Ghost in the Cell Menang 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival

- Ghost in the Cell meraih tiga penghargaan Fantasmagoria Film Festival 2026 di Medellin, Kolombia: Best Director, Best Screenplay, dan Best Ensemble Cast.
- Fantasmagoria menjadi pemutaran perdana Ghost in the Cell di Amerika Selatan. Festival ini berfokus pada horor, fantasi, dan sci-fi, berlangsung 15–25 Oktober 2026.
- Film garapan Joko Anwar telah menembus 31 festival internasional, masih tayang di beberapa negara termasuk Amerika Serikat, serta memperoleh 11 nominasi FFI 2026.
Film Ghost in the Cell belum mau berhenti menorehkan prestasi. Saat ini sedang diputar di bioskop internasional termasuk Amerika Serikat, film garapan Joko Anwar ini kembali dengan kabar kemenangan mereka di ajang festival film internasional.
Joko Anwar menyebut bahwa Ghost in the Cell baru saja menerima tiga penghargaan dari gelaran Fantasmagoria Film Festival 2026. Film ini juga menjadi salah satu film terbanyak yang mendapatkan nominasi Festival Film Indonesia 2026, yang malam puncaknya akan digelar pada November mendatang.
1. Ghost in the Cell sabet tiga penghargaan di Fantasmagoria Film Festival

Ghost in the Cell raih penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026 (x.com/jokoanwar) Melalui unggahan di X pada Senin (26/10/2026), Joko Anwar mengabarkan bahwa Ghost in the Cell baru saja membawa pulang tiga penghargaan dari Fantasmagoria Film Festival 2026. Mereka menang di kategori Best Director, Best Screenplay dan Best Ensemble Cast. Fantasmagoria juga menjadi panggung perdana buat Ghost in the Cell menayangkan filmnya pertama kali di kawasan Amerika Selatan.
"Ghost in the Cell memenangkan 3 penghargaan di Fantasmagoria Film Festival, yaitu Best Director, Best Screenplay, Best Ensemble Cast untuk semua pemain!" ungkap Joko Anwar melalui cuitannya.
2. Apa itu Fantasmagoria Film Festival?

still cut film Ghost in the Cell (dok. Come and See Pictures) Fantasmagoria Film Festival merupakan festival film internasional yang berfokus pada genre horor, fantasi serta sci-fi. Tahun ini, rangkaian acaranya dimulai pada 15-25 Oktober 2026 di Medellin, Kolombia. Menurut Joko Anwar, festival film ini merupakan salah satu festival film genre terbesar di kawasan Amerika Latin. Pertama kali digagas pada 2018, tahun ini adalah edisi kedelapan yang mengukir sejarah bagi salah satu film Indonesia terlaris 2026 tersebut.
"Fantasmagoria Film Festival di Medellin, Colombia, adalah salah satu festival genre film terbesar di Amerika Latin," ujar sang sutradara.
3. Film Ghost in the Cell sudah tembus 31 festival film internasional

Ghost in the Cell raih penghargaan di Sitges Film Festival 2026 (x.com/jokoanwar) Fantasmagoria bukan satu-satunya festival film internasional yang diikuti dan dimenangkan oleh film Ghost in the Cell. Menurut Joko Anwar, filmnya ini sudah tembus sebanyak 31 festival film internasional. Meski sudah turun layar di bioskop Indonesia, perjalanan film Ghost in the Cell di bioskop global masih terus berlangsung. Kini filmnya masih tayang di bioskop Amerika Serikat dan beberapa negara lain.
Ghost in the Cell sebelumnya sempat meraih penghargaan di ajang Fantastic Fest 2026 yang digelar di Amerika Serikat. Mereka memenangkan kategori Best Picture di festival film horor tersebut.
Kemudian film tersebut juga sempat meraih dua penghargaan di ajang Sitges Film Festival 2026 di Spanyol. Di festival film tersebut Ghost in the Cell meraih penghargaan di kategori Best Director, yang pada edisi 2025 diberikan kepada Park Chan Wook, dan juga Carnet Jove Jury Award sebagai film panjang terbaik dalam kompetisi Official Fantastic Selection.
Film Ghost in the Cell berpotensi besar menambah raihan penghargaannya karena masih masuk dalam 11 nominasi FFI 2026.






















