7 Lagu Indonesia tentang Putus Cinta demi Kebahagiaan Diri Sendiri

Mempertahankan hubungan asmara terkadang membuat hidup semakin buruk. Apalagi, jika penyebabnya adalah keberadaan pasangan yang hanya menciptakan luka hati. Keputusan untuk putus kadang jauh lebih baik bagi orang yang berada di situasi itu.
Melalui lagu Indonesia berikut ini, kamu akan memahami bahwa memprioritaskan kebahagiaan diri sendiri tetap penting, bahkan saat sedang menjalin hubungan asmara. Jika hubungan asmara tak lagi terasa nyaman untuk dijalani, perpisahan bukan pilihan yang buruk. Yuk, simak!
1. 'Jangan Paksa Rindu (Beda)' dari Ifan Seventeen membahas sikap pasangan yang kian cuek saat bersama. Lelah menghadapinya bikin putus jadi pilihan

2. 'Masing Masing' dari Ade Govinda dan Ernie membahas keberadaan diri yang tak lagi dihargai pasangan. Rasa muak bikin perpisahan terasa lebih baik

3. 'Wanita Biasa' dari Ziva Magnolya membahas keinginan melepaskan pasangan yang suka menyakiti hati. Kesalahannya terlanjur sulit untuk dimaafkan

4. 'Pamit' dari Tulus mengungkap perpisahan demi kebahagiaan bersama. Sebab, hubungan asmara yang dipaksa bertahan hanya akan menyakiti kedua pihak

5. 'Biar Waktu Hapus Sedihku' dari Hanin Dhiya bahas muak menghadapi pasangan yang tak lagi menunjukkan cinta. Putus jadi pilihan agar diri lebih lega

6. 'Kisah yang Lain' dari Anggi Marito bahas tekad menyelamatkan diri dari sakit hati. Putus jadi pilihan karena sadar pasangan tak serius berkomitmen

7. 'Jalan Keluar' dari Nuca menggambarkan kedua pihak yang tak bisa mengatasi perbedaan dalam hubungan. Mereka berpisah demi kebaikan masing-masing

Sejumlah lagu Indonesia di atas membuat pendengarnya memahami, bahwa hubungan asmara terkadang tak bisa dipaksakan untuk bertahan. Apalagi, jika salah satu atau kedua pihak tidak lagi bahagia saat bersama. Putus cinta jadi pilihan rasional dalam situasi itu.



















