Wakanda di layar lebar!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article