Surabaya, IDN Times - Pembicaraan saya dengan Gina S. Noer, sutradara, penulis naskah, serta produser film Indonesia pada Selasa (27/10/2026) semakin menarik dan dalam. Sebelumnya, kami mengulik tentang tantangan yang dihadapi sineas perempuan di industri film Indonesia.
Alih-alih diskriminasi, sineas perempuan justru dihadapkan dengan ekspektasi yang terkotak-kotakan. Ketika seorang pemimpin perempuan di industri film hadir dengan karakter tegas yang identik dengan maskulinitas, kadang kala dianggap mengejutkan. Pagi itu, Gina juga berkata, terkadang pemimpin perempuan di industri film dianggap karakteristiknya lebih ribet dan emosional.
Seperti janji saya di artikel sebelumnya, kali ini kita akan mengulik lebih dalam tentang cara Gina S. Noer melahirkan karya-karyanya yang cenderung woman-centric atau menyajikan narasi dengan perempuan sebagai fokus utamanya. Selain itu, Gina juga membagikan pendapatnya terkait penggambaran karakter perempuan yang biasanya muncul di perfilman Indonesia.
Siapkan kudapan dan posisi ternyamanmu! Ini dia wawancara khusus IDN Times bersama dengan Gina S. Noer, sutradara, penulis naskah, dan produser film Indonesia di program #COD (Cerita Orang Dalam)!