Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hijrah ke London Jadi Nyata, The Changcuters: Gak Pernah Kepikiran
potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • The Changcuters akhirnya tampil di London lewat tur 'Berangkat ke UK', membawakan lagu ikonik 'Hijrah ke London' yang dulu dianggap mustahil bisa dinyanyikan langsung di kota tersebut.
  • Tur ini digelar di tiga kota Inggris—London, Newcastle, dan Edinburgh—dengan tujuan utama menghibur diaspora Indonesia yang menjadikan lagu itu sebagai semacam soundtrack kehidupan mereka di perantauan.
  • Tria dan Dipa sama-sama terharu saat tampil di London karena setelah 20 tahun, lagu yang lahir dari imajinasi kini benar-benar bergema bersama warga Indonesia di tanah Britania.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejak dirilis perdana pada 2006 silam, lagu “Hijrah ke London” menjadi salah satu karya ikonik The Changcuters. Dan siapa sangka, 20 tahun kemudian, lagu tersebut benar-benar membawa kelima personel The Changcuters manggung di sana.

Momen ini ternyata meninggalkan kesan emosional bagi grup musik asal Bandung tersebut. Saat ditemui awak media dalam press conference perilisan album kedelapan mereka di Queens Head, Kemang, Kamis (25/6/2026), The Changcuters mengaku bahwa dulu mereka gak pernah kepikiran bisa membawakan lagu “Hijrah ke London” langsung di kota yang menjadi inspirasi lagu tersebut.

1. Tria sebut sejak awal bikin lagu “Hijrah ke London” gak pernah kepikiran bisa manggung di sana

potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Lagu “Hijrah ke London” awalnya dirilis sebagai bagian dari album debut The Changcuters, Mencoba Sukses (2006), sebelum akhirnya kembali dimuat di album repackage Mencoba Sukses Kembali (2008) dengan penambahan beberapa lagu baru.

Hadir dengan lirik yang unik dan jenaka serta sentuhan musik rock era 2000-an, lagu tersebut memang cukup populer dan banyak disukai pada masanya. Meski begitu, Tria, vokalis The Changcuters, mengaku gak pernah kepikiran bahwa lagu tersebut benar-benar akan membawa mereka manggung di London. Bahkan, ia menganggapnya sebagai sesuatu yang mustahil.

“Jadi memang karena waktu bikin lagunya itu sebetulnya mah, itu mah ya kayak, ‘Ya gak mungkin juga lah kejadian band ini manggung di sana.’ Gitu lo bayangannya waktu bikin itu,” kata Tria.

Namun, seiring perjalanan karier band, lagu itu ternyata benar-benar menjadi nyata. The Changcuters akhirnya bisa ‘hijrah’ ke London dan tampil manggung di sana lewat tur Inggris mereka “Berangkat ke UK” pada April 2026 lalu.

Tria mengaku bahwa ia pun sempat berusaha menahan haru ketika akhirnya pertama kalinya The Changcuters bisa membawakan lagu “Hijrah ke London” secara langsung di London. Menurutnya, momen tersebut terasa begitu emosional karena mereka akhirnya sampai di kota yang selama ini hanya menjadi bagian dari lirik lagu mereka.

“Saya juga sudah nahan-nahan tidak terharu, tidak apa gitu. Tapi pas ngebawain, ada emosinya pas mereka nyanyi bareng. Kayak, ‘Wah, lucu banget ini. Edan juga. Sampe juga ke London kita,’” lanjutnya.

2. Hanya ingin menghibur Diaspora Indonesia

potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Bukan hanya London, tur bertajuk “Berangkat ke UK” ini juga membawa kelima personel The Changcuters tampil di dua kota besar Britania Raya lainnya, yaitu Newcastle dan Edinburgh. Kendati demikian, Dipa, bassist The Changcuters menegaskan bahwa sejak awal, tujuan tur tersebut bukan untuk menyasar penonton Inggris, melainkan menghibur warga Indonesia yang tinggal di sana.

Menurutnya, lagu “Hijrah ke London” justru telah menjadi semacam soundtrack bagi masyarakat Indonesia yang tinggal dan menetap di Inggris.

“Dari awal target The Changcuters ke sana memang bukan buat orang UK, tapi buat orang-orang Indonesia yang ada di sana dan ternyata itu menjadi semacam soundtrack-nya mereka,” ungkap bassist bernama asli Dipa Nandastyra Hasibuan tersebut.

3. Dipa terharu akhirnya The Changcuters bisa tampil di London dan mendapat sambutan hangat

potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Senada dengan Tria yang mengaku terbawa emosi saat membawakan lagu “Hijrah ke London” secara langsung di kota tersebut, Dipa juga merasakan perasaan yang tak kalah berkesan. Baginya, momen tersebut terasa sangat istimewa karena setelah 20 tahun dinyanyikan di berbagai kota di Indonesia, akhirnya “Hijrah ke London” bisa dibawakan langsung di London bersama warga Indonesia yang tinggal di sana.

“Ketika kita membawakan lagu itu di sana dan nyanyi bareng orang Indonesia, ya tetap terasa, maksudnya lagu itu udah 20 tahun kita bawain masih di sekeliling Indonesia dan tiba-tiba kita udah nyampe di sana.”

Dipa juga mengaku sangat terharu karena The Changcuters mendapat sambutan hangat dari warga Indonesia yang tinggal di London.

Editorial Team

Related Article