Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Film Memotret Indahnya Indonesia, Kini Mulai Terancam

3 min read
3 Film Memotret Indahnya Indonesia, Kini Mulai Terancam
Cuplikan film Petualangan Sherina 2 (imdb.com/Petualangan Sherina 2)
  • Aksi Greenpeace di Bundaran HI mencerminkan keresahan masyarakat terhadap minimnya penanganan pemerintah atas krisis bencana, termasuk kebakaran hutan, lahan, dan pegunungan.
  • Film 5 cm menampilkan lanskap Gunung Semeru, dari Ranu Kumbolo hingga Mahameru, yang kini terancam kebakaran lahan bersama sejumlah gunung lain sepanjang paruh kedua 2026.
  • Sokola Rimba dan Petualangan Sherina 2 menyoroti keasrian hutan, sungai, serta habitat satwa yang terdampak karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Patung Selamat Datang seakan menjadi ikon baru pergerakan masyarakat Indonesia yang mulai lelah dengan minimnya usaha pemerintah menangani krisis bencana alam. Aksi Greenpeace, organisasi global dan independen di bidang lingkungan, memanjat Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026) memicu serangkaian pergerakan masyarakat yang merasa suaranya tidak didengar.

Terlebih lagi, menyampaikan kekhawatiran di media sosial ternyata tidak cukup ampuh, lantaran ada saja yang terhalang algoritma. Di sisi lain, krisis bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan hingga pegunungan masih belum teratasi sampai ke akarnya.

Indonesia mulai rindu membanggakan keindahannya yang selama ini dipotret oleh film-film Tanah Air. Sayangnya, keindahan itu tidak bisa terus kita pertahankan, jika penanganan bencana tidak dilakukan secara maksimal. Untuk mengingatkanmu lagi betapa indahnya Tanah Air, simak deretan film yang memotret lanskap Nusantara berikut ini.

  1. 1. 5 cm

    Raline Shah di 5 CM (instagram.com/ralineshah)
    Raline Shah di 5 CM (instagram.com/ralineshah)

    Saya bukan anak gunung, tapi melihat keindahan Gunung Semeru di film 5 cm (2012) membuat mata berbinar. Film ini tidak hanya mengisahkan tentang persahabatan, kerjasama, serta usaha pantang menyerah Genta (Fedi Nuril) dan kawan-kawan untuk mendaki Gunung Semeru. Di balik itu, kita diajak melihat lanskap indah Gunung Semeru yang mungkin sulit dilalui untuk pemula.

    Sampai saat ini, saya belum pernah mendaki ke gunung manapun, termasuk Semeru. Namun, lewat 5 cm (2012), saya bisa mengetahui lanskap indah Gunung Semeru, mulai dari Ranu Kumbolo hingga Puncak Mahameru.

    Sayangnya, sepanjang paruh kedua 2026, dilaporkan Semeru, Arjuno-Welirang, dan gunung-gunung lain di Indonesia mengalami kebakaran lahan. Tidak ikhlas rasanya jika keindahan yang telah terpotret itu harus hilang, karena lambatnya penanganan krisis terhadap bencana.

  2. 2. Sokola Rimba

    Cuplikan adegan film Sokola Rimba dengan kredit dokumentasi dari Miles Films dan Sokola Rimba.
    cuplikan film Sokola Rimba (dok. Miles Films/Sokola Rimba)

    Sejak awal, film Sokola Rimba (2013) langsung menyoroti kawasan Hutan Jambi tempat Suku Anak Dalam hidup. Di era modern seperti saat ini, ternyata masih banyak hutan-hutan di Indonesia yang belum seratus persen tersentuh manusia. Maka dari itu, keindahan hutan-hutan tersebut masih bisa dilestarikan sampai saat ini.

    Keindahan itu perlahan memudar karena tangan-tangan manusia yang ingin mencari keuntungan, bukan melestarikan hutan di Indonesia. Kejadian nyatanya sedang kita alami saat ini! Banyak hutan di Kalimantan hingga Sumatera terbakar selama paruh kedua 2026. Bahkan asap tebal dari api yang tidak kunjung padam membuat langit menjadi kelabu hingga kemerahan.

    Sokola Rimba (2013) memang fokus menyajikan perjuangan Butet (Prisia Nasution) untuk mengajar Orang Rimba. Namun, film tersebut juga berusaha mempertontonkan keasrian hulu sungai Makekal di hutan Bukit Duabelas.

  3. 3. Petualangan Sherina 2

    Sherina dan Sadam berada di tengah hutan hijau dalam cuplikan adegan petualangan film Petualangan Sherina 2.
    Cuplikan film Petualangan Sherina 2 (imdb.com/Petualangan Sherina 2)

    Melihat video anak orangutan yang menangis setelah diselamatkan dari karhutla membuat hati saya teriris. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya membawa dampak negatif bagi lingkungan dan manusia, tapi juga hewan-hewan yang habitatnya berada di hutan.

    Saya menjadi teringat dengan film Petualangan Sherina 2 (2023) yang kembali memasangkan Sherina Munaf dan Derby Romero. Di saat pemerintah lambat bergerak, sosok seperti Sadam dan Sherina yang terjun langsung ke lokasi karhutla justru membawa harapan bagi masyarakat Indonesia.

    Ketika kebakaran hutan dan lahan nanti sudah berhasil ditangani, tugas rumah pemerintah belum selesai! Mengembalikan lagi kondisi hutan dan habitat satwa liar seperti semula akan menanti kita semua.

    Ketiga film di atas mengingatkan kita betapa indahnya alam Indonesia, baik gunung, hutan, dan satwa-satwa liar yang tinggal di sana. Semoga Indonesia segera pulih seperti sedia kala!

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More