- Genre: drama, coming-of-age, surealisme
- Pemain: Yui Suzuki, Hikari Ishida
- Sutradara: Chie Hayakawa
6 Film Underrated yang Gambarkan Cara Anak Mengatasi Duka Cita

- Artikel menyoroti enam film underrated yang menggambarkan cara anak-anak menghadapi duka, mulai dari kehilangan orang tua hingga perceraian, dengan pendekatan emosional dan realistis.
- Setiap film menampilkan perspektif anak dalam memproses kesedihan, seperti Fuki di Renoir, Ponette yang mencari ibunya, hingga Seon Yu yang berjuang setelah kehilangan ayahnya.
- Melalui kisah-kisah ini, penonton diajak memahami pentingnya ruang bagi anak untuk mengelola emosi agar tidak membawa trauma ke masa dewasa.
Dianggap belum cukup umur untuk mengerti, anak-anak sebenarnya adalah makhluk yang amat sensitif, termasuk saat bicara tentang isu duka cita dan kehilangan. Tak pelak, anak kerap diabaikan kebutuhannya untuk memproses emosi tersebut. Padahal, kebutuhan itu perlu dipenuhi untuk menjamin anak tidak membawa trauma saat dewasa.
Bila sekarang kamu sudah jadi orangtua atau ingin mengobati luka masa lalumu, film tentang anak-anak yang mengalami fase duka cita berikut bisa jadi tontonan ideal. Mari sembuhkan diri dan berusaha untuk tidak mewariskan trauma pada generasi berikutnya.
1. Renoir (2025)

Renoir adalah film terbaru Chie Hayakawa (Niagara, Plan 75) yang mengikuti kisah bocah perempuan 11 tahun bernama Fuki. Hidupnya tak lagi sama sejak penyakit kanker ayahnya makin parah dan ibunya sibuk mengurus banyak hal sembari tetap mencari nafkah.
Tak terurus dan terancam kehilangan ayahnya, Fuki sebenarnya mengalami gejolak batin hebat. Fuki juga sering mendengar pembicaraan orang dewasa di sekitarnya yang menganggapnya tak ada, padahal sebenarnya bocah itu mendengar dan memahaminya. Pada fase itu, Fuki kadang melihat hal-hal aneh yang sepertinya halusinasinya, tetapi terasa begitu nyata hingga penonton dibuat merasakan ambiguitas yang sama.
2. Onward (2020)

Onward adalah cerita dua remaja bernama Ian dan Barley yang mendapat sebuah kado dari ayah mereka yang telah lama meninggal. Kado itu berisi mantra yang memungkinkan mereka menghabiskan 1 hari bersama sang mendiang, hal yang jelas tak mau dilewatkan Ian. Ini karena ayah mereka meninggal saat Ian masih terlalu kecil untuk mengingatnya.
Namun, ternyata mantra itu tidak bekerja dengan benar karena beberapa masalah. Dengan waktu terbatas, Ian dan Barley harus mencari cara untuk memastikan kado spesial itu bisa mereka dapatkan. Dalam petualangan tersebut, mereka seolah dipaksa untuk memproses luka masa lalu yang ternyata belum sepenuhnya sembuh.
- Genre: drama, komedi, coming of age
- Pemain: Tom Holland, Chris Pratt
- Sutradara: Dan Scanlon
3. Ponette (1996)

Ponette adalah bocah 4 tahun yang baru saja kehilangan ibunya dalam sebuah kecelakaan tragis. Ponette selamat dari kecelakaan itu dan hanya mengalami cedera sedang. Ketika itu, orang-orang di sekitar sang bocah bingung dan kesulitan menjelaskan kejadian itu pada si bocah.
Ponette yang tak mengerti terus mempertanyakan keberadaan sang ibu dan yakin bahwa ibunya akan kembali. Yakin dibikin mewek melihat kepolosan Ponette yang mendambakan mendiang ibunya.
- Genre: drama
- Pemain: Victoire Thivisol, Delphine Schiltz,
- Sutradara: Jacques Doillon
4. Summer 1993 (2017)

Sedikit lebih tua dari Ponette, kamu akan berkenalan dengan Frida, bocah 6 tahun yang kehilangan ibu tunggalnya karena HIV. Tak hanya harus memproses rasa duka pada usia belia, Frida juga sering mendengar orang mencemooh dan menghakimi dirinya. Meski berlagak masa bodoh, pada akhirnya Frida pun melakukan pemberontakan-pemberontakan kecil yang membuatnya berkonflik dengan kerabat yang menampungnya.
- Genre: drama, coming of age
- Pemain: Laia Artigas, Bruna Cusí
- Sutradara: Carla Simon
5. Moving (1993)

Duka tak selalu tentang kematian, kehilangan apa yang dulu pernah kamu miliki juga bisa memicu perasaan duka cita. Seperti yang harus dialami Ren, bocah 11 tahun yang orangtuanya terancam berpisah ketika ia masih membutuhkan mereka.
Sepanjang film, kita disuguhi adegan ketika Ren harus menyaksikan dan mendengar pertengkaran orangtuanya. Tekanan ini semakin parah ketika ayahnya memutuskan untuk keluar dari apartemen, meninggalkan Ren dan ibunya. Ren yang hidup di Jepang pada tahun 90-an tak bisa menerima perceraian itu dan bertekad melakukan segala cara untuk mencegahnya.
- Genre: drama, coming of age
- Pemain: Tomoko Tabata, Nagiko Tono
- Sutradara: Shinji Somai
6. Please Don’t Save Me (2020)

Saat 12 tahun, Seon Yu harus kehilangan ayahnya yang memutuskan mengakhiri hidup. Untuk mengobati trauma atas tragedi itu, sang ibu mengajak Seon Yu pindah ke luar kota dan memulai hidup baru.
Namun, perbedaan sifat keduanya makin menjadi-jadi. Sampai sang bocah bertemu teman sekelas yang membantunya memproses rasa dukanya perlahan, tetapi cukup manjur. Film ini membuktikan kalau dukungan eksternal juga bisa jadi kunci bagi manusia untuk mengobati lukanya.
- Genre: drama, coming of age
- Pemain: Cho Yu Ha, Choi Ro Woon
- Sutradara: Jung Yeon Kyung
Eksposur terhadap isu seberat kematian dan perceraian memang tak ideal untuk anak-anak. Namun, hidup memang secair dan semengejutkan itu. Semoga film-film tadi bisa membuat kita terlatih untuk bisa berempati.





















