Comscore Tracker

Bertemu Pudori di Indonesia, 5 Hal Patut Dicontoh dari Jaemin-Jeno NCT

Jeno dan Jaemin NCT ikut aksi relawan dan bertemu Pudori

Jakarta, IDN Times - Nctzen (sebutan untuk fans NCT) sempat dihebohkan oleh kedatangan Jeno dan Jaemin, personel NCT Dream ke Indonesia selama 3 hari tanpa diketahui oleh siapa pun. Kedatangan mereka ke sini bukan untuk konser guys, melainkan syuting variety show 'Good Neighbors.'

Proses syuting tersebut dilakukan di Bekasi, salah satunya di Bantar Gebang. Mereka melakukan aksi relawan terhadap warga di sekitar wilayah tersebut. Dari variety show tersebut, ada sifat-sifat yang patut kita contoh. Yuk, simak 5 sifat teladan Jeno dan Jaemin yang patut dicontoh oleh kita!

1. Membantu orang lain tanpa memandang status

Bertemu Pudori di Indonesia, 5 Hal Patut Dicontoh dari Jaemin-Jeno NCTtwitter.com/nctinfocenter

Acara tersebut menceritakan tentang dua anak remaja yaitu, Pudori (11) dan Slamet (14) yang keadaannya kurang beruntung. Mereka harus mencari uang demi menafkahi diri sendiri dan keluarganya di usia yang masih sangat belia.

Jeno dan Jaemin datang untuk membantu kedua anak tersebut. Kehidupan Pudori dan Slamet berada di lingkungan yang miskin dan kurang layak sebagai tempat tinggal. Namun, Jeno dan Jaemin tidak keberatan membantu mereka dengan kondisi lingkungan yang seperti itu. Mereka justru senang bisa membantu Pudori dan Slamet untuk mewujudkan cita-citanya.

Terlihat bahwa mereka begitu tulus untuk membantu dan hal tersebut juga disambut baik oleh Pudori dan Slamet. Sudah seharusnya kita sebagai manusia membantu sesama tanpa memandang siapa orang tersebut. Berbuat baik kepada sesama manusia bisa membuat hidupmu lebih positif.

2. Sungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaan

Bertemu Pudori di Indonesia, 5 Hal Patut Dicontoh dari Jaemin-Jeno NCTtwitter.com/nctinfocenter

Dalam acara tersebut, diperlihatkan bahwa Jeno dan Jaemin membantu Pudori dan Slamet dalam mengerjakan pekerjaannya, yakni mencari sampah yang bisa didaur ulang dan mencari kayu untuk dijual. Mereka berdua sangat sungguh-sungguh dalam melakukan tugasnya.

Walaupun cuaca panas, bau yang menyengat, dan jalan yang sulit tidak membuat Jeno dan Jaemin menyerah begitu saja. Hal yang mereka pikirkan hanya ingin meringankan beban Pudori dan Slamet. Tidak hanya itu, kita juga bisa mengambil sifat Jeno dan Jaemin yang juga sungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaannya sebagai idol. Mereka sangat profesional di atas panggung.

Harus diingat ya guys, untuk mewujudkan mimpi sudah seharusnya kita bersungguh-sungguh dengan apa pun yang kita kerjakan. Ada pepatah mengatakan bahwa 'usaha tidak akan mengkhianati hasil' jadi siapa pun yang bersungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaannya, niscaya akan mendapatkan hasil yang diinginkan atau bahkan lebih dari yang diinginkan.

3. Tidak gampang mengeluh

Bertemu Pudori di Indonesia, 5 Hal Patut Dicontoh dari Jaemin-Jeno NCTtwitter.com/sonrisaabril423

Bagi yang sudah menonton acara tersebut, pasti melihat betapa susahnya melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh Pudori dan Slamet sehari-hari. Tidak hanya mengorbankan masa remajanya di mana anak seusia mereka normalnya bermain dan belajar, tetapi mereka harus menjalani kerasnya kehidupan. Di sisi lain, ini adalah hal pertama bagi Jeno dan Jaemin melakukan hal seperti memungut sampah di tempat pembuangan seperti Bantar Gebang, membantu mencuci baju di pinggir kali, serta mencari kayu di sekitar hutan.

Sisi positif yang bisa diambil adalah mereka berdua tidak gampang mengeluh mengerjakan hal-hal yang di luar kebiasaannya. Walaupun panas dan bau tidak sedap menyengat, lingkungan yang cukup kotor tetapi mereka tetap melakukan tugasnya sebagai relawan dan membantu Pudori dan Slamet. Tentu saja hal tersebut membuat Pudori dan Slamet tersenyum karena melihat masih ada yang peduli dengan mereka.

Baca Juga: 10 Pesona Jaemin NCT yang Disebut 'Dilan'-nya Korea, Mirip Iqbaal?

4. Senyum, sapa, dan belajar kultur orang lain

Bertemu Pudori di Indonesia, 5 Hal Patut Dicontoh dari Jaemin-Jeno NCTtwitter.com/rynctzen

Hal lainnya yang patut dicontoh dari Jeno dan Jaemin adalah mereka selalu tersenyum dan menyapa orang sekitar. Tidak hanya itu, mereka juga menyapa dengan bahasa negara yang mereka tuju. Hal ini tentu membuat masyarakat Indonesia senang karena mereka mengetahui dan belajar kultur Indonesia sebelum berkunjung.

Selain itu, terdapat satu adegan di mana Jeno dan Jaemin mengunjungi rumah Slamet dan bertemu ibunya. Biasanya, di kultur Korea jika bertemu orang baik itu muda maupun tua, mereka hanya menundukkan kepala sebagai tanda hormat. Tetapi pada kesempatan tersebut, Jeno dan Jaemin justru menyalami sang Ibu layaknya orang Indonesia.

Pesan yang dapat diambil adalah jika kita berkunjung ke kota atau negara yang berbeda kultur dengan kita, pastikan kita mengetahui kultur tempat yang kita tuju. Hal ini berguna agar kita bisa membatasi mana perilaku yang baik dan yang buruk serta menghargai kultur orang lain.

5. Selalu bersyukur dengan apa yang kita punya

Bertemu Pudori di Indonesia, 5 Hal Patut Dicontoh dari Jaemin-Jeno NCTtwitter.com/NCTsmtown_DREAM

Jeno dan Jaemin berpesan agar semua orang harus bersyukur dengan apa yang dipunya saat ini. Masih banyak orang-orang khususnya anak-anak yang sangat membutuhkan bantuan kita. 

"Pudori dan Slamet hanyalah salah satu contoh dari anak-anak yang membutuhkan bantuan," ujar Jeno dalam acara yang diusung oleh MBC tersebut. Mereka juga berharap semoga acara ini bisa membuka mata masyarakat bahwa masih ada orang-orang yang kurang beruntung dan membutuhkan bantuan. 

https://www.youtube.com/embed/A3LRdMUzI-4

Baca Juga: Jadi Pemulung, 10 Potret Jaemin dan Jeno NCT Dream di Indonesia

Topic:

  • Jihaan Risviani
  • Sunariyah
  • Erina Wardoyo
  • Zahrotustianah

Berita Terkini Lainnya