Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Film Jangan Buang Ibu Raih 1,6 Juta Penonton di Hari ke-8
poster film Jangan Buang Ibu (Instagram.com/agungsaputrabm)
  • Film Jangan Buang Ibu garapan Hadrah Daeng Ratu sukses menembus 1,6 juta penonton hanya dalam delapan hari penayangan sejak 25 Juni 2026.
  • Dengan selisih tipis dari dua film di atasnya, Jangan Buang Ibu berpotensi segera naik ke posisi kelima film Indonesia terlaris tahun 2026.
  • Cerita film ini menyorot perjuangan seorang ibu bernama Ristiana membesarkan tiga anaknya di tengah kesulitan hidup dan konflik keluarga yang mengharukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Film Jangan Buang Ibu garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu terus menunjukkan performa impresif di box office Indonesia. Sejak tayang perdana pada 25 Juni 2026 lalu, film ini terpantau konsisten menarik minat penonton dari hari ke hari.

Berdasarkan data Cinepoint, hingga Jumat (3/7/2026), film drama keluarga yang dibintangi oleh Nirina Zubir dan Amanda Manopo tersebut telah menembus angka 1,6 juta penonton, menjadikannya yang paling bersinar di antara para kompetitornya. Lantas, mampukah Jangan Buang Ibu mengejar bahkan menyalip raihan Sekawan Limo 2: Gunung Klawih yang sudah lebih dulu meraih 2 juta penonton?

1. Jangan Buang Ibu ngegas raih 1,6 juta penonton di hari ke-8 penayangannya di bioskop

cuplikan film Jangan Buang Ibu (youtube.com/Leo Pictures)

Dominasi Jangan Buang Ibu di bioskop masih terus berlanjut. Berdasarkan data Cinepoint, per Jumat (3/7/2026), film tersebut telah menembus 1.649.802 penonton setelah delapan hari penayangan. Capaian tersebut diraih setelah Jangan Buang Ibu berhasil menambah sekitar 176.225 penonton hanya dalam sehari. Gokil!

Lonjakan tersebut pun turut menjadi sorotan karena jumlahnya terbilang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan capaian kompetitornya. Bahkan, Petaka Gunung Welirang yang mencatat pembukaan terbesar di antara kompetitor hanya mampu mengumpulkan sekitar 91.290 penonton pada hari pertama penayangannya. Jumlah tersebut terbilang masih jauh di bawah tambahan 176.225 penonton yang diraih Jangan Buang Ibu dalam sehari. Gokil!

2. Mampukah Jangan Buang Ibu menyalip raihan film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih dan menempati posisi ke-5 film Indonesia terlaris 2026?

cuplikan film Jangan Buang Ibu (youtube.com/Leo Pictures)

Dengan perolehan 1.649.802 penonton, Jangan Buang Ibu resmi menjadi film Indonesia terlaris kedelapan sepanjang 2026. Sementara itu, posisi keenam dan ketujuh masih ditempati oleh Tumbal Proyek dengan 1.660.668 penonton serta Ayah, Ini Arahnya ke Mana, ya? yang telah mengumpulkan 1.667.169 penonton. Mengingat selisihnya yang relatif tipis, bukan tidak mungkin Jangan Buang Ibu akan melampaui capaian kedua film tersebut dalam waktu dekat.

Dengan laju penambahan penontonnya yang masih sangat tinggi, Jangan Buang Ibu juga banyak diprediksi tidak akan membutuhkan waktu lama untuk menembus angka 2 juta penonton. Apabila tren positif ini terus berlanjut, Jangan Buang Ibu pun juga berpeluang merebut posisi kelima film Indonesia terlaris 2026 dari Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, yang saat ini masih mengoleksi sekitar 2.093.408 penonton.

3. Sinopsis film Jangan Buang Ibu

cuplikan film Jangan Buang Ibu (youtube.com/Leo Pictures)

Diproduksi oleh Leo Pictures, film Jangan Buang Ibu mengikuti kisah mengikuti kisah seorang ibu bernama Ristiana yang harus berjuang menghidupi ketiga anaknya, Tama, Dewi, dan Tria setelah dikhianati oleh suaminya. Meski hidup dalam kesederhanaan dan harus bekerja keras, Ristiana tetap mampu membesarkan anak-anaknya dengan baik. Namun di usia senjanya, Ristiana harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya meninggalkan utang yang sangat besar.

Terusik dengan keputusan sepihak dari sang ibu, Tama, Dewi, dan Tria pun dilema menghadapi situasi yang ada. Mereka yang dulunya dekat, hangat, dan utuh sebagai keluarga, kini harus merasakan jarak yang membuat kerinduan Ristiana semakin dalam.

Selain membawa kisah keluarga yang pilu dan menyentuh, film ini juga diperkuat oleh jajaran pemain bertabur bintang, mulai dari Nirina Zubir, Amanda Manopo, Refal Hady, hingga Dwi Sasono.

Curated For You

Editorial Team

Related Article