Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hubungan Carissa Perusset dan Baskara di Lobang Buaya Cukup Awkward
Baskara Mahendra setelah press screening film "Lobang Buaya" di ucapnya saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (25/9/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Jakarta, IDN Times - Membangun chemistry antarpemain menjadi salah satu tantangan ketika sebuah film memiliki hubungan karakter yang cukup kompleks. Hal tersebut juga dialami Baskara Mahendra saat kembali beradu akting dengan Carissa Perusset dan Mathias Muchus dalam Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah (2026).

Dalam film garapan Hanung Bramantyo tersebut, Baskara memerankan Letnan Soegeng, seorang tentara yang menyelidiki rangkaian pembunuhan misterius terhadap sejumlah tokoh desa Lobang Buaya. Sementara itu, Carissa berperan sebagai Arum Wangi, istri Soegeng, dan Mathias menjadi ayah mertuanya.

1. Baskara Mahendra spill cara bangun chemistry dengan para cast

Baskara Mahendra setelah press screening film "Lobang Buaya" di ucapnya saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (25/9/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Baskara Mahendra mengaku tidak terlalu kesulitan membangun chemistry dengan Carissa Perusset maupun Mathias Muchus. Pasalnya, ia sudah mengenal kedua pemain tersebut sebelum kembali dipertemukan dalam Lobang Buaya.

"Kebetulan kita di sini udah kenal dari sebelum di film, sama semuanya udah kenal. Jadi pas di film ini kita tinggal belajar soal dinamika karakter kita seperti apa. Apalagi sama Caca juga. Waktu awal kita, oh ini kompleks ya ceritanya," ujar Baskara saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).

Meski sudah saling mengenal, Baskara tetap perlu mengeksplorasi hubungan antarkarakter bersama Hanung Bramantyo. Terutama untuk memahami seperti apa dinamika Soegeng dan Arum Wangi sebagai pasangan suami istri.

"Ada dinamika yang juga akhirnya sangat menarik untuk kita explore bareng-bareng dan kita kulik satu per satu sama Mas Hanung, 'Seperti apa ya kalau mereka ini menikah?' Itu kan bukan sesuatu yang normal terjadi ataupun banyak di skrip juga," lanjutnya.

2. Carissa Perusset sebut hubungan karakternya dengan Baskara cukup awkward

Carissa Perusset setelah press screening film "Lobang Buaya" di ucapnya saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (25/9/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Carissa Perusset juga mengungkap proses yang dilakukan untuk membangun hubungan antarkarakter dalam film Lobang Buaya. "Kita workshop bareng juga sih. Jadi workshop berempat sebenernya sama Mas Kiva (Iskak Khivano)," aku aktris yang akrab dipanggil Caca tersebut.

Menariknya, Caca justru menyebut hubungan karakter yang diperankannya dengan Baskara memiliki dinamika yang cukup canggung. Hal tersebut membuat proses membangun chemistry mereka menjadi berbeda dari pasangan dalam film pada umumnya.

"Building chemistry untuk karakter kita masing-masing ya menurut aku emang karena karakter kita agak awkward. There isn't a lot of chemistry anyways to begin with," tegasnya demi menghindari spoiler.

Pernyataan tersebut tentu masih menyimpan tanda tanya mengenai seperti apa sebenarnya hubungan Soegeng dan Arum Wangi dalam film. Keduanya memiliki latar hubungan yang menjadi bagian penting dari perjalanan cerita.

3. Baskara senang kembali bekerja sama dengan Mathias Muchus

Baskara Mahendra setelah press screening film "Lobang Buaya" di ucapnya saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (25/9/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Selain Carissa Perusset, Baskara juga kembali dipertemukan dengan Mathias Muchus. Keduanya sudah beberapa kali bekerja sama dalam proyek akting sehingga proses membangun hubungan karakter kali ini terasa lebih cair.

"Pastinya kalau sama Om Muchus sekarang sudah kenal, sudah berapa kali bareng-bareng juga kami mempelajari bagaimana hubungan dua orang yang saling sayang," kata Baskara.

Menurut mantan suami Sherina Munan itu, pengalaman bekerja bersama Mathias Muchus membuat mereka lebih mudah berdiskusi mengenai karakter. Mathias tidak sekadar hadir sebagai aktor senior yang memberikan arahan, tetapi juga menjadi partner diskusi selama proses pengembangan karakter.

"Jadi kami juga nyaman untuk bekerja bersama dan banyak diskusi yang dua arah juga jadinya. Bukan hanya saya nanya ke Om Muchus, tapi juga sebaliknya. Jadi memang partner yang perfect lah untuk kerja bareng," tutur Baskara.

Curated For You

Editorial Team

Related Article