Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Totalitas Ciccio Manassero untuk Rumah Singgah, Turun Berat Badan 8 Kg

Totalitas Ciccio Manassero untuk Rumah Singgah, Turun Berat Badan 8 Kg
Ciccio Manassero setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Intinya Sih
  • Ciccio Manassero menjalani transformasi fisik ekstrem dengan menurunkan berat badan 8 kilogram demi memerankan Toni, pasien kanker dalam film Rumah Singgah (2026).
  • Selain menurunkan berat badan, Ciccio juga mencukur rambutnya hingga botak agar penampilan Toni terasa realistis dan menggambarkan kondisi pasien kanker yang menjalani pengobatan.
  • Adegan cukur rambut dilakukan bersama sahabat-sahabat Toni, menjadi simbol dukungan emosional bagi penyintas kanker serta harapan bagi mereka yang tengah berjuang melawan penyakit tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN TimesCiccio Manassero kembali menunjukkan dedikasinya sebagai aktor lewat film Rumah Singgah (2026). Dalam film tersebut, ia memerankan Toni, seorang pasien kanker yang tengah berjuang menghadapi penyakitnya.

Demi menghadirkan karakter yang terasa nyata, aktor blasteran Italia-Indonesia tersebut menjalani transformasi fisik yang tidak mudah. Mulai dari menurunkan berat badan hingga mencukur habis rambutnya, semua dilakukan agar perjalanan Toni sebagai penyintas kanker dapat tersampaikan dan menyentuh hati penonton.

1. Demi peran Toni, Ciccio rela kehilangan 8 kilogram

Demi peran Toni, Ciccio rela kehilangan 8 kilogram.jpg
Ciccio Manassero setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Ciccio mengungkapkan bahwa dirinya menurunkan berat badan hingga delapan kilogram demi memerankan Toni. Baginya, perubahan tersebut bukan hanya tuntutan karakter, tetapi juga bentuk penghormatan bagi para pejuang kanker.

"Kalau boleh cerita, aku turun 8 kilo dalam sekitar sebulan for this role. Dan juga, cukur kepala. I shaved my head for this role, and I do it for the people who's going through cancer juga," ujar Ciccio saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).

Menurut Ciccio, kondisi fisiknya sebelum syuting tidak sesuai dengan sosok Toni yang telah berada pada stadium tertentu dalam cerita. Karena itu, ia merasa perlu mengubah penampilannya agar lebih meyakinkan.

"Sebenarnya kebutuhan karakter juga, karena kan aku jujur aja nih, aku kan tidak yang kurus-kurus seperti mereka (melihat cast lain), aku kan biasanya lumayan besar, lah. Jadi sedikit tidak make sense ketika nanti kalian nonton filmnya," ungkapnya.

2. Tak hanya jadi kurus, Ciccio juga mencukur habis rambutnya

Tak hanya kurus, Ciccio juga mencukur habis rambutnya.jpg
Ciccio Manassero setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Selain menurunkan berat badan, Ciccio juga memotong rambutnya hingga botak demi menggambarkan kondisi pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan. Menurutnya, akan terasa janggal apabila Toni tetap terlihat "segar" sepanjang film.

"Ceritanya Toni ini pasien cancer apa dan sudah stadium berapa, tidak make sense kalau dia quote unquote seger gitu, lho. Jadi tentunya itu kebutuhan karakter juga dan juga bagian dari pendalaman karakterku untuk bisa mainin karakter Toni dengan baik, lebih totalitas," katanya.

Meski begitu, Ciccio memiliki permintaan khusus kepada tim produksi mengenai cara adegan tersebut ditampilkan.

"Dan kalau untuk apa namanya, cukur rambut sampai botak, itu ada di filmnya. Itu spoiler kalau cerita kenapa, tapi memang aku sempet bahas aku enggak mau ketika muncul di filmnya tuh sudah botak gitu aku enggak mau," ungkapnya.

3. Makna di balik adegan cukur rambut Ciccio untuk karakter Toni

Makna di balik adegan cukur rambut Ciccio untuk karakter Toni.jpg
Ciccio Manassero setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Dalam Rumah Singgah, proses Toni mencukur rambut tidak dilakukan sendirian. Karakter tersebut akan ditemani oleh sahabat-sahabatnya, sebuah momen yang menurut Ciccio memiliki makna emosional sekaligus simbolis.

"Jadi akan ada adegannya di mana dibantu temen-temen yang lain untuk mencukur rambutnya. Menurutku itu lebih powerful dan itu simbolik juga, sih," tuturnya.

Bagi Ciccio, kehilangan rambut akibat kemoterapi sering kali menjadi salah satu fase tersulit bagi pasien kanker. Karena itu, ia berharap adegan tersebut mampu memberikan harapan sekaligus menunjukkan bahwa dukungan orang-orang terdekat dapat menjadi kekuatan besar bagi para penyintas.

"I want that scene to be something powerful, untuk bisa jadi hope juga buat temen-temen yang mungkin menjalani kemoterapi dan rambutnya rontok sampai botak," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More