Mark Duplass, bintang Backrooms (dok. instagram.com/markduplass)
Rumor tersebut juga dibantah langsung oleh salah satu pemeran utama Backrooms, Mark Duplass. Melalui unggahan video di Instagram, aktor senior tersebut menegaskan bahwa Kane Parsons benar-benar memimpin produksi sejak hari pertama syuting.
"Banyak sekali opini di luar sana tentang apakah Kane Parsons, di usianya yang baru 19 tahun (saat mulai syuting), benar-benar menyutradarai Backrooms. Saya ada di sana. Saya bersiap untuk membantu jika dibutuhkan, tetapi kenyataannya dia tidak membutuhkan bantuan kami sama sekali. Dia sangat siap dan fokus," ujar Duplass.
Pernyataan tersebut kemudian diperkuat dengan komentar yang cukup menohok kepada para penyebar rumor ghost directing di luaran sana.
"Dengan segala hormat, saya tidak ingat melihat Anda di lokasi syuting. Ketika saya di sana, Kane 100% memegang kendali. Bahkan lebih terkendali dibanding banyak sutradara lain yang usianya tiga kali lipat darinya," tulisnya.
Kane Parsons sendiri mengawali kariernya sebagai kreator YouTube yang mempelajari efek visual (VFX) secara otodidak sejak masih duduk di bangku SMP. Namanya melejit setelah video pendek The Backrooms yang ia buat pada usia 16 tahun viral dan ditonton jutaan kali di internet.
Kini, keberhasilan Backrooms dan Obsession bukan hanya menandai kemenangan bagi dua sutradara muda tersebut, tetapi juga menjadi simbol perubahan besar dalam industri film. Bagi generasi kreator digital, YouTube bukan lagi sekadar platform berbagi video, melainkan pintu masuk menuju Hollywood.