Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hasil Grand Final Clash of Champions Season 3, Rexx Jadi Juara!
Top 3 Clash of Champions Season 3 (instagram.com/imanusman)
  • Grand Final Clash of Champions Season 3 pada 22 Agustus 2026 mempertemukan Rexx dari NUS dan Nasywaa dari UI dalam format Best of Three.
  • Rexx memenangi Orbital Genesis untuk unggul 1-0, tetapi Nasywaa membalas lewat Number Hunter sehingga kedudukan final menjadi imbang 1-1.
  • Rexx menjuarai Vertical Limit setelah menyelesaikan papan 6x6 berisi 36 pilar dengan sempurna, sekaligus menjadi juara baru Clash of Champions Season 3.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hari besar yang ditunggu-tunggu fans Clash of Champions akhirnya tiba. Pada Sabtu (22/8/2026), Ruangguru merilis tayangan Grand Final musim ketiga dari ajang Clash of Champions yang mempertemukan grand finalis Rexx dan Nasywaa.

Pada babak final ini, mahasiswa NUS dan UI ini berduel kecerdasan lewat game Best of Three. Final berlangsung sengit karena Rexx dan Nasywaa sama-sama saling meraih poin hingga ke game terakhir. Siapa yang jadi pemenangnya?

1. Rexx unggul lebih dulu di game Orbital Genesis

cuplikan Grand Final Clash of Champions Season 3 (youtube.com/ruangguru)

Babak pertama dimulai dengan game bernama Orbital Genesis. Di permainan ini, kedua finalis diuji kemampuan memori sekaligus berhitungnya. Mereka diberi waktu selama 30 menit untuk menghapalkan posisi, kecepatan dan pergerakan 10 planet, enam satelit, dan dua komet.

Nasywa sebenarnya sempat unggul di soal-soal awal. Namun, permainan yang membutuhkan menghitung cepat membuat Rexx jadi bisa mengejar dan bahkan mengambil alih permainan. Game Orbital Genesis ditutup dengan kemenangan Rexx membuatnya unggul 1-0.

2. Pantang menyerah, Nasywaa mengejar di Number Hunter

cuplikan Grand Final Clash of Champions Season 3 (youtube.com/ruangguru)

Pada game kedua, Rexx dan Nasywaa disambut dengan permainan bernama Number Hunter. Kalau game pertama banyak mengandalkan memori, Number Hunter menantan para finalis gak cuma bisa menghitung cepat, tapi juga pengambilan keputusan yang tepat. Mereka memilih papan berisi operasi matematika sesuai kategori dan harus menyelesaikan soal sebanyak-banyaknya dalam waktu tiga menit di setiap kategori.

Nasywaa langsung tancap gas dengan memenangkan kategori pertama. Namun, ia sempat tertinggal. Gak mau mengakhiri Grand Final secepat ini, Nasywaa kemudian berhasil comeback dan sempat menang beberapa kategori beruntun hingga memastikan kemenangannya di game Number Hunter ini. Kedudukan Grand Final jadi imbang 1-1 dan pemenangnya harus ditentukan sampai game ketiga.

3. Vertical Limit jadi game penentu

Rexx menang Grand Final Clash of Champions Season 3 (instagram.com/imanusman)

Game penentu juara Clash of Champions Season 3 ini menguji logika spasial para finalis. Rexx dan Nasywaa harus menyusun pilar-pilar yang penghitungan di papannya semakin besar dari pilar satu ke pilar lainnya.

Permainan dimulai. Rexx lebih cepat memencet bel di papan pertama dan kedua, karena Nasywaa sempat melakukan kesalahan penempatan pada pilarnya. Namun, ronde berikutnya berjalan lebih ketat. Keduanya bahkan sama-sama gak bisa menyelesaikan susunan secara sempurna, sehingga hasilnya dinyatakan seri.

Kemudian datang tantangan terakhir yakni papan 6x6 dengan total 36 pilar. Di sinilah Rexx memastikan kemenangannya. Ia berhasil menyelesaikan seluruh susunan 36 pilar dengan hasil yang sempurna. Dengan hasil ini, Rexx memenangkan game Vertical Limit sekaligus keluar sebagai juara baru Clash of Champions Season 3.

Rexx menjadi peserta dari kampus Singapura kedua yang berhasil menyabet gelar juara Clash of Champions. Sebelumnya, ada Vannes dari NTU yang memenangkan Clash of Champions Season 2.

Curated For You

Editorial Team

Related Article