Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Terbaik Samantha Morton, Pemeran Circe di The Odyssey
Samantha Morton dalam film The Odyssey (dok. Universal Pictures/The Odyssey)
  • Film The Odyssey menampilkan Samantha Morton sebagai Circe, dewi penyihir yang mencuri perhatian meski tampil singkat berkat akting multidimensi dan karisma kuatnya.
  • Samantha Morton dikenal sebagai aktris karakter berbakat dengan dua nominasi Oscar, lewat peran memukau di Sweet and Lowdown serta In America yang memperlihatkan kedalaman emosinya.
  • Lima film terbaiknya—termasuk Synecdoche, New York; Fantastic Beasts; dan She Said—menunjukkan fleksibilitas Morton dalam membawakan karakter dari hangat hingga kelam di berbagai genre.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey, akhirnya tayang di Indonesia pada Rabu (15/7/2026). Di luar visual dan skala produksinya yang spektakuler, penampilan Samantha Morton sebagai dewi penyihir sakti bernama Circe menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan. Walau hanya tampil sebentar, aktris asal Inggris tersebut sukses meninggalkan kesan kuat lewat aktingnya yang multidimensi.

Bagi pencinta film, kualitas akting Samantha Morton sebenarnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Sepanjang kariernya, perempuan kelahiran 1977 ini dikenal sebagai salah satu aktris karakter terbaik di generasinya dengan dua nominasi Oscar dan sederet penampilan memikat di berbagai genre.

Nah, kalau kamu termasuk yang tersihir dengan penampilan Samantha Morton sebagai Circe di The Odyssey, berikut lima film terbaiknya yang wajib masuk watchlist-mu. Sudah ada yang kamu tonton?

1. Sweet and Lowdown (1999)

Samantha Morton (kanan) dalam film Sweet and Lowdown (dok. Sony Pictures Classics/Sweet and Lowdown)

Samantha Morton mulai mencuri perhatian dunia lewat film drama komedi satu ini. Disutradarai oleh Woody Allen, Sweet and Lowdown berlatar pada era Depresi Besar pada 1930-an. Ceritanya mengikuti Emmet Ray (Sean Penn), gitaris jazz jenius yang berbakat, tapi juga egois dan tak bertanggung jawab.

Di sini, Morton memerankan Hattie, perempuan dengan disabilitas wicara yang menjalin hubungan manis sekaligus pahit dengan Emmet. Hanya berbekal sorot mata, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh yang kuat, ia berhasil menyampaikan emosi Hattie dengan sangat meyakinkan. Berkat penampilannya tersebut, Morton pun meraih nominasi Best Supporting Actress di Oscar 2000.

2. In America (2002)

Samantha Morton (depan) dalam film In America (dok. Fox Searchlight Pictures/In America)

Pengakuan dari Oscar kembali menghampiri Samantha Morton tiga tahun setelah Sweet and Lowdown. Kali ini, ia masuk nominasi Best Actress berkat penampilannya sebagai Sarah Sullivan dalam In America garapan Jim Sheridan. Sebagai Sarah, Morton berhasil menampilkan sosok ibu yang tetap tegar setelah kehilangan putra kecilnya.

Cerita dimulai saat keluarga Sullivan pindah secara ilegal dari Irlandia ke New York setelah peristiwa tersebut. Di sana, sang suami berusaha mewujudkan mimpinya jadi aktor, sementara Sarah bekerja keras untuk menghidupi keluarga. Kehidupan mereka berubah setelah bertemu Mateo (Djimon Hounsou), tetangga misterius yang membantu keluarga itu berdamai dengan masa lalu.

3. Synecdoche, New York (2008)

Samantha Morton dalam film Synecdoche, New York (dok. Sony Pictures Classics/Synecdoche, New York)

Synecdoche, New York jadi salah satu film terunik Samantha Morton karena menghadirkan cerita surreal yang beda dari drama kebanyakan. Disutradarai oleh Charlie Kaufman, film ini mengeksplorasi tema kehidupan dan kematian lewat sudut pandang sutradara teater bernama Caden Cotard (Philip Seymour Hoffman). Di tengah krisis paruh bayanya, Caden nekat membangun replika kota di dalam sebuah gudang dan meminta para aktor memerankan dirinya serta orang-orang di sekitarnya.

Morton sendiri didapuk sebagai Hazel, petugas loket teater. Seiring berjalannya cerita, ia menjadi asisten sekaligus kekasih Caden di tengah kekacauan hidup pria tersebut. Morton membawakan Hazel dengan akting yang sederhana, tapi mampu membuat karakternya terasa hangat dan dekat dengan penonton.

4. Fantastic Beasts and Where to Find Them (2016)

Samantha Morton dalam film Fantastic Beasts and Where to Find Them (dok. Warner Bros. Pictures/Fantastic Beasts and Where to Find Them)

Gak cuma identik dengan karakter yang simpatik, Samantha Morton menunjukkan sisi berbeda dalam Fantastic Beasts and Where to Find Them. Di prekuel Harry Potter ini, ia berperan sebagai Mary Lou Barebone, pemimpin kelompok Second Salemers yang fanatik dan berambisi memburu para penyihir. Meski hanya karakter pendukung, Morton tetap berhasil mencuri perhatian lewat auranya yang mengintimidasi.

Sukses secara kritis dan komersial, Fantastic Beasts and Where to Find Them menceritakan petualangan ahli magizoologi bernama Newt Scamander (Eddie Redmayne) di New York pada 1926. Kekacauan bermula ketika beberapa makhluk sihir langka yang dibawanya lepas dari koper ajaib. Di saat yang sama, New York juga terancam oleh kekuatan gelap misterius bernama Obscurus.

5. She Said (2022)

Samantha Morton dalam film She Said (dok. Universal Pictures/She Said)

Akting keren Samantha Morton lainnya bisa kamu saksikan dalam She Said. Film biopik ini mengikuti perjuangan dua jurnalis The New York Times, Megan Twohey (Carey Mulligan) dan Jodi Kantor (Zoe Kazan), dalam mengungkap kasus kekerasan seksual yang melibatkan produser ternama Harvey Weinstein. Lewat investigasi yang mendalam, laporan mereka ikut mendorong gerakan #MeToo menjadi sorotan dunia.

Sama seperti penampilannya di The Odyssey, durasi kemunculan Morton di sini juga terbilang singkat, tapi sangat memukau. Ia berperan sebagai Zelda Perkins, mantan asisten Weinstein yang sempat mencoba melawan sistem di industri film pada dekade 90-an. Morton membawakan karakter tersebut dengan tenang, tapi sarat akan trauma yang begitu membekas.

Kalau selama ini kamu baru mengenal Samantha Morton lewat The Odyssey, deretan film di atas bisa jadi pilihan menarik untuk melihat sisi lain kemampuan aktingnya. Siapa tahu, kamu malah menemukan penampilan favoritnya di luar peran Circe!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article