Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Film Thriller Penuh Obsesi Mirip Obsession, Sama Seramnya!

5 Film Thriller Penuh Obsesi Mirip Obsession, Sama Seramnya!
Obsession (dok. Blumhouse/Obsession)
Intinya Sih
  • Film Obsession (2026) sukses besar berkat perpaduan horor, thriller psikologis, romansa, dan komedi gelap yang menggambarkan hubungan tidak sehat serta karakter kompleks.
  • Lima film seperti Ingrid Goes West, Strange Darling, Companion, Ruby Sparks, dan Keeper direkomendasikan karena sama-sama mengangkat tema obsesi dan hubungan toksik dengan gaya berbeda.
  • Setiap film menyoroti sisi gelap keinginan manusia untuk memiliki dan mengendalikan orang lain, menghadirkan ketegangan psikologis yang intens bagi penonton pencinta genre thriller.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Obsession menjadi salah satu fenomena terbesar di dunia perfilman pada 2026. Disutradarai oleh Curry Barker, film ini sukses mencuri perhatian berkat perpaduan horor, thriller psikologis, romansa, dan komedi gelap yang terasa segar sekaligus mengganggu. Kisahnya tentang obsesi dan hubungan yang tidak sehat membuat banyak penonton terus memikirkannya bahkan setelah film berakhir.

Selain meraih kesuksesan besar di box office, Obsession juga mendapat pujian karena mampu menghadirkan karakter yang kompleks dan menegangkan. Jika kamu termasuk yang terpesona oleh atmosfer mencekam dan tema obsesi yang menjadi pusat ceritanya, ada beberapa film lain yang menawarkan pengalaman serupa.

Berikut lima film thriller dan drama psikologis mirip Obsession yang wajib masuk daftar tontonan berikutnya. Dijamin sama seramnya!

1. Ingrid Goes West (2017)

Ingrid Goes West
Ingrid Goes West (dok. Neon/Ingrid Goes West)

Film karya sutradara Matt Spicer ini menghadirkan salah satu potret obsesi modern yang paling relevan. Ceritanya mengikuti Ingrid Thorburn, seorang wanita kesepian yang terobsesi dengan kehidupan sempurna seorang influencer Instagram bernama Taylor Sloane. Ketertarikan itu perlahan berubah menjadi perilaku yang semakin tidak sehat ketika Ingrid mulai menyusup ke kehidupan idolanya.

Ingrid Goes West menarik karena caranya mengkritik budaya media sosial tanpa terasa menggurui. Film ini memperlihatkan bagaimana rasa kesepian, kebutuhan akan pengakuan, dan kecanduan validasi dapat mendorong seseorang melakukan hal-hal yang ekstrem. Meskipun lebih banyak mengandalkan komedi gelap daripada horor, ketegangannya tetap terasa.

2. Strange Darling (2023)

Strange Darling
Strange Darling (dok. Miramax/Strange Darling)

Sekilas, Strange Darling tampak seperti thriller tentang dua orang asing yang terlibat hubungan berbahaya. Namun semakin jauh cerita berjalan, semakin jelas bahwa film ini menyimpan banyak kejutan yang sulit ditebak. Dengan struktur cerita non-linear, penonton diajak menyusun sendiri potongan-potongan misteri yang tersebar sepanjang film.

Ketegangan dalam film ini dibangun secara perlahan tetapi sangat efektif. Setiap babak menghadirkan informasi baru yang mengubah cara kita memandang karakter-karakternya. Bagi penggemar Obsession, film ini menawarkan kombinasi hubungan romantis yang gelap, manipulasi psikologis, dan karakter yang jauh lebih rumit daripada yang terlihat di permukaan.

3. Companion (2025)

Companion
Companion (dok. Warner Bros./Companion)

Companion menjadi salah satu film horor thriller paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Film ini mengisahkan seorang android pendamping bernama Iris yang tampaknya hidup bahagia bersama pasangannya. Namun, di balik hubungan tersebut tersembunyi rencana jahat yang membuat semuanya berubah menjadi mimpi buruk.

Meski dibalut unsur fiksi ilmiah, tema utamanya tetap sangat manusiawi. Film ini membahas hubungan toksik, kebutuhan untuk mengendalikan pasangan, serta bahaya ketika seseorang diperlakukan sebagai objek, bukan individu. Sama seperti Obsession, cerita ini menggambarkan bagaimana obsesi dan keinginan untuk memiliki seseorang sepenuhnya dapat berujung pada kehancuran.

4. Ruby Sparks (2012)

Ruby Sparks
Ruby Sparks (dok. Searchlight Pictures/Ruby Sparks)

Di antara semua film dalam daftar ini, Ruby Sparks mungkin yang paling ringan dan romantis. Namun, jangan tertipu oleh kemasannya yang manis. Film ini menyimpan kritik tajam terhadap fantasi tentang pasangan sempurna dan kecenderungan manusia untuk mengendalikan orang yang mereka cintai.

Kisah Ruby Sparks mengikuti seorang penulis muda yang menciptakan karakter perempuan bernama Ruby dalam novelnya. Secara ajaib, Ruby kemudian muncul di dunia nyata dan menjadi kekasihnya.

Awalnya terdengar seperti mimpi, tetapi situasi berubah ketika sang penulis menyadari bahwa ia memiliki kendali penuh atas kehidupan Ruby. Dari sinilah film mulai mengeksplorasi sisi gelap obsesi yang dibungkus dalam kisah romansa unik.

5. Keeper (2025)

Keeper
Keeper (dok. Neon/Keeper)

Film ini membawa tema hubungan toksik ke dalam latar yang lebih gelap dan penuh nuansa horor. Ceritanya mengikuti seorang wanita yang pergi ke kabin bersama pacarnya, tapi mulai merasa ada sesuatu yang janggal dan mengancam di tempat itu. Semakin lama, ia mulai curiga bahwa semua yang terjadi bukan kebetulan.

Keeper memadukan misteri, horor psikologis, dan elemen folk horror yang membuat suasananya semakin tidak nyaman. Hubungan pasangan di dalamnya juga terasa penuh dengan manipulasi dan ketidakseimbangan kekuasaan. Sama seperti Obsession, film ini menyoroti rasa terjebak dalam hubungan yang seharusnya romantis, tapi justru berubah jadi mimpi buruk.

Film-film tentang obsesi selalu menarik karena memperlihatkan bagaimana emosi yang tampaknya sederhana dapat berkembang menjadi sesuatu yang berbahaya. Jika menyukai ketegangan psikologis dan karakter yang perlahan tenggelam dalam obsesinya sendiri seperti di Obsession, film mana yang paling membuatmu penasaran?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman

Related Articles

See More