Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Indie Korea yang Bisa Jadi Panduan Adulting Untukmu
A Quiet Dream (dok. M-Line Distribution/A Quiet Dream)
  • Lima film indie Korea seperti A Quiet Dream dan Microhabitat menawarkan refleksi jujur tentang perjuangan menjadi dewasa di tengah tekanan sosial, ekonomi, dan tanggung jawab pribadi.

  • Setiap film menyoroti karakter yang menghadapi dilema hidup berbeda—dari merawat keluarga, kehilangan tempat tinggal, hingga mempertanyakan cinta lama—sebagai cermin proses pendewasaan emosional.

  • Deretan film ini mengajak penonton muda memahami realitas adulting dengan cara yang hangat, realistis, dan kadang satir, tanpa kehilangan sentuhan humanis khas sinema independen Korea.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fase menjadi dewasa atau yang sering disebut dalam bahasa Inggris dengan istilah “adulting” merupakan tahap yang gak kalah sulitnya dibanding pubertas. Bahkan rasanya lebih sulit karena tanggung jawabmu bertambah dan kini yang kamu hadapi bukan hanya orang dalam sirkelmu saja. Sebagai salah satu ikhtiar untuk tetap waras melakoni adulting, apalagi di situasi ekonomi yang gak baik-baik saja ini, boleh deh kamu berguru dari beberapa film indie Korea berikut.

Mungkin tak persis sama dengan masalah dan situasimu, tetapi bolehlah dijadikan sumber inspirasi. Daftarnya ada di bawah, langsung catat yang mau ditonton malam ini.

1. A Quiet Dream (2016)

A Quiet Dream (dok. M-Line Distribution/A Quiet Dream)

A Quiet Dream cocok buatmu yang saat ini menyandang gelar caregiver alias perawat anggota keluarga. Lakon film ini adalah Ye Ri, perempuan muda yang perlahan melupakan mimpi personalnya karena harus merawat ayahnya yang lumpuh. Sembari jadi caregiver, Ye Ri mencari nafkah dengan menjalankan sebuah kedai minum seorang diri. Di sinilah, ia bertemu dengan 3 pelanggan kedai yang sama-sama menaruh hati padanya dan berlomba mendapatkan hati Ye Ri. Kocak, tapi juga sedih dan realistis. Sutradara Zhang Lu membocorkan sekilas latar belakang masing-masing pria pengagum Ye Ri yang ternyata tak semulus rayuan mereka.

  • Genre: tragikomedi, drama

  • Pemain: Han Ye Ri, Park Jung Bum

  • Sutradara: Zhang Lu

2. Microhabitat (2017)

Microhabitat (dok. M-Line Distribution/Microhabitat)

Microhabitat adalah sebuah observasi tentang dilema yang dirasakan orang dewasa. Pada usia 30-an, Mi So digusur dari apartemen sewaannya karena kehabisan uang. Ia pun terpaksa menumpang di rumah beberapa rekan lama yang sebenarnya keberatan, tetapi tak bisa menolak permintaannya. Di sinilah, masa lalu Mi So tersingkap perlahan. Film mengekspos bagaimana kapitalisme menggerus mimpi kawan-kawan Mi So dan mendorong mereka berkompromi. Mi So tampak seperti anomali di sini karena memilih untuk menolak kemapanan dan setia pada idealismenya.

  • Genre: drama, coming of age

  • Pemain: Esom, Ahn Jae Hong

  • Sutradara: Jeon Go Woon

3. Our Sunhi (2013)

Our Sunhi (dok. Jeonwonsa Film/Our Sunhi)

Our Sunhi harus ditonton lebih banyak perempuan yang masih ragu memprioritaskan diri sendiri. Film ini berorbit pada perempuan muda brilian bernama Sunhi yang beraspirasi melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri. Untuk keperluan tersebut, Sunhi harus datang ke kampus guna meminta surat rekomendasi dari dosen. Perjalanan yang tampak tak berbahaya ini justru memberinya pengalaman yang unik, tapi juga bikin kesal. Dosen dan dua laki-laki dari masa lalunya yang tak sengaja Sunhi temui setelahnya, ternyata memberikan kesan negatif soal rencana itu, seolah ego mereka tersentil.

  • Genre: drama, satir

  • Pemain: Jung Yu Mi, Lee Sun Kyun

  • Sutradara: Ho Sang Soo

4. Once We Were Us (2025)

Once We Were Us (dok. Showbox/Once We Were Us)

Dua sejoli yang sudah lama berpisah bertemu lagi 10 tahun kemudian. Ada harapan mereka kembali, tetapi hidup tak sesederhana itu. Mereka pernah jadi alasan masing-masing untuk tetap hidup dan jadi individu yang lebih baik. Namun, perlahan semua memudar karena perbedaan prioritas dan tujuan. Kini ketika mereka dipertemukan lagi, sisa rasa yang dulu memang ada, tetapi tak bisa serta merta menyatukan keduanya. Film ini menggambarkan betapa kompleksnya hubungan antarmanusia. Tak hanya berlaku untuk pasangan romantis, tetapi juga pertemanan.

  • Genre: drama, romance

  • Pemain: Koo Kyo Hwan, Moon Ga Young

  • Sutradara: Kim Do Young

5. Daytime Drinking (2008)

Daytime Drinking (dok. Finecut/Daytime Drinking)

Daytime Drinking adalah perjalanan Hyuk Jin yang baru putus cinta. Sebagai upaya menenangkan diri, ia pergi ke tempat asing sendirian dan berharap bisa membuat hatinya sedikit lega. Namun, bukannya dapat pencerahan, Hyuk Jin justru tenggelam dalam percakapan tanpa ujung dengan sejumlah pria sambil minum soju. Film ini menyindir orang-orang yang memilih melarikan diri dari kenyataan ketimbang menghadapi dan segera menyelesaikannya.

  • Genre: komedi, satir

  • Pemain: Sam Dong Song, Yuk Sang Yeop

  • Sutradara: Noh Young Seok

Terkenal lewat film-film romcom dan melankolisnya, ternyata sinema indie Korea Selatan menawarkan banyak ide segar untuk memandumu melakoni fase jadi manusia dewasa. Silakan pilih yang paling dekat dengan situasimu atau yang memang menarik minat saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article