4 Film Tentang Pahlawan Kelas Pekerja yang Menginspirasi

- Norma Rae mengisahkan buruh tekstil dan ibu tunggal yang mempertaruhkan pekerjaannya demi memperjuangkan perbaikan kondisi kerja serta kekuatan serikat buruh.
- I, Daniel Blake menyorot tukang kayu dan ibu tunggal yang menghadapi birokrasi tunjangan rumit, lalu saling membantu melalui keberanian bersuara dan solidaritas.
- Samjin Company English Class serta Dream Horse menggambarkan pekerja biasa yang membongkar skandal perusahaan dan membentuk konsorsium warga untuk mengejar mimpi di dunia pacuan kuda.
Pahlawan gak selalu datang dari kalangan berada atau punya kekuasaan besar. Ada kalanya, sosok yang paling menginspirasi justru datang dari kelas pekerja yang berani memperjuangkan hak, melawan ketidakadilan, dan mengubah keadaan di sekitarnya.
Kisah tentang perjuangan tersebut pun banyak diangkat ke layar lebar dengan berbagai pendekatan. Mulai dari perjuangan buruh menuntut kondisi kerja yang layak hingga sekelompok warga biasa yang berani mengejar mimpi bersama, berikut empat film tentang pahlawan kelas pekerja yang siap membakar semangatmu!
1. Norma Rae (1979)

adegan dalam film Norma Rae (dok. 20th Century-Fox/Norma Rae) Film klasik satu ini mengangkat kisah nyata inspiratif Crystal Lee Sutton yang menuntut perbaikan kondisi tempat kerjanya. Di sini, Sutton ditampilkan dalam wujud Norma Rae, ibu tunggal sekaligus karyawan pabrik tekstil di sebuah kota kecil di Carolina Utara. Keberaniannya harus dibayar mahal karena Norma mesti mempertaruhkan pekerjaan sekaligus menghadapi tekanan dari lingkungan sekitarnya.
Adegan legendaris saat Norma berdiri di atas meja sambil mengangkat papan kardus bertuliskan "UNION" sukses menangkap esensi nyata dari kekuatan kolektif buruh. Pesan tersebut berhasil disampaikan dengan baik oleh Sally Field yang tampil memukau sebagai Norma Rae. Gak heran kalau ia sukses membawa pulang Best Actress di Oscar 1980 berkat perannya ini.
2. I, Daniel Blake (2016)

adegan dalam film I, Daniel Blake (dok. BBC Films/I, Daniel Blake) Dalam I, Daniel Blake, Daniel Blake (Dave Johns) merupakan tukang kayu yang terpaksa berhenti bekerja karena mengalami serangan jantung. Gagal mendapatkan tunjangan kesehatan membuat Daniel harus mengurus tunjangan pencari kerja dengan administrasi yang rumit. Di tengah perjuangan tersebut, ia bertemu Katie (Hayley Squires), ibu tunggal yang juga menjadi korban dinginnya sistem birokrasi.
Film asal Inggris garapan Ken Loach ini keluar sebagai pemenang Palme d'Or di Cannes 2016. Salah satu kekuatan film ini adalah ikatan antara Daniel dan Katie yang saling membantu di tengah kesulitan. Lewat hubungan tersebut, I, Daniel Blake memperlihatkan kalau kepahlawanan kelas pekerja juga bisa muncul dari keberanian bersuara dan solidaritas terhadap sesama.
3. Samjin Company English Class (2020)

adegan dalam film Samjin Company English Class (dok. Lotte Entertainment/Samjin Company English Class) Korea juga punya film tentang pahlawan kelas pekerja yang gak kalah bikin semangat. Berlatar Seoul pada 1995, Samjin Company English Class mengisahkan Lee Ja Young (Go Ah Sung), Jung Yoo Na (Esom), dan Sim Bo Ram (Park Hye Su), tiga karyawan lulusan SMA yang kerap dipandang sebelah mata di sebuah perusahaan. Awalnya ingin mengikuti ujian promosi jabatan, ketiganya malah mengungkap skandal besar di perusahaan tempat mereka bekerja.
Samjin Company English Class terinspirasi dari kisah nyata kasus pencemaran fenol yang terjadi di Korea Selatan pada era 1990-an. Namun, alih-alih menggambarkan semua isunya secara muram, film ini mengemasnya lewat humor, persahabatan, dan suasana retro yang estetik. Kamu sendiri sudah menontonnya?
4. Dream Horse (2020)

adegan dalam film Dream Horse (dok. Film4/Dream Horse) Dream Horse menutup daftar ini dengan kisah nyata tentang perjuangan komunitas kelas pekerja di sebuah desa kecil di Wales. Di pusat cerita ada Jan Vokes (Toni Collette), kasir supermarket yang nekat beternak kuda pacu tanpa modal besar maupun pengalaman. Bersama puluhan tetangganya, Jan membentuk konsorsium kecil dengan iuran mingguan demi membiayai perawatan kuda yang diberi nama Dream Alliance.
Dream Alliance kemudian membawa Jan dan warga desanya ke ajang pacuan kuda bergengsi. Mereka harus berhadapan dengan dunia pacuan kuda yang selama ini identik dengan orang-orang kaya dan bangsawan. Dari sini, Dream Horse bukan cuma menyajikan cerita tentang seekor kuda yang menjadi juara, tapi juga tentang sekelompok pekerja biasa yang berani mengejar mimpi bersama.
Keempat film di atas menunjukkan kalau keberanian memperjuangkan hak dan membantu sesama bisa datang dari siapa saja, termasuk mereka yang hidup sebagai kelas pekerja. Dari Norma Rae hingga Jan di Dream Horse, kisah siapa yang paling menginspirasimu?


















