Sederet Musisi Meriahkan LaLaLa Stage Day 1, Ditutup Rex Orange County

- LaLaLa Festival 2026 hari pertama digelar di JIExpo Kemayoran pada 22 Agustus, dengan LaLaLa Stage menjadi salah satu dari empat panggung yang dipadati penonton sejak sore.
- Matt Maltese membuka panggung lewat lagu-lagu bernuansa syahdu, disusul Astrid S yang tampil energik dengan beberapa pergantian kostum serta The Flaming Lips dengan visual dan aksi panggung eksentrik.
- Rex Orange County menutup LaLaLa Stage sekitar pukul 23.00 dengan sejumlah lagu hits, lalu menghadirkan Matt Maltese untuk membawakan “Sunflower” bersama.
Jakarta, IDN Times - LaLaLa Festival 2026 hari pertama telah sukses digelar pada Sabtu (22/8/2026). Sejak sore, suasana di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran sudah dipenuhi oleh para penonton yang datang dengan perasaan antusias untuk menyaksikan penampilan musisi favorit mereka.
Dalam gelaran tahun ini, LaLaLa Festival 2026 menghadirkan empat panggung dengan sederet musisi yang siap menghibur para penonton. IDN Times pun berkesempatan untuk menyusuri keseruan di LaLaLa Stage. Menariknya, saat tiba sekitar pukul 17.45 WIB, area panggung sudah mulai dipadati penonton yang berduyun-duyun mencari posisi terbaik untuk menyaksikan Matt Maltese, yang dijadwalkan tampil pukul 18.05 WIB sebagai pembuka rangkaian penampilan.
Setelah itu, suasananya tak berhenti memanas. LaLaLa Stage silih berganti diisi oleh sederet musisi internasional, mulai dari Astrid S hingga The Flaming Lips. Meski malam semakin larut, antusiasme penonton belum juga surut, lho. Sekitar pukul 23.00 WIB, Rex Orange County pun mengambil alih panggung sebagai penampil penutup, sekaligus mengakhiri rangkaian hari pertama LaLaLa Festival 2026 dengan suasana yang hangat dan penuh energi.
1. Dibuka syahdu dengan penampilan Matt Maltese

potret Matt Maltese di LaLaLa Festival 2026 hari pertama, Sabtu (22/8/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Matt Maltese membuka rangkaian penampilan di LaLaLa Stage pada hari pertama LaLaLa Festival 2026, Sabtu (22/8/2026). Meski baru dijadwalkan tampil pukul 18.05 WIB, area depan panggung sudah ramai sejak sekitar pukul 17.45 WIB. Penonton tampak berbondong-bondong mencari spot terbaik untuk menyaksikan penampilan musisi asal Inggris tersebut.
Begitu naik ke panggung tepat pukul 18.05 WIB, Maltese langsung duduk di depan piano dan membuka penampilannya dengan “Everybody’s Just As Crazy As Me”. Suasana sore yang perlahan berganti malam pun terasa semakin hangat dan syahdu. Penonton ikut terbawa suasana, bahkan beberapa di antaranya langsung terbawa untuk sing along.
Di sepanjang penampilannya, Matt Maltese pun menghibur penonton dengan membawakan sederet lagu hits-nya, termasuk “Curl Up & Die”, “Mystery” hingga “Some MF,” lho.
Di sela-sela penampilannya, Matt Maltese juga berusaha mencairkan suasana dengan menyapa penonton dalam bahasa Indonesia, “Apa kabar?” Penonton pun kompak menjawab, “Good,” yang langsung disambut senyum oleh sang penyanyi.
Setelah itu, suasana sempat berubah menjadi emosional ketika Matt membawakan “As the World Caves In”. Lirik yang mendalam membuat penonton ikut larut dalam suasana hingga kompak bernyanyi bersama. Penampilan Matt Maltese berakhir sekitar pukul 19.00 WIB dengan “Anytime, Anyplace, Anyhow” menjadi lagu terakhir.
2. Penampilan Astrid S yang totalitas dan penuh energi

potret Astrid S di LaLaLa Festival 2026 hari pertama, Sabtu (22/8/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Setelah Matt Maltese, LaLaLa Stage diambil alih oleh Astrid S. Musisi asal Norwegia tersebut juga menjadi salah satu penampil yang cukup dinanti di hari pertama LaLaLa Festival 2026. Buktinya, penonton sudah berbondong-bondong memenuhi area panggung sebelum waktu tampilnya tiba.
Sekitar pukul 19.42 WIB, Astrid S akhirnya muncul dan langsung menggebrak panggung lewat lagu “Emotion”. Energinya langsung terasa sejak lagu pertama tersebut dibawakan. Dalam penampilannya, Astrid S turut membawakan lagu-lagu, seperti “Think Before I Talk”, “Marilyn Monroe” hingga “Darkest Hour” yang merupakan lagu duetnya bersama Keisya Levronka.
Gak cuma memukau dari sisi vokal, penampilan perdana Astrid S di Indonesia ini juga terasa semakin spesial karena aksi panggungnya yang totalitas. Ia tampak begitu leluasa menguasai panggung, bahkan sampai empat kali berganti kostum, lho.
Di sela-sela penampilannya, Astrid S juga berusaha menyapa penonton dengan menggunakan bahasa Indonesia. Ia mengaku sempat belajar mengucapkan “Selamat malam” lewat Google Translate, namun mendadak lupa karena kurang tidur. Alhasil, ia pun meminta penonton mengajarinya secara langsung. Hihihi~
Sebagai penutup, Astrid S membawakan “Hurt So Good” dengan suasana yang semakin emosional. Penonton pun ikut terbawa suasana dan sukses dibuat galau berjemaah sambil bernyanyi bersama hingga lagu berakhir.
3. The Flaming Lips bikin LaLaLa Stage jadi seperti arena bermain

potret The Flaming Lips di LaLaLa Festival 2026 hari pertama, Sabtu (22/8/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Berbeda dari dua penampil sebelumnya, The Flaming Lips justru membuat suasana LaLaLa Stage berubah drastis. Band psychedelic rock asal Amerika Serikat itu muncul ke atas panggung sekitar pukul 21.20 WIB dan langsung membawa warna khas mereka lewat perpaduan musik, visual, serta aksi panggung yang eksentrik.
“The It Overtakes Me/The Stars Are So Big… I Am So Small… Do I Stand a Chance?” dipilih sebagai lagu pembuka. Menariknya, The Flaming Lips juga menghadirkan salah satu elemen khas pertunjukan live mereka, yakni robot pink inflatable berukuran raksasa yang perlahan mengembang dan bangun di atas panggung.
Wayne Coyne, vokalis The Flaming Lips juga membuat heboh karena aksinya menembakkan pita-pita kertas panjang ke arah penonton. Gak cuma itu, bola-bola raksasa juga ikut diterjunkan ke tengah kerumunan. Penonton pun langsung heboh berebut menyentuh dan memantulkannya ke segala arah.
Dari media pit, saya pun bisa melihat langsung bagaimana area depan panggung berubah seperti arena bermain. Ini juga menjadi pengalaman pertama saya menyaksikan The Flaming Lips secara langsung, dan ternyata pertunjukannya jauh lebih seru dari yang saya bayangkan.
4. Ditutup dengan penampilan apik Rex Orange County

potret Rex Orange County di LaLaLa Festival 2026 hari pertama, Sabtu (22/8/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Semakin malam semakin ramai. Begitulah saya menggambarkan suasana di LaLaLa Stage hari pertama. Saat tiba di area LaLaLa Stage sekitar pukul 23.18 WIB, Rex Orange County sudah berada di atas panggung dan baru memulai menyanyikan lagu “Television / So Far So Good”.
Kali ini, saya memilih menyaksikan penampilan Rex Orange County dengan santai dan sedikit menjauh dari kerumunan di area dekat panggung. Meski begitu, antusiasme penonton tetap terasa, lho. Bahkan dari posisi yang cukup jauh dari LaLaLa Stage saja, area tempat saya berdiri masih dipadati penonton.
Gak heran jika penampilan Rex Orange County menjadi salah satu yang paling ditunggu malam itu. Pasalnya, Alex O’connor hadir dalam format Asia Exclusive. Jadi, bisa dibilang para penggemar di LaLaLa Festival 2026 mendapat kesempatan langka untuk menyaksikan Rex Orange County secara langsung pada tahun ini.
Dalam penampilannya, Alex membawakan sejumlah lagu hits, seperti “AMAZING”, “The Shade”, hingga “Never Enough”. Suasana sing along pun terus terasa, terutama ketika lagu-lagu tersebut dimainkan.
Nah, menariknya, menjelang akhir penampilannya, Alex menghadirkan kejutan tak terduga dengan mengajak kembali Matt Maltese bergabung ke atas panggung. Keduanya pun tampil bersama membawakan lagu “Sunflower”. Alhasil, momen tersebut menjadi penutup manis untuk LaLaLa Stage hari pertama. Kapan lagi bisa melihat Rex Orange County dan Matt Maltese tampil duet dalam satu panggung? Gokil!





















