Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film Klasik yang Paling Lama Bertahan di Puncak Box Office

5 Film Klasik yang Paling Lama Bertahan di Puncak Box Office
The Godfather (dok. Paramount Pictures/The Godfather)
Intinya Sih
  • Lima film klasik seperti The Sound of Music, Ben-Hur, dan The Godfather mencatat rekor dominasi terlama di puncak box office pada masanya.
  • Keberhasilan tiap film dipengaruhi oleh kekuatan cerita, karakter ikonik, serta daya tarik visual dan musikal yang membuatnya bertahan berbulan-bulan di bioskop.
  • Rekor panjang tersebut menunjukkan bahwa kualitas dan pengaruh budaya mampu membuat film klasik tetap relevan meski tren perfilman terus berubah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat ini, film blockbuster biasanya hanya bertahan di puncak box office selama beberapa minggu sebelum digeser oleh rilisan baru. Namun, situasi tersebut sangat berbeda pada era perfilman klasik. Kala itu, beberapa film mampu mendominasi bioskop selama berbulan-bulan, bahkan terus menarik penonton meski sudah tayang dalam waktu yang lama.

Keberhasilan film-film ini bukan hanya soal pendapatan fantastis, tetapi juga menunjukkan betapa besarnya pengaruh mereka terhadap budaya populer dan industri perfilman. Dari kisah petualangan, musikal, hingga film gangster legendaris, berikut lima film klasik yang mencatat rekor luar biasa sebagai penghuni posisi nomor satu box office paling lama.

1. The Sound of Music (1965) – 41 pekan

The Sound of Music
The Sound of Music (dok. Argyle Pictures/The Sound of Music)

Tak banyak yang menyangka sebuah film musikal mampu mendominasi box office selama itu. Pada awal penayangannya, The Sound of Music justru kalah dari My Fair Lady selama 5 pekan pertama. Namun, setelah berhasil merebut posisi nomor 1, film yang dibintangi Julie Andrews ini terus menunjukkan performa luar biasa hingga mengumpulkan total 41 pekan di puncak box office dalam rentang 1965—1966.

Keberhasilan tersebut didukung oleh lagu-lagu yang mudah diingat, kisah keluarga Von Trapp yang menghangatkan hati, serta pemandangan indah Pegunungan Alpen. Film ini menjadi tontonan favorit berbagai generasi dan terus diputar di banyak negara selama bertahun-tahun. Walaupun akhirnya digeser oleh Doctor Zhivago, The Sound of Music tetap memegang rekor.

2. Ben-Hur (1959) – 33 pekan

Ben-Hur
Ben-Hur (dok. Warner Bros. Pictures/Ben-Hur)

Film epik berlatar Romawi Kuno ini menjadi salah satu proyek terbesar pada masanya. Dibintangi Charlton Heston, Ben-Hur memang tidak langsung menduduki posisi pertama setelah dirilis. Film ini baru berhasil mencapai puncak box office sekitar 11 minggu setelah penayangan perdananya. Namun, setelah itu, dominasinya berlangsung sangat lama hingga mengumpulkan total 33 pekan sebagai film nomor satu.

Kesuksesan Ben-Hur sering disebut sebagai contoh sempurna dari istilah slow burn success, yaitu film yang semakin populer seiring berjalannya waktu. Selain meraih pendapatan luar biasa, film ini juga memenangkan 11 Academy Awards yang menjadi rekor selama bertahun-tahun.

Adegan balap kereta kudanya masih dianggap sebagai salah satu aksi paling spektakuler dalam sejarah perfilman. Meski akhirnya posisinya direbut oleh Cinderfella, reputasi Ben-Hur tetap tidak tergoyahkan.

3. The Godfather (1972) – 26 pekan

The Godfather
The Godfather (dok. Paramount Pictures/The Godfather)

Karya legendaris garapan Francis Ford Coppola ini bukan hanya dikenal sebagai salah satu film gangster terbaik sepanjang masa, tetapi juga mencatat prestasi luar biasa di box office. The Godfather berhasil menguasai posisi nomor satu selama 26 pekan secara tidak berurutan sepanjang 1972. Pencapaian tersebut membuat film ini menjadi penguasa bioskop hampir selama setengah tahun.

Popularitasnya tidak lepas dari kualitas cerita yang kuat, karakter ikonik keluarga Corleone, serta penampilan memukau Marlon Brando dan Al Pacino. Pendapatan film ini bahkan mencapai lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan pesaing terdekatnya pada tahun tersebut. Meski akhirnya digeser oleh Super Fly, pengaruh The Godfather terhadap perfilman modern masih terasa hingga sekarang.

4. Around the World in 80 Days (1956) – 24 pekan

Around the World in 80 Days
Around the World in 80 Days (Dok. Bueno Vista/Around the World in 80 Days)

Diadaptasi dari novel klasik karya Jules Verne, Around the World in 80 Days ternyata tidak langsung menjadi pemimpin box office saat pertama kali dirilis. Film ini harus menunggu hingga popularitas The Ten Commandments mulai menurun sebelum akhirnya berhasil merebut posisi teratas.

Setelah mencapai puncak pada pekan ke-28 penayangannya, film ini mampu mempertahankan posisi nomor 1 selama total 24 pekan secara tidak berurutan. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kesuksesan sebuah film tidak selalu datang secara instan.

Walaupun akhirnya posisinya direbut oleh The Sad Sack, perjalanan panjangnya di box office menjadi bukti bahwa kualitas cerita mampu membuat sebuah film bertahan jauh lebih lama dibandingkan tren sesaat.

5. Star Wars (1977) – 20 pekan

Star Wars: Episode IV
Star Wars: Episode IV (dok. 20th Century Studios/Star Wars: Episode IV)

Ketika Jaws membuka era film blockbuster modern, Star Wars karya George Lucas membawa konsep tersebut ke level yang benar-benar baru. Sejak dirilis pada 1977, film fiksi ilmiah ini langsung menjadi fenomena global. Selama periode Juni hingga pertengahan Oktober, Star Wars hampir selalu menduduki posisi pertama di box office dan hanya sempat tergeser selama beberapa akhir pekan oleh film The Deep.

Setelah musim liburan tiba, film ini bahkan kembali merebut posisi puncak sehingga total berhasil bertahan selama 20 pekan. Kesuksesan tersebut membuat Star Wars menjadi film terlaris pada 1977 sekaligus mengubah wajah industri hiburan. Waralaba ini melahirkan berbagai sekuel, serial televisi, novel, hingga merchandise yang masih populer sampai sekarang.

Meski kini persaingan bioskop semakin ketat dan jadwal rilis semakin padat, rekor yang diukir oleh kelima film di atas masih menjadi tolok ukur kesuksesan yang sulit ditandingi. Nah, mana yang sudah pernah kamu tonton atau paling ingin masuk ke daftar tontonan berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More