Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ikut EP Lintas Genre Lafa Pratomo, Bilal Indrajaya: Crossover Anime!
para musisi di presscon EP Garis Tegak pada Kamis (30/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

  • Komposer Lafa Pratomo mempertemukan musisi lintas genre dalam EP Garis Tegak, termasuk kolaborasi Bilal Indrajaya dan band punk Bogor, The Jansen.
  • Bilal menyamakan konsep proyek ini dengan crossover anime, sementara lagunya bersama The Jansen mengangkat resiliensi serta doa ibu dan akan dirilis beberapa bulan mendatang.
  • Meski belum pernah bekerja sama, Bilal dan The Jansen menilai perpaduan musik mereka berjalan natural berkat proses kreatif yang menyenangkan dan peran Lafa sebagai produser.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Komposer Lafa Pratomo mempertemukan musisi dari berbagai genre dalam proyek EP Garis Tegak. Salah satu kolaborasi yang paling mencuri perhatian adalah dipasangkannnya Bilal Indrajaya dengan band punk asal Bogor, The Jansen. Meski berasal dari warna musik yang berbeda, keduanya justru menceritakan proses kolaborasi mereka berjalan sangat alami.

Bilal Indrajaya pun membagikan kesan saat pertama kali diundang ke proyek sang produser musik dengan mengandaikannya sebagai crossover anime. Simak selengkapnya di artikel berikut ini!

1. Bilal Indrajaya menyebut proyek ini seperti crossover anime

para musisi di presscon EP Garis Tegak pada Kamis (30/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Bilal Indrajaya mengungkapkan langsung rasa antusiasnyaketika mengetahui konsep EP Garis Tega yang digodok oleh produser musik Lafa Pratama. Menurutnya, mempertemukan musisi dengan karakter musik yang berbeda terasa seperti menyaksikan tokoh-tokoh favorit dari anime yang berbeda bertemu dalam satu cerita.

"Ini saya bilang ke teman-teman, ini seperti salah satu top 10 anime crossover," ujar Bilal sambil tertawa dalam konferensi pers pada Kamis (30/7/2026) di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

2. Bilal Indrajaya dan The Jansen akan mengangkat tema doa ibu

para musisi di presscon EP Garis Tegak pada Kamis (30/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Dalam proyek ini, Bilal Indrajaya dipasangkan dengan The Jansen untuk membawakan satu lagu yang mengusung tema tentang ketangguhan menghadapi hidup. Menurut Bani Satria, ide tersebut datang dari diskusinya bersama Lafa Pratomo sebelum kemudian dikembangkan bersama Bilal.

"Waktu ngobrol sama Mas Lafa, kami membicarakan tema resiliensi. Lalu dikembangkan sama Mas Bilal dan dikaitkan dengan doa ibu. Jadi lagunya tentang resiliensi dan doa ibu," jelas Bani.

Kendati demikian, judul lagu kolaborasi mereka masih belum diumumkan ke publik. Karya Bilal dan The Jansen ini masih akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan, mengikuti konsep rangkaian peluncuran EP Garis Tegak milik Lafa yang dirilis setiap bulannya.

3. Perbedaan genre gak jadi masalah bagi Bilal Indrajaya dan The Jansen

para musisi di presscon EP Garis Tegak pada Kamis (30/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Meski belum pernah bekerja sama sebelumnya, Bilal Indrajaya dan The Jansen mengaku tidak mengalami kesulitan berarti dalam menyatukan karakter musik masing-masing. Menurut mereka,perbedaan genre justru membuat proses kreatif terasa menyenangkan. Apalagi, peran Lafa Pratomo sebagai produser musik membuat proses kreatif berjalan lebih mulus.

"Kami belum pernah bekerja sama, The Jansen dan Bilal, cuma dipertemukan di proyeknya Lafa ini. Ternyata enggak susah mengawinkan musiknya, natural aja, dan seru sekali. Mungkin karena ada Mas Lafa juga, jadi sejauh ini enggak ada halangan yang berarti. Prosesnya kami nikmati banget," ujar Bani.

Kolaborasi Bilal Indrajaya dan The Jansen menjadi salah satu dari enam lagu yang akan mengisi EP Garis Tegak. Proyek ini mempertemukan musisi dari berbagai genre, dengan setiap lagu menghadirkan tema serta dinamika kolaborasi yang berbeda. Selain mereka, ada kolaborasi Feby Putri x Matter Mos, Nadhif Basalamah x Hursa, Ari Lesmana x White Chorus, Isyana Sarasvati x Jason Ranti, Bilal Indrajaya x The Jansen, hingga ditutup oleh Hindia x Banda Neira.

Curated For You

Editorial Team

Related Article