Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film tentang Rasa Terisolasi Pascapernikahan, Bukan Halusinasi

5 Film tentang Rasa Terisolasi Pascapernikahan, Bukan Halusinasi
Stromboli (dok. Criterion/Stromboli)
  • Film-film ini menggambarkan rasa terisolasi dan kesepian setelah pernikahan.

  • Para tokoh yang ada menghadapi perubahan peran, lingkungan, dan hubungan sosial setelah menikah.

  • Film-film ini menunjukkan bahwa pernikahan tidak selalu menghilangkan rasa kesepian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Alienasi atau rasa terasing setelah pernikahan itu nyata adanya. Ini bukan propaganda ata halusinasi yang digaungkan orang-orang yang memilih tidak menikah. Sebaliknya, fenomena ini masih tabu dibicarakan, apalagi diakui sebagai sesuatu yang nyata dan mungkin terjadi kepada siapa saja. Istri biasanya lebih sering mengalami ini karena harus pindah dari zona nyaman mereka untuk mengikuti pekerjaan sang suami.

Mereka harus merelakan kehidupan lama mereka maupun beradaptasi dengan tempat, keluarga, dan peran baru yang bisa berbeda jauh dari kebiasaan. Bahkan, tak jarang, ini jadi sumber burnout terselubung. Masih susah membayangkannya? Deretan film tentang alienasi pascapernikahan berikut bisa jadi gambarannya?

  1. 1. Stromboli (1950)

    Stromboli
    Stromboli (dok. Criterion/Stromboli)

    Stromboli mengisahkan Karin, perempuan asal Lituania yang sempat terdampar di kamp pengungsian di Italia setelah Perang Dunia II. Ia tak lagi punya kerabat dekat, tetapi ogah berlama-lama di pengungsian. Ia kemudian menemukan jalan pintas dengan menikahi salah satu penjaga kamp. Sayang, keputusannya ini gegabah. Ia menikahi sosok yang tak setara dengannya dan membuatnya semakin terisolasi. Ia harus menghadapi beragam tuntutan dari keluarga pihak suami dan berteman dengan fakta bahwa kehidupan di pegunungan vulkanik Italia tidak cocok baginya yang biasa mandiri serta hidup sebagai kelas menengah perkotaan.

    • Genre: neorealisme
    • Pemain: Ingrid Bergman, Mario Vitale
    • Sutradara: Roberto Rossellini

  2. 2. Journey to Italy (1954)

    Journey to Italy
    Journey to Italy (dok. Criterion/Journey to Italy)

    Pasutri asal Inggris memutuskan melakukan perjalanan ke Napoli, Italia, untuk menyelesaikan satu urusan. Mereka sekalian berlibur rencananya. Namun, mereka justru menghadapi sebuah konflik yang berakar dari keretakan koneksi yang sudah lama eksis, tetapi tak pernah didiskusikan, apalagi diselesaikan. Setiap satu mengusulkan rencana, lainnya akan menolak dan mengusulkan rencana lain yang bertolak belakang. Tarik ulur antardua sejoli ini menarik dan cerdas sehingga membuatmu bisa melihat tembok transparan yang memisahkan keduanya.

    • Genre: drama, romantis
    • Pemain: Ingrid Bergman, George Sanders
    • Sutradara: Roberto Rossellini

  3. 3. Jeanne Dielman, 23 quai du Commerce, 1080 Bruxelles (1975)

    Jeanne Dielman, 23, quai du Commerce, 1080 Bruxelles
    Jeanne Dielman, 23, quai du Commerce, 1080 Bruxelles (dok. Criterion/Jeanne Dielman, 23, quai du Commerce, 1080 Bruxelles)

    Jeanne Dielman adalah janda satu anak yang diam-diam merasakan kesepian kronis. Mengandalkan uang pensiun suaminya, hari-hari Jeanne dihabiskan di dalam rumah dengan memasak, mencuci piring, mencuci pakaian, dan mengurus keperluan anaknya. Kadang-kadang, ia pergi hanya untuk belanja kebutuhan, kemudian pulang. Sampai suatu hari, ia menerima tamu tak biasa. Ini kontroversial untuk sebagian penonton, tetapi nampol juga kritiknya. Film ini mengingatkan betapa mudahnya kita meremehkan pekerjaan-pekerjaan tak dibayar, seperti mengurus rumah dan mengasuh anak. Film ini juga mengekspos alienasi yang bisa dirasakan siapa saja tanpa pandang bulu, terutama setelah pernikahan ketika orang fokus pada keluarga inti dan tak lagi punya sirkel pertemanan.

    • Genre: drama, avant-garde, satire
    • Pemain: Delphine Seyrig
    • Sutradara: Chantal Akerman

  4. 4. Charulata (1964)

    Charulata
    Charulata (dok. Criterion/Charulata)

    Dikenal pula dengan judul The Lonely Wife, film ini berkisah tentang Bhupati, istri seorang editor surat kabar yang tinggal di Kolkata, India, pada era kolonial Inggris. Bhupati adalah perempuan berpendidikan yang punya minat terhadap sastra, tetapi dipaksa jadi istri yang tinggal di rumah dan melakukan kegiatan yang baginya membosankan. Lebih parahnya, suami Bhupati tipe yang cuek, lebih memprioritaskan pekerjaan, dan tak peka akan perasaan sang istri. Kesepian dan terasing di rumah barunya, Bhupati justru membentuk koneksi dengan Amal, sepupu suaminya yang sering mampir ke rumah. Keduanya dekat karena sama-sama mencintai sastra.

    • Genre: drama, romantis
    • Pemain: Soumitra Chatterjee, Madhabi Mukherjee
    • Sutradara: Satyajit Ray

  5. 5. The Lunchbox (2013)

    The Lunchbox
    The Lunchbox (dok. Sony Pictures Classics/The Lunchbox)

    Seorang ibu rumah tangga mencoba menyelamatkan pernikahannya dengan cara nonkonvensional. Ia ingin menarik perhatian suaminya lewat makan siang lezat buatannya sendiri. Sayang, ia salah sasaran. Kotak makan siang yang ia titipkan ke kurir justru salah alamat. Namun, ini justru mengubah hidupnya. Sang IRT justru mendapat apresiasi dari seorang pegawai kantoran yang juga kesepian. Film ini bukan tentang kisah cinta dua orang yang tak pernah bertemu, tetapi proses penemuan diri sendiri kedua protagonisnya.

    • Genre: drama
    • Pemain: Irrfan Khan, Nimrat Kaur
    • Sutradara: Ritesh Batra

    Pernikahan memang bukan untuk yang mau main-main. Ini soal komitmen seumur hidup dan kompromi dengan pasangan yang tak bisa dilakukan tanpa kematangan emosional cukup. Bahkan, setelah melalui tahap pertimbangan matang saja, orang bisa menyesali atau mengalami kendala pada masa mendatang. Sayangnya, ini jarang dibahas sebagai sebuah fakta dan kemungkinan yang bisa terjadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More