cuplikan wawancara Reza Rahadian di Real Talk with Uni Lubis (YouTube.com/IDN Times)
Alasan lain yang membuat Laut Bercerita tetap penting untuk diikuti generasi sekarang adalah isu-isu yang diangkat di dalamnya. Meski berlatar era 1990-an, film ini menggambarkan persoalan yang berkaitan dengan kebebasan berpendapat serta perjuangan anak muda dalam menyuarakan sesuatu yang mereka yakini.
Dalam cerita tersebut, Biru Laut dan kawan-kawannya menghadapi situasi di mana membaca buku tertentu, membentuk organisasi, hingga menyuarakan pendapat dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah yang berkuasa saat itu. Menurut Reza, meski tidak persis sama, tapi kita masih merasakan situasi semacam itu.
“Mungkin bentuknya tidak lagi membaca buku terus ditahan. Tapi bentuk-bentuk memperkecil atau mempersempit ruang sipil itu masih kerap kali terjadi hari ini,” katanya.
Dalam hal ini, Reza Rahadian juga menyoroti bagaimana kebebasan berpendapat hari ini masih punya konsekuensi yang harus dihadapi. Konsekuensi tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk serangan melalui media sosial maupun hal-hal lain yang berpotensi mengganggu kehidupan.
“Kalau dibilang, ‘Ya, kita sekarang bebas kok mau ngomong apa aja,’ betul, lengkap dengan segala konsekuensinya. Konsekuensi ini bisa sangat beragam. Attacking-nya bisa dari berbagai macam sudut. Akun media sosialnya bisa tiba-tiba hilang atau mungkin something happen with you di luar, yang mungkin belum tentu langsung ditahan atau dipenjarakan. Tapi kemungkinan ke arah situ masih tetap dirasakan mengkhawatirkan buat sebagian masyarakat, setidaknya, gitu.”
Pada akhirnya, Reza Rahadian berharap Laut Bercerita bisa menginspirasi generasi muda untuk terus berpikir kritis, menyuarakan pendapat, dan memperjuangkan sesuatu yang mereka yakini di negara demokrasi ini.
“Memiliki daya berpikir kritis dalam menyuarakan sesuatu, menulis tentang sesuatu, bahkan bergerak untuk sesuatu itu adalah keniscayaan dan bentuk paling hakiki dari sebuah negara yang demokratis,” tuturnya.
Reza juga mengingatkan, setiap zaman memiliki anak-anak muda yang mengambil peran dalam memperjuangkan perubahan. Ia berharap kisah Biru Laut dan kawan-kawannya dapat mendorong generasi sekarang untuk tetap memiliki harapan dan kepedulian terhadap Indonesia.
“Mudah-mudahan itu bisa menginspirasi anak-anak muda hari ini untuk terus percaya, punya harapan, dan mencintai negeri kita tercinta ini, lengkap dengan segala hiruk-pikuknya, kelebihan dan kekurangannya,” ujar Reza.
Tonton wawancara selengkapnya berikut ini.