Iqbaal Ramadhan di perilisan teaser poster Operasi Pesta Copet (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Lewat film terbarunya, Iqbaal mempelajari banyak hal baru tentang cara kerja komplotan pencopet. Biasanya, satu tim copet terdiri atas sedikitnya tiga orang dengan peran sebagai pengalih perhatian, eksekutor yang mengambil barang, dan penadah yang menerima hasil curian. Iqbaal mengungkapkan bahwa tantangan terbesarnya adalah membangun chemistry dengan aktor lain agar proses mengoper barang curian bisa terlihat meyakinkan di depan kaemra.
"Makanya sempat ada beberapa mungkin temen-temen tahu, copet digebukin karena berasa mengambil sesuatu, tapi begitu dicek gak ada barang bukti. Karena memang barangnya udah gak di dia, udah dioper. Nah, menyatukan chemistry, belajar untuk mengalihkan, mutus (mencuri) tanpa melihat target, serta nadah tanpa ngelihat barangnya ada di mana itu ternyata sulit banget gitu," ujar Iqbaal.
Kendati mengangkat tema pencopetan, Iqbaal juga berharap film ini juga dapat menjadi pembelajaran bagi penonton agar lebih waspada terhadap aksi kejahatan serupa.
"Film ini bisa ngajarin kalau ini loh cara copet bekerja. Supaya lo tahu, begitu udah ada keanehan yang terjadi di dalam sebuah kerumunan, ya lu mendingan menghindar aja karena biasanya ada copet di situ," pungkasnya.
Dalam Operasi Pesta Copet, Iqbaal beradu akting dengan Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba sebagai satu tim pencopet. Penasaran bagaimana cara keempatnya beraksi? Film garapan Edy Khemod ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026