6 Lagu yang Paling Sering Dibawakan Oasis Saat Konser, Ada Favoritmu?

- Oasis mengumumkan tur reuni “Oasis Live ’27” pada 2027, sementara enam lagu teratas berdasarkan Setlist.fm per September 2026 kembali dimainkan dalam tur reuni.
- “Cigarettes & Alcohol” menjadi lagu Oasis yang paling sering dibawakan, mencapai 696 kali, disusul “Live Forever” 621 kali dan “Don’t Look Back in Anger” 616 kali.
- Daftar berikutnya mencakup “Wonderwall” 550 kali, “Supersonic” 540 kali, serta “Champagne Supernova” 493 kali yang kerap dipakai sebagai penutup konser.
Reuni band legendaris Inggris, Oasis, terus menjadi perbincangan hangat pencinta musik dunia. Terlebih mereka baru saja mengumumkan tur "Oasis Live '27" yang berlangsung pada 2027. Kini, konser mereka menjadi ajang nostalgia generasi milenial, serta cara Gen Z dan Gen Alpha mengenal grup musik pionir Britpop tersebut.
Mengutip data Setlist.fm per September 2026, terdapat enam lagu yang paling sering Oasis bawakan sejak terbentuk pada 1991. Menariknya, seluruh lagu wajib tersebut kembali menggema dan dibawakan dalam tur reuni mereka. Apa saja lagu-lagu tersebut? Yuk, simak daftarnya!
1. 'Cigarettes & Alcohol' adalah lagu yang paling sering dibawakan Oasis ketika konser
Kalau kamu mengira "Wonderwall" atau "Don't Look Back in Anger" yang paling sering dibawakan Oasis dalam konsernya, itu salah. Status tersebut lagu justru dipegang oleh "Cigarettes & Alcohol" dengan total 696 kali. Dilansir BBC, lagu yang berasal dari album debut Definitely Maybe (1994) tersebut mengangkat realitas kehidupan kelas pekerja Inggris serta keingnan untuk lepas dari rutinitas yang monoton. Lagu berisi riff gitar khas rock n' roll yang agresif tersebut selalu berhasil membakar semangat penonton, dan menjadi lagu wajib di hampir semua konser Oasis.
2. 'Live Forever', yang ditulis sebagai respons pada musik grunge, sudah dinyanyikan 621 kali
Di posisi kedua masih dari album Definitely Maybe, yakni lagu "Live Forever" yang telah dinyanyikan sebanyak 621 kali. Dilansir American Songwriter, "Live Forever" ditulis Noel Gallagher untuk merespons tren musik grunge era 1990-an yang cenderung muram, sehingga Oasis datang membawa pesan optimisme yang sangat kuat. Vokal Liam Gallagher yang khas dipadu dengan solo gitar emosional sebagai penutup membuat lagu ini kerap baru disajikan jelang akhir konser Oasis.
3. 'Don't Look Back in Anger', salah satu lagu hits Oasis, sudah dibawakan 616 kali
Ditulis dan dinyanyikan langsung Noel Gallagher, "Don't Look Back in Anger" menempati urutan ketiga sebab sudah dibawakan sebanyak 616 kali di atas panggung. Menjadi bagian dari album (What's the Story) Morning Glory? (1995), lagu disambut dengan sing-along puluhan ribu penonton. Bahkan dalam berbagai acara peringatan di Inggris, lagu ini kerap dinyanyikan secara spontan. Lalu apa sih makna lagunya? Dilansir Digital Spy, Noel mengaku masih bingung dengan arti dari lirik "Don't Look Back in Anger" sebab ditulisnya ketika mabuk.
4. Dirilis pada 1995, 'Wonderwall' sudah dibawakan 550 kali dalam konser Oasis
Selanjutnya adalah "Wonderwall", lagu dari album (What's the Story) Morning Glory? (1995), dengan total 550 kali. Popularitas "Wonderwall" kembali meroket saat dipilih sebagai lagu yang dinyanyikan suporter dan para pemain Timnas Inggris di setiap pertandingan Piala Dunia 2026. Suara gitar akustik sebagai pembuka lagu juga membuat "Wonderwall" langsung dikenali. Tur reuni "Oasis Live '25" menjadi bukti popularitas "Wonderwall" tak pernah pudar sebab puluhan ribu penonton selalu kompak menyanyikan setiap baris liriknya dari awal hingga akhir.
5. Sudah dibawakan 540 kali, 'Supersonic' mengangkat tema kebebasan menjalani hidup
Menempati urutan kelima adalah "Supersonic" yang telah dimainkan sebanyak 540 kali. Berasal dari album debut Definitely Maybe, lagu ini memiliki nilai sejarah bagi Oasis sebab membantu melambungkan mereka ke puncak kancah musik Inggris dan dunia. Dilansir Far Out, "Supersonic" mengangkat tema kebebasan seseorang dalam menentukan jalan hidupnya sendiri, sekaligus menandai kelahiran fenomena Britpop. Masuknya "Supersonic" dalam setlist tur reuni menyempurnakan kembalinya band asal Manchester tersebut.
6. Telah dinyanyikan 493 kali, 'Champagne Supernova' selalu menjadi penutup konser Oasis
Melengkapi daftar ini adalah "Champagne Supernova", penutup album (What's the Story) Morning Glory? yang telah dimainkan sebanyak 493 kali. Karena durasinya yang panjang dan memiliki aransemen psikadelik, "Champagne Supernova" kerap menjadi lagu penutup semua konser Oasis. Pada tur reuni "Oasis Live '27", lagu tersebut ditaruh di bagian paling akhir setelah encore dengan iringan kembang api. Dilansir Stereogum, "Champagne Supernova", menurut Noel selaku penulis lagu, memiliki "segudang makna sekaligus omong kosong" karena bisa berubah tergantung pada suasana hati atau perspektif pendengar.
Nah, itu dia daftar enam lagu yang paling sering dibawakan Oasis dalam konsernya. Kamu senang dengerin yang mana, nih?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















