Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Film Terbaik Garapan Antoine Fuqua, Sutradara Biopik Michael

adegan dalam film Michael
adegan dalam film Michael (dok. Lionsgate/Michael)
Intinya sih...
  • Trailer kedua film biopik Michael (2026) dirilis, Jaafar Jackson mirip dengan Michael Jackson dan detail visual panggung memukau.
  • Antoine Fuqua dikenal piawai meramu cerita maskulin, intens, dan sarat eksplorasi moral lewat film-filmnya seperti Training Day (2001) dan Shooter (2007).
  • Fuqua juga sukses menggarap Olympus Has Fallen (2013), trilogi The Equalizer (2014—2023), dan The Magnificent Seven (2016) yang wajib masuk watchlist-mu!
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Trailer kedua film biopik Michael Jackson, Michael (2026), yang baru saja dirilis langsung jadi topik terpanas di jagat maya. Transformasi Jaafar Jackson yang sangat mirip dengan sang paman serta detail visual panggung yang memukau, sukses bikin netizen merinding sekaligus makin gak sabar menantikan penayangannya di layar lebar.

Di balik hype tersebut, ada nama Antoine Fuqua yang dipercaya duduk di kursi sutradara. Bukan sosok baru di Hollywood, sineas asal Pennsylvania yang telah berkarya sejak 1992 ini dikenal piawai meramu cerita maskulin, intens, dan sarat eksplorasi moral lewat deretan filmnya. Rekam jejak inilah yang membuatnya dianggap pilihan tepat untuk menggarap proyek sebesar Michael.

Sebelum menyaksikan perjalanan hidup sang King of Pop di bioskop pada 24 April 2026 nanti, menarik untuk menengok kembali karya-karya terbaik yang pernah Fuqua garap. Didominasi aksi, kriminal, hingga thriller, berikut lima film terbaik garapan Antoine Fuqua yang wajib masuk watchlist-mu!

1. Training Day (2001)

adegan dalam film Training Day
adegan dalam film Training Day (dok. Warner Bros. Pictures/Training Day)

Bicara soal film terbaik karya Antoine Fuqua, tentu gak lengkap jika belum menyinggung Training Day. Film bergenre thriller kriminal ini berhasil memotret sisi gelap kepolisian Los Angeles dengan atmosfer yang begitu mencekam dan terasa sangat nyata. Mendapuk Denzel Washington sebagai salah satu pemeran utamanya, Training Day juga jadi tonggak sejarah bagi sang aktor karena sukses menyabet Best Actor di Oscar 2002 lewat aktingnya yang luar biasa intens.

Ceritanya sendiri mengikuti perjalanan Jake Hoyt (Ethan Hawke), polisi pemula yang harus menjalani hari pertamanya dalam masa evaluasi. Ia dipasangkan dengan detektif narkoba veteran bernama Alonzo Harris (Washington) yang punya reputasi mentereng, tapi penuh kontroversi di lapangan. Dari sini, Jake pun sadar kalau pelatihan 24 jam ini bukanlah sekadar patroli biasa, melainkan ujian moral yang sangat berbahaya.

2. Shooter (2007)

adegan dalam film Shooter
adegan dalam film Shooter (dok. Paramount Pictures/Shooter)

Seolah gak bosan mengulik borok institusi korup, enam tahun setelah Training Day, Antoine Fuqua kembali menyuguhkan tensi serupa lewat Shooter. Bedanya, fokus cerita dalam film ini berpusat pada Bob Lee Swagger (Mark Wahlberg), pensiunan penembak jitu marinir yang dipaksa keluar dari masa pengasingannya. Ia dijebak oleh oknum pemerintah dalam konspirasi pembunuhan yang membuatnya jadi buronan paling dicari seantero Amerika.

Ketika dirilis, Shooter boleh jadi gak mendapat tanggapan yang cukup hangat dari para kritikus karena plotnya dianggap cukup klise. Namun, kini, film ini justru menjelma jadi cult classic yang sangat dicintai oleh para penggila genre action-thriller berbumbu politik. Kekuatan utamanya jelas terletak pada adegan aksi yang dieksekusi dengan sangat presisi oleh Fuqua, sehingga bikin penonton yang haus akan aksi balas dendam merasa puas!

3. Olympus Has Fallen (2013)

adegan dalam film Olympus Has Fallen
adegan dalam film Olympus Has Fallen (dok. FilmDistrict/Olympus Has Fallen)

Selanjutnya, ada Olympus Has Fallen yang dibintangi oleh deretan aktor ternama, seperti Gerard Butler dan Aaron Eckhart. Meski dirilis di tahun yang sama dengan White House Down yang mengusung premis serupa, film karya Antoine Fuqua ini tetap tampil perkasa di box office dengan meraup lebih dari 170 juta dolar AS. Kesuksesannya ini pun berjasa melahirkan dua sekuel, yakni London Has Fallen dan Angel Has Fallen, dan satu serial spin-off berjudul Paris Has Fallen.

​Di sini, Butler memerankan Mike Banning, mantan agen Secret Service yang merasa bersalah atas kecelakaan tragis ibu negara di masa lalu. Nahas, trauma itu kembali datang di hidupnya ketika sekelompok teroris asal Korea Utara menyerbu Gedung Putih secara brutal. Banning yang terjebak di dalam gedung pun menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan Presiden Benjamin Asher (Eckhart) yang disandera di bunker bawah tanah.

4. Trilogi The Equalizer (2014—2023)

adegan dalam film The Equalizer
adegan dalam film The Equalizer (dok. Sony Pictures/The Equalizer)

Hanya selang setahun dari Olympus Has Fallen, Antoine Fuqua kembali dengan satu film aksi yang gak kalah memacu adrenalin, yakni The Equalizer. Film yang jadi reuninya dengan Denzel Washington ini mengikuti Robert McCall (Washington), mantan agen rahasia yang memalsukan kematiannya demi menjalani hidup tenang sebagai pegawai toko bangunan. Namun, insting pelindungnya bangkit saat ia harus menyelamatkan seorang gadis remaja dari cengkeraman mafia Rusia yang sangat kejam.

Bersinar secara kritik dan komersial, The Equalizer kembali dengan dua sekuel yang turut disutradarai oleh Fuqua. Pada film kedua (2018), Robert yang bekerja sebagai sopir taksi daring harus mengusut tuntas kasus pembunuhan sahabatnya, sementara di film penutup (2023), ia harus berhadapan dengan komplotan mafia di Italia demi melindungi warga desa. Kamu sendiri sudah nonton keseruan franchise yang kerap dibandingin sama John Wick ini?

5. The Magnificent Seven (2016)

adegan dalam film The Magnificent Seven
adegan dalam film The Magnificent Seven (dok. Sony Pictures/The Magnificent Seven)

The Magnificent Seven juga jadi salah satu karya paling memorable dari Antoine Fuqua karena keberaniannya memoles ulang film western klasik era 1960-an yang berakar dari Seven Samurai karya Akira Kurosawa. Di sini, Fuqua berhasil memberikan penghormatan pada cerita orisinalnya dengan sentuhan yang jauh lebih modern dan maskulin. Belum lagi kehadiran deretan aktor kelas A seperti Denzel Washington dan Ethan Hawke yang kembali dipertemukan setelah Training Day, Chris Pratt, serta aktor kenamaan Korea Selatan, Lee Byung Hun.

The Magnificent Seven bermula ketika seorang wanita meminta bantuan kepada Perwira Sam Chisholm (Washington) untuk menyelamatkan kotanya, Rose Creek. Kota tersebut tengah diteror oleh pengusaha rakus bernama Bartholomew Bogue (Peter Sarsgaard) yang ingin menguasai tambang emas. Mendengar hal keji ini, Chisholm pun mengumpulkan enam koboi dan pemburu bayaran dengan latar belakang unik untuk membentuk tim tujuh jagoan yang siap menghadapi Bogue.

Lima film garapan Antoine Fuqua di atas wajib kamu tonton jika suka aksi penuh tensi dengan cerita yang solid. Melihat rekam jejaknya yang sekeren ini, rasanya makin yakin kalau Michael berpotensi jadi tontonan emosional sekaligus megah di tangan Fuqua!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Hype

See More

Review Film Balas Budi, Misi Balas Dendam Korban Love Scammer

04 Feb 2026, 12:59 WIBHype